KABAR BIREUEN – Kesebelasan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Gugus Gandapura-Jangka (Ganja) menjuarai pertandingan sepak bola dalam rangka Hari Amal Bhakti (HAB) ke-76 Kemenag, setelah pada partai final menang 4-3 atas Madrasah Tsanawiyah (MTs) melalui adu penalti di Lapangan Cot Gapu Bireuen, Kamis (23/12/2021).
MI Ganja FC yang bermaterikan sejumlah pemain berpengalaman, dapat merepotkan kubu MTs pada menit- menit awal laga partai final ini.
Strategi yang diterapkan pelatih Sarjani, S.Pd, bisa dimainkan gabungan pemain tersebut dengan baik. Hasilnya, pada menit ketujuh lewat sebuah sodoran bola tajam dari gelandang MI Ganja, sukses dimanfaatkan penyerang tengah berkostum 9. Dengan sekali hentakan keras menyusur tanah sukses menciptakan gol pertama bagi tim MI Ganja.
Kebobolan 1- 0, membuat cekgu asuhan pelatih MTs Fazil, S.Pd berusaha menyamakan skor. Upaya ini dilakukan dengan menggantikan pemain nomor punggung 7 dan memainkan Muslimin yang berperan sebagai playmaker. Namun, usaha tersebut belum mampu menembus barisan bawah yang dijaga ketat stoper andal MI Ganja. Skor 1-0 untuk keunggulan MI Ganja bertahan sampai paruh pertama berakhir.
Setelah turun minum, MTs melalui motor serangan Muslimin, mencoba menerapkan strategi lain. Operan-operan bola pendek yang mereka peragakan, mampu menguasi jalannya permainan.

Berawal dari sebuah kemelut di depan gawang, mengakibatkan pelanggaran. Lewat tendangan pisang melewati pagar betis MI, striker Baihaqi berhasil menyarangkan si kulit bundar ke sisi kanan gawang MI Ganja, sehingga kondisi menjadi sama kuat 1-1 hingga 25 menit babak kedua berakhir.
Untuk menentukan pemenang, wasit Mursal, S.Kom harus melanjutkan dengan adu penalti. Empat eksekutor MI Ganja dapat menyelesaikan tugas mereka dengan baik. Sedangkan MTs hanya berhasil menyarangkan tiga gol.
Dengan demikian, MI Ganja berhak menyandang gelar juara. Sedangkan MTs harus puas di posisi runner up.
Sementara tempat ketiga diduduki Tim MI Gugus Peusangan, setelah mengalahkan Kemenag FC, juga dengan skor 4-3 lewat drama adu penalti. Laga kedua kesebelasan berlangsung pada pertandingan partai awal di lapangan yang sama. (Faisal Ali)










