KABAR BIREUEN- Penerimaan ZIS Baitul Mal Kabupaten Bireuen tahap-I 2018 mencapai Rp 3.596.346.400. meningkat sebesar Rp 907.911.800 dibandingkan dengan penerimaan ZIS tahap III tahun 2017.
Kepala Badan Pelaksana Baitul Mal Dr Tgk Murtadha Yusuf, MA melalui Sekretaris Baitul Mal Anwar,S.Ag, MAP menjelaskan hal itu menjawab pertanyaan Kabar Bireuen di ruang kerjanya Rabu, (2/5/2018). Penyalurannya dilaksanakan Kamis (3/5/2018).
Dikatakan, meningkatnya penerimaan dan penyaluran ZIS tahap-I 2018 merupakan bagian dari keseriusan Pemkab Bireuen dalam menggalang potensi zakat melalui Baitul Mal untuk membantu para Mustahik dalam mengatasi kesulitan ekonomi sesuai Syari’at Islam.
Dana yang disalurkan Bitul Mal, merupakan hasil pemotongan gaji PNS yang mencapai nisap diatas Rp 3,8 juta dikenakan pemotongan zakat 2,5 persen dan gaji PNS dibawah Rp 3,8 juta dikenakan pemotongan infaq sebesar satu persen.
Selain itu setoran infaq dari rekanan dan kontraktor dalam Kabupaten Bireuen melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ).
“Penyaluran zakat dan Infaq dilakukan langsung oleh petugas Amil pada Baitul Mal dan sebagian besar disalurkan melalui UPZ pada Unit Kerja seperti kantor kecamatan dan sekolah-sekolah,” sebut Anwar.
Penerimaan ZIS tahap I 2018 mencapai Rp 3.596.346.700, terdiri dari penerimaan zakat sebesar Rp 1.879.756.158, dan penerimaan infaq sebesar Rp 1.716.590.602, telah disalurkan, zakat sebesar Rp 1.548.156.000 untuk 12 mustahik.
Sementara Infaq yang sudah disalurkan sebesar Rp 1.716.558.500, untuk 14 mustahik dan simpanan dana abadi sebesar Rp 100 juta.
“Jumlah penyaluran dana ZIS seluruhnya Rp 3.596.346.760,. Sisa dana berjumlah Rp 331.632.260, dengan rincian SILPA 2017 pada BUD Rp 330.955.082, dan pada rekening Baitul Mal Rp 677.176, per 30 Maret 2018,” ujar Anwar S Ag. (H.AR Djuli)









