KABAR BIREUEN, Kota Juang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bireuen melatih 45 kepala sekolah dan guru dari satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) negeri dan swasta guna memperkuat penerapan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI).
Program tersebut bertujuan, memastikan kebutuhan esensial anak terpenuhi secara menyeluruh agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia.
Pelatihan PAUD HI Tahun 2026 yang berlangsung selama tiga hari, 22-24 Juni 2026, di Meeting Room Hotel Bireuen Jaya itu dibuka Kepala Disdikbud Bireuen, Dr. Muslim, M.Si, Senin (22/6/2026). Pembukaannya ditandai dengan penyerahan perlengkapan pelatihan kepada peserta secara simbolis.
Kepala Disdikbud Bireuen, Dr. Muslim, dakam sambutannya mengatakan, PAUD Holistik Integratif merupakan program layanan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan esensial anak secara simultan, sistematis, dan terintegrasi.

Menurutnya, pendekatan tersebut mencakup lima layanan utama, yakni pendidikan, kesehatan dan gizi, pengasuhan, perlindungan, serta kesejahteraan anak.
“Keberhasilan program ini hanya dapat dicapai melalui kolaborasi antara satuan pendidikan, orang tua, tokoh masyarakat, lintas sektor, serta dinas terkait dengan berbagi tanggung jawab,” ujar Muslim.
Ia menegaskan, pendidik PAUD memegang peran sentral dalam pembentukan karakter dasar dan tumbuh kembang anak sejak usia dini. Karena itu, para peserta diminta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan anak.
“Kepada seluruh kepala sekolah dan guru-guru agar selalu semangat dalam membimbing, melatih, dan mendidik anak-anak sesuai dengan potensi dan fondasi yang dimiliki setiap anak,” harap Muslim.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Bakhtiar, S.Sos, menjelaskan, pelatihan tersebut digelar untuk memastikan kebutuhan esensial anak usia dini terpenuhi secara utuh, mulai dari kesehatan dan gizi, stimulasi pendidikan, hingga pembinaan moral, emosional, dan pengasuhan.

“Dengan pemenuhan kebutuhan tersebut, anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai kelompok usianya,” ujarnya.
Bakhtiar menyebutkan, pelatihan tersebut diikuti 45 peserta yang terdiri atas kepala sekolah dan guru dari 45 satuan PAUD negeri dan swasta di Kabupaten Bireuen.
Dalam kegiatan itu, panitia menghadirkan dua narasumber dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Aceh, yakni Drs. Johari Efendi, M.Pd dan Ita Warliani, M.Ed.
“Pelaksanaan pelatihan ini dibiayai melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen Tahun 2026,” kata Bakhtiar. (Hermanto)










