KABAR BIREUEN, Bireuen–Keberadaan belasan armada pengangkut sampah yang diparkir di halaman Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Bireuen, tepat di depan Perpustakaan Daerah Bireuen dan di samping Masjid Agung Sulthan Jeumpa Bireuen menuai perhatian masyarakat.
Armada sampah tersebut terlihat berjejer di bagian depan kantor sehingga dinilai mengurangi keindahan kawasan serta mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar, terutama karena lokasinya berada tepat di depan fasilitas perpustakaan yang menjadi tempat masyarakat membaca dan belajar.
Pantauan Kabar Bireuen, beberapa hari terakhir ini, armada sampah tersebut parkir di depan Perpustaan Daerah Bireuen.
Sebelumnya, truk sampah tersebut dibawa pulang oleh sopir truk masing-masing.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Bireuen, Zaldi, AP, S.Sos kepada Kabar Bireuen, Selasa (14/7/2026) mengatakan, seluruh armada truk sampah memang diparkir di kantor, baik sebelum maupun setelah menjalankan tugas pengangkutan sampah.
“Truk sampah sebelum dan setelah kerja semuanya parkir di kantor. Memang seperti itu sekarang, semua parkir di kantor,” ujar Zaldi.
Menurut Zaldi, armada sampah tersebut harus parkir di kantor karena memang aturannya sekarang begitu.
Menanggapi anggapan keberadaan armada sampah di depan perpustakaan mengganggu kenyamanan pengunjung, Zaldi menilai aktivitas membaca berlangsung di dalam gedung perpustakaan, sedangkan truk berada di area luar.

“Orang baca buku kan di dalam, truk di luar,” katanya.
Pengamat kebijakan publik, A. Manan Isda menyebutkan, penataan lokasi parkir armada sampah dapat dipertimbangkan agar tidak berada di bagian depan kawasan yang berhadapan langsung dengan perpustakaan.
“Penempatan armada di lokasi yang lebih tertata akan mendukung estetika kawasan sekaligus menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi masyarakat yang berkunjung ke perpustakaan.
Dia berharap pemerintah dan dinas terkait untuk memindahkan atau mencari trmpat yang layak untuk parkir armada sampah tersebut.(Ihkwati)











