KABAR BIREUEN, Juli – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan senilai total Rp267 juta kepada ahli waris pekerja serta kartu kepesertaan bagi pekerja rentan yang dilaksanakan di Gampong Pante Baro, Kecamatan Juli, Senin (22/6/2026).
Selain santunan bagi keluarga pekerja yang meninggal dunia, program tersebut juga memberikan beasiswa pendidikan bagi anak peserta BPJS Ketenagakerjaan, sehingga mereka tetap dapat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.
“Dengan menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, para pekerja akan mendapatkan kepastian jaminan terhadap risiko kecelakaan kerja, jaminan kematian, beasiswa pendidikan anak, serta manfaat ekonomi lainnya demi menjaga keberlangsungan hidup keluarga,” kata Mukhlis.
Menurutnya, keberadaan BPJS Ketenagakerjaan memberikan rasa aman bagi keluarga pekerja ketika menghadapi musibah. Ahli waris peserta dapat memperoleh manfaat dengan mudah, sehingga masa depan keluarga yang ditinggalkan tetap terjamin.

“Semoga bantuan melalui program BPJS Ketenagakerjaan ini dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, serta memastikan anak-anak almarhum dapat terus melanjutkan pendidikan mereka hingga ke jenjang perguruan tinggi,” ujar Mukhlis.
Penyerahan santunan dan kepesertaan tersebut ditujukan bagi pekerja non-ASN di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Tuha Peut gampong, serta pekerja rentan seperti petani sawit. Program ini dibiayai melalui APBD Kabupaten Bireuen dan Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit.
Secara simbolis, santunan JKM diserahkan kepada tiga ahli waris. Mutia, ahli waris Hanafiah Ibrahim yang merupakan pekerja rentan peserta BPJS melalui DBH Sawit, menerima santunan Rp10 juta. Usna Dirawati, ahli waris Imam Hartono, Tuha Peut Gampong Beunyot, Kecamatan Juli, menerima santunan Rp42 juta.
Sementara itu, Darmayanti, ahli waris almarhum Azhari yang bekerja di Dinas PUPR Kabupaten Bireuen, menerima santunan JKM sebesar Rp74 juta ditambah beasiswa untuk dua anak senilai Rp141 juta. Total manfaat yang diterima keluarga tersebut mencapai Rp215 juta.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Mukhlis juga menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada dua pekerja rentan, Muhammad Ridwan dan M. Yusuf Putih, yang menjadi peserta melalui pendanaan DBH Sawit.

Pemerintah Kabupaten Bireuen saat ini menargetkan sebanyak 900 pekerja rentan memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dan jumlah tersebut diharapkan terus bertambah.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen, Mulyadi, SE, MM, berharap dukungan pemerintah daerah terhadap program BPJS Ketenagakerjaan terus berlanjut sehingga tidak hanya pekerja di sektor pemerintahan, tetapi juga para petani dapat memperoleh perlindungan yang memadai.
“Kami berharap ke depan dukungan Pemkab Bireuen terhadap BPJS Ketenagakerjaan terus ditingkatkan, sehingga para petani dan pekerja rentan lainnya juga mendapatkan perlindungan yang sama,” kata Mulyadi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, Ismunandar, ST, MT, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Mulyadi, SH, MM, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Mawardi, S.STP, M.Si, Kepala Dinas PUPR, Ir. Fadhli Amir, ST, MT, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Mirza Fahmi, S.STP, M.SI, Kepala Bidang Mukim dan Gampong DPMGPKB, Camat Juli, Keuchik Gampong Pante Baro, serta para ahli waris penerima manfaat. (Hermanto)












