Sabtu, 6 Desember 2025

Melalui Program TAF- SAPP, GeRAK Gelar Training Relawan Gampong

KABAR BIREUEN-Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) yang menjadi mitra stategis TAF melalui program TAF- SAPP (The Asia Foundation- Social Accountability and Public Partisipation) mengadakan Training of Trainer (ToT) Relawan Gampong, Kecamtan Simpang Mamplam, Bireuen.

Acara tersebut berlangsung selama dua hari, Rabu- Kamis, 19- 20 April 2017 di Aula Hotel Djarwal Bireuen.

Distric Fasilitator TAF-SAPP Kabupaten  Bireuen, Murni kepada Kabar Bireuen, Kamis (20/4/2017) menyatakan, tujuan Kegiatan tersebut, untuk meningkatkan pemahaman relawan gampong agar dapat memahami perannya dalam membangun gampong.

Selanjutnya, meningkatkan kapasitas relawan gampong sehingga dapat memahami hak dan kewajiban warga dalam mendapatkan pelayanan publik di gampong.

“Memberikan pemahaman tentang tahapan dan proses penyusunan anggaran gampong dan hak kewajiban warga serta keterlibatan tokoh-tokoh dan aparatur gampong dalam pengambilan keputusan,” jelasya.

Hadir sebagai fasilitator  Zulfikar Muhammad  dan  Mukhlis Munir, ST sebagai narasumber, dengan materi  Tantangan dan peluang membangun desa dalam kacamata UU desa No.6 Tahun 2014 Tentang Desa.

Adapun peserta training  sebanyak 35 orang mewakili kelompok disabilitas, perempuan, kelompok marjinal  dari enam desa pilot project di Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen.

Mereka berasal dari Gampong Krueng Meusegob, 7 orang, Gampong Meunasah Asan, 8 orang,Gampong Balee, 7 orang, Gampong Paku, 7 orang, Gampong Blang Kuta Dua Meunasah,3 orang dan Gampong Keude Tambu, 3 orang

Pihaknya, sebut Murni, telah melakukan rekrutmen relawan gampong di empat gampong dampingan program yaitu Krueng Meusegob, Balee, Meunasah Asan dan Paku di Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen.

Relawan gampong mewakili unsur perempuan, penyandang disabilitas dan kelompok marjinal di gampong tersebut. Dalam program ini adanya relawan gampong yang terorganisir, dan akan terlibat dalam duek pakat sebanyak 74 kali selama durasi program 13 bulan.

“Training ini adalah lanjutan dari kegiatan duek pakat untuk meningkatkan kapasitas relawan gampong,” katanya.

Program ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari program Kolaborasi Masyarakat-Pemerintah untuk Pelayanan dan Kesejahteraan yang Lebih Baik (KOMPAK).

“Secara umum bertujuan untuk meningkatkan ketersedian, akses dan kualitas layanan publik dengan meningkatkan kerja sama dan kemitraan dengan kualitas tinggi antara pemerintah daerah dan desa dengan para konstituennya,’ pungkas antivis perempuan itu.(Ihkwati)

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Pulihkan Akses Utama Medan–Banda Aceh, Kementerian PU Bangun Jembatan Bailey Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Akses utama Medan–Banda Aceh yang terputus akibat banjir pekan lalu, dipastikan akan normal kembali. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI segera...

Ceulangiek dan Keuchik Noh Serahkan Bantuan Senilai Rp300 Juta untuk Korban di Sejumlah Gampong...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Anggota DPRA Dapil III Bireuen, Rusyidi Mukhtar, S.Sos alias Ceulangiek bersama anggota DPRK Bireuen Dapil II, M. Yunus, S.Sos alias...

Bawa Bantuan ke Kawasan Terisolir, Warga Menangis Sambut HRD di Pengungsian

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Akses antarwilayah di bagian selatan Kabupaten Bireuen lumpuh total pascabanjir dan longsor pekan lalu. Yang paling memprihatinkan, warga di Desa...

Pasca Banjir Bank Aceh Pacu Normalisasi Layanan di Lhokseumawe dan Aceh Timur

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Komitmen Bank Aceh Syariah (BAS) untuk selalu hadir melayani masyarakat, terutama di masa sulit, kembali dibuktikan. Direktur Utama Bank...

Harga Tiket Pesawat di Aceh Mencekik Leher Saat Bencana, HRD Minta Kemenhub Turun Tangan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Saat warga Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih berjuang menghadapi bencana banjir dan longsor, muncul persoalan baru yang kian...

KABAR POPULER

Ceulangiek dan Keuchik Noh Serahkan Bantuan Senilai Rp300 Juta untuk Korban di Sejumlah Gampong...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Anggota DPRA Dapil III Bireuen, Rusyidi Mukhtar, S.Sos alias Ceulangiek bersama anggota DPRK Bireuen Dapil II, M. Yunus, S.Sos alias...

Listrik Sering Padam di Kota Bireuen, Pelayanan di RSUD dr Fauziah Terancam ‘Lumpuh’

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Seringnya terjadi pemadaman listrik oleh PLN di Kota Bireuen Provinsi Aceh berdampak pada layanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr...

Sidak Pasar Induk Bireuen, Bupati Mukhlis Minta Pedagang Tidak Mencari Untung Besar di Tengah...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST bersama Forkopimda setempat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Induk Bireuen di Geulanggang Gampong, Kecamatan...

Agar Tidak Menghambat Pelayanan Kesehatan, Nakes Aceh Minta Diprioritaskan Akses BBM Khusus 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di wilayah-wilayah terdampak banjir di Aceh, sangat mengharapkan agar pemerintah memberikan prioritas akses Bahan Bakar...

Harga Tiket Pesawat di Aceh Mencekik Leher Saat Bencana, HRD Minta Kemenhub Turun Tangan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Saat warga Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih berjuang menghadapi bencana banjir dan longsor, muncul persoalan baru yang kian...