KABAR BIREUEN– Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Bireuen. diwakili Sekdisdikpora Bireuen Drs. Muhammad Nasir M.Pd. membuka Pelatihan Jurnalistik Pendukung Gerakan Literasi Sekolah (GLS), Kamis (28/9/2017) di SMPN 1 Kuala Kabupaten Bireuen.
Kegiatan ini, diikuti puluhan perserta terdiri dari Osis dan guru sekolah SMPN 1 Kuala, meski ilmu kewartawanan tergolong baru, namun antusiasme siswa terhadap kegiatan ini cukup besar.
Sekdisdikpora Bireuen Drs. Muhammad Nasir M.Pd. dalam inti arahannya mengatakan, pelatihan jurnalistik ini sangat dibutuhkan siswa karena berguna untuk menghidupkan media di sekolah, seperti majalah dinding (mading))
Selain itu, kegiatan ini untuk menambah pengetahuan dan pengalaman serta meningkatkan kemampuan literasi untuk siswa beserta guru pendamping dalam bidang jurnalistik.
“Setelah mengikuti pelatihan, para siswa diharap mampu menghidupkan alat dan media yang ada di sekolah,” harapnya.
Disdikpora Bireuen sangat mendukung kegiatan ini, diharapkan sekolah-sekolah lain juga melakukan hal yang sama sebagai salah satu wadah bagi kreativitas guru dan murid dalam hal tulis-menulis juga mengembangkan minat baca bagi seluruh warga sekolah.
Sebelumnya, Kepala SMPN 1 Kuala Eka Rosdiana S,Pd. mengatakan, pelatihan jurnalistik ini diharapkan bisa memacu siswa dan guru untuk menyalurkan bakat dan potensinya dalam sebuah tulisan.
Kegiatan ini sangat positif untuk pengembangan kreatifitas siswa. Ia berharap, setelah pelatihan siswa mampu mengaplikasikannya di lapangan.
“Sehingga ilmu yang didapat saat pelatihan bisa berguna dan bermanfaat. sebab itu untuk pengembangan kreatifitas siswa, ujarnya.
Untuk itu pada kesempatan ini, kita menghadirkan Redaktur Pelaksana Media Kabar Bireuen Ihkwati, SP sebagai pemateri didampingi Herman Suesilo .
Dengan tujuannya agar pemateri dapat memotivasi para siswa dan guru pendamping, untuk menulis dan memberikan pelatihan jurnalistik.
“Ini adalah kesempatan yang luar biasa bagi anak-anak karena mendapatkan ilmu jurnalistik,” ujar
Sementara itu, Ihkwati mengatakan, berbagi ilmu tentang jurnalistik merupakan bagian menjalankan tugas dan fungsi pers.
“Berbagi ilmu jurnalistik salah satu upaya untuk melahirkan generasi penulis atau jurnalis handal dan hebat, yang nantinya berkontribusi untuk masyarakat lewat tulisan-tulisannya,” pungkasnya.(Suryadi)










