KABAR BIREUEN-Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan akan menjajaki pelaksanaan kuliah kerja mahasiswa (KKM) dan PPL di negara Brunei Darussalam.
Hal tersebut mencuat dalam pertemuan silaturrahmi antara Ketua Forum Silaturrahmi Keraton Nusantara (FSKN) Brunei Darussalam beserta rombongan, saat berkunjung ke Universitas Almuslim Peusangan, Rabu (19/9/2018)
Dalam pertemuan silaturahmi tersebut Rektor Umuslim Dr. H. Amiruddin Idris, SE., M.Si menyampaikan, kehadiran rombongan dari Brunei Darussalam ini merupakan kehormatan besar bagi Universitas Almuslim.
Amiruddin Idris di hadapan tamu, mengharapkan silaturahmi ini dapat membuka jalan dan perintisan kerjasama antara Universitas Almuslim dengan berbagai Perguruan Tinggi yang ada di Brunei Darussalam.
Menurut Kabag Humas Umuslim, Zulkifli, M.Kom dalam pertemuan tersebut turut dihadiri pengurus MAA Bireuen, sempat membahas tentang kemungkinan pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dan Program Praktek Lapangan (PPL) Universitas Almuslim dengan universitas di Brunei ataupun pertukaran mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di dua negara.
Menurut Zulkifli, tamu dari negeri Hasanal Bolkiah ini berjumlah 10 orang, antara lain, Pengiran Haji Abbas SNB., SMB., PHBS, Dato Mohd Azahari, Dato Haji Mohammad Bin Haji Samsu dan beberapa wanita (Datin), didampingi tokoh masyarakat Ahmad B Namploh mereka menginap di geust house Umuslim
Perwakilan rombongan Brunai Pengiran Haji Abbas bin Pengiran Haji besar mewakili rombongan menyampaikan, kedatangannya bukanlah utusan kerajaan atau perguruan tinggi yang ada di Brunei Darussalam.
“Tapi Insya Allah, kami berjanji akan menjembatani dan merintis agar adanya hubungan yang membawa banyak manfaat bagi kedua negara ini terutama di bidang pendidikan”, jelas Pengiran Haji Abbas SNB yang diyakan temannya Dato Mohd Azahari.
Usai pertemuan tersebut Rektor Umuslim, Amiruddin Idris, menyerahkan plakat dan buku karangannya yang berjudul “Bireuen sebagai segitiga emas ekonomi Aceh kepada rombongan. (Ihkwati)













