KABAR BIREUEN – Jalur pintas yang menghubungkan Jalan Bireuen-Takengon dengan Jalan Banda Aceh-Medan, telah rusak parah di beberapa titik. Akibatnya, sulit dilalui kendaraan, terutama di pagi hari saat padat arus lalu lintas.
Jalan pintas tersebut melalui tiga desa, yaitu Juli Cot Mesjid, Juli Uruek Anoe (Kecamatan Juli) dan Geulanggang Gampong (Kecamatan Kota Juang).
Menurut warga setempat, kondisi jalan berlubang tersebut sudah terjadi sejak tahun lalu. Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda akan diperbaiki, khususnya di tikungan Gampong Juli Uruek Anoe.
“Jalan rusak ini sudah seharusnya diperbaiki, karena setiap hari padat kendaraan, terutama waktu pagi, saat berangkat kerja atau ke sekolah,” ungkap Fadhli Ahmad, warga Juli Cot Mesjid, kepada Kabar Bireuen, Rabu (28/2/2018).
Selain itu, kata dia, jalan berlubang dan bergelombang tersebut, juga bisa mempercepat rusak kenderaan.
Amatan Kabar Bireuen pada Rabu (28/2/2018) pagi, di Juli Uruek Anoe, beberapa lubang di badan jalan dipenuhi air hujan. Pengguna jalan harus ekstra hati-hati. Kalau tidak, dikhawatirkan kecipratan air berlumpur dan rawan kecelakaan. (Najib Zakaria)









