KABAR BIREUEN, Bireuen – Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HIMARU) Fakultas Teknik Universitas Almuslim (Umuslim) berhasil mengumpulkan 40 kantong darah dalam kegiatan donor darah bertajuk “Arsitektur Kemanusiaan” yang digelar di Alun-Alun Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Selasa (30/6/2026).
Aksi sosial tersebut mendapat sambutan antusias dari sivitas akademika maupun masyarakat dan turut membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Kabupaten Bireuen.
Dinor darah ini merupakan kolaborasi HIMARU Fakultas Teknik Universitas Almuslim dengan Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Fauziah Bireuen serta PMI Kabupaten Bireuen.
Ketua HIMARU, Noor Fazila, mengatakan, donor darah tersebut akan dijadikan agenda rutin dalam program kemahasiswaan dan kemanusiaan organisasi yang dipimpinnya.
BACA JUGA: Fakultas Teknik Umuslim Siapkan Mahasiswa KIP Jadi Duta Kampus
Menurutnya, donor darah merupakan program yang memiliki nilai kemanusiaan tinggi karena tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat melalui aksi nyata.
“Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian mahasiswa terhadap nilai-nilai kemanusiaan sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan stok darah di Kabupaten Bireuen,” ujarnya.
Selain donor darah, panitia juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan mata secara gratis bagi masyarakat yang difasilitasi oleh Klinik Mata Bireuen.

Dekan Fakultas Teknik Universitas Almuslim, Dr. Muhammad Yanis, S.T., M.T., yang turut hadir sekaligus mendonorkan darahnya, memberikan apresiasi kepada HIMARU atas keberhasilan menyelenggarakan kegiatan kemanusiaan tersebut.
Menurutnya, inisiatif mahasiswa tersebut menunjukkan bahwa organisasi kemahasiswaan tidak hanya aktif dalam kegiatan akademik dan pengembangan profesi, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian nyata mahasiswa kepada masyarakat. Kami sangat mengapresiasi HIMARU yang mampu menghadirkan program kemanusiaan dengan melibatkan berbagai mitra sehingga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Muhammad Yanis.
Ia berharap, semangat berbagi dan kepedulian seperti itu terus tumbuh serta menjadi inspirasi bagi organisasi mahasiswa lainnya di Universitas Almuslim.
BACA JUGA: Tingkatkan Keahlian dan Wawasan Mahasiswa, Rektor Umuslim Resmikan Studio Digital Arsitektur
Keberhasilan mengumpulkan 40 kantong darah menjadi bukti tingginya semangat solidaritas sivitas akademika Universitas Almuslim bersama masyarakat Kabupaten Bireuen dalam mendukung aksi kemanusiaan.
Pantauan di lokasi, sejak pagi berlangsung tertib dan mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Selain mendonorkan darah, banyak warga juga memanfaatkan layanan pemeriksaan mata gratis yang disediakan panitia.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan pendampingan tenaga medis dari UTD RSUD Fauziah Bireuen dan PMI Kabupaten Bireuen, guna memastikan setiap tahapan donor darah dilaksanakan sesuai standar kesehatan. (Red)










