KABAR BIREUEN – Kontingen PKK Kecamatan Peusangan, Senin (6/8/2018) sore bertolak ke Banda Aceh untuk mengikuti serangkaian lomba Cipta Menu Pangan Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) Tingkat Provinsi.
Tim PKK binaan Ida Arini, S.Ked ini menjadi duta Bireuen, setelah pada lomba yang sama tingkat Kabupaten yang diikuti Tim PKK dari 17 kecamatan baru-baru ini, keluar sebagai juara pertama.
Lomba B2SA tingkat Provinsi yang mereka ikuti itu, akan berlangsung di Komplek Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, Rabu (8/8/2018), bersamaan dengan kegiatan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-7.
Pembina Tim Penggerak PKK Kecamatan Peusangan Ida Arini, S.Ked di sela-sela persiapan keberangkatan tim kepada Kabar Bireuen, mengucapkan rasa syukur dan bangganya atas keberhasilan yang dicapai Tim PKK Kecamatan Peusangan untuk mewakili Kabupaten Bireuen mengikuti lomba yang sama di tingkat provinsi.
Prestasi yang dicapai ini, kata dia, tidak terlepas dari dukungan dan doa masyarakat Peusangan dan kekompakan dan kerja keras tim dalam perlombaan di tingkat Kabupaten.
“Semoga kita mengukir prestasi juara pertama dalam Lomba Cipta Menu B2SA Tingkat Provinsi. Artinya, kita akan mewakili Provinsi Aceh di tingkat nasional,” harap Ida Arini.
Pada kesempatan itu Camat Peusangan Erry Seprinaldi, SSTP, S. Sos, M.Si, menjelaskan, Tim PKK Kecamatan Peusangan yang bertolak ke Banda Aceh berjumlam sembilan orang.
“Di provinsi nanti kita akan bersaing dengan perwakilan dari 23 kabupaten/kota, untuk menjadi yang terbaik yang nantinya akan mewakili provinsi ke tingkat nasional,” ujar Erry Seprinaldi.
Diharapkan kepada saat perlombaan nanti, tim harus selalu mengutamakan kekompakan, sehingga memperoleh nilai terbaik. Selain itu, doa dan dukungan masyarakat Kabupaten Bireuen sangat diharapkan.
“Semoga tim PKK Peusangan memperoleh juara di tingkat provinsi ini dan mengharumkan nama Kabupaten Bireuen khususnya dan Aceh umumnya di tingkat nasional nantinya. Doa dan dukungan masyarakat Kabupaten Bireuen, sangat kami harapkan,” pinta orang nomor satu di Kecamatan Peusangan ini. (Herman Suesilo)











