Diluncurkan, Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah Provinsi Aceh

KABAR BIREUEN – Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah Provinsi Aceh Tahun 2022, diluncurkan di Banda Aceh, pada Senin, (16/10/2023) kemarin.

Kegiatan bertema Sinergitas Pemerintah, Pendidikan Vokasi dan Dunia Usaha/Dunia Industri dalam Upaya Penyusunan  Work force Planning dan Innovation Planning ini, juga dirangkai dengan diskusi publik.

Deputi Bidang Koordinasi  Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Keagamaan Kementerian PMK Prof. Dr. Warsito, S.Si, DEA, Ph.D dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada para pihak sehingga Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Daerah bisa terlaksana sesuai rencana.

“Terima kasih kepada semua pihak, Pemerintah Aceh, Perguruan Tinggi Vokasi dalam hal ini Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) sebagai pengampu, serta anggotanya Politeknik Aceh, Politeknik Aceh Selatan, dan Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat,” kata Warsito.

Menurut Warsito, kegiatan ini memiliki arti penting untuk memastikan ekosistem kemitraan antara saruan pendidikan vokasi dengan stakeholder terkait, sesuai dengan pengembangan industri dan potensi di daerah.

“Penguatan ekosistem kemitraan berorientasi untuk menumbuhkan inovasi berbasis potensi daerah melalui kemitraan strategis, sehingga dapat memperkuat daya saing ekonomi Indonesia,” ungkapnya.

Sebelumnya Ketua Konsorsium, Ir. Rizal Syahyadi, ST , M.Eng. Sc., ASEAN. Eng, yang merupakan Direktur PNL, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih  kepada Direktorat Mitrasdudi Kemendikbud Ristek dan LPDP yang telah memberikan kepercayaan kepada PNL untuk menyelenggarakan Program Penguatan Ekosistem Kemitraan di Provinsi Aceh.

Dalam kesempatan itu, pria yang biasa disapa Didi ini juga menyampaikan terimakasih kepada Kadin Provinsi Aceh, kepada industri, dunia kerja, BUMN, BUMD dan swasta.

“Terimakasih kepada semua pihak, hal ini juga adalah dalam rangka memajukan pendidikan vokasi di Aceh, juga menjadi bagian untuk memajukan potensi daerah,” kata Didi.

“Selama ini pendidikan vokasi kurang mendapat perhatian dan menjadi pilihan kedua saat melanjutkan pendidikan. Namun sekarang sejak periode pertama Pemerintahan Bapak Joko Widodo, pandangan tersebut mulai berubah,” lanjutnya.

Kemudian lanjut Didi, urgensi kemitraan bagi satuan pendidikan vokasi adalah menciptakan ekosistem kemitraan untuk mewadahi interaksi di daerah.

“Insya Allah kami siap hadir sebagai solusi untuk pembangunan daerah Aceh, sehingga potensi yang ada di daerah bisa kita optimalkan untuk meningkatkan daya saing daerah serta berkontribusi untuk pertumbuhan ekonomi di daerah,” pungkas Didi.

Pj. Gubernur Aceh Ahmad Marzuki, diwakili Asisten 1 Provinsi Aceh, Azwardi Abdullah,  AP. M.Si, dalam sambutannya mengatakan, program ini menjadi momentum untuk Provinsi Aceh untuk meningkatkan potensi unggulan Aceh, dan memberikan dampak terhadap pembangunan Aceh.

“Program ini mendorong perekonomian Aceh. Pemerintah Aceh mendukung penuh kegiatan ini,” kata mantan PJ. Bupati Aceh Utara ini.

“Kepada PNL pemerintah Aceh menitip pesan khusus, untuk memanfaatkan peluang dalam tiga tahun ini. Mudah-mudahan pertemuan ini berguna melahirkan hal-hal yang strategis untuk Provinsi Aceh,” pungkasnya.

Pantauan media ini, kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian PMK, Pemerintah Aceh, Mitras DUDI, LPDP, Politeknik Negeri Lhokseumawe, AKN Aceh Barat, Politeknik Aceh, dah Politeknik Aceh Selatan, dihadiri banyak pihak.

Terlihat hadir dalam kegiatan tersebut kepala daerah atau yang mewakili kabupaten/kota dalam Provinsi Aceh kepala SMK Pusat Keunggulan Provinsi Aceh

Hadir juga unsur dan pimpinan  perusahaan (BUMN, BUMD, dan swasta), BPMA, Kadin Aceh, AKLI Aceh, Asosiasi dan Tim Koordinasi Daerah Revitalisasi Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Aceh, dan Lembaga Kursus. (Rel) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Pemkab Bireuen Salurkan Rp554 Juta Banpol Tahap Pertama untuk Lima Parpol

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyalurkan bantuan keuangan partai politik (banpol) tahap pertama sebesar Rp554,116 juta kepada lima partai politik yang...

Kuota dari BPJS Habis, RSUD dr Fauziah Bireuen Tidak Melayani Lagi Pasien Operasi Katarak...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - RSUD dr Fauziah Bireuen tidak dapat melayani lagi pasien operasi katarak teknik Phacoemulsifikasi (sedot) karena kuota diberikan oleh Badan Penyelenggara...

Wujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Jadi Mitra Polisi

0
KABAR BIREUEN, Peusangan— Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K. mengajak mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen untuk menjadi mitra Polri dalam menjaga...

Waiting List Operasi Katarak Terlalu Lama, Masyarakat Pertanyakan Kebijakan BPJS Kesehatan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Untuk mendapatkan giliran operasi katarak, sekarang harus menunggu 6 - 12 bulan. Masyarakat pertanyakan kebijakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)...

Pimpinan dan Pengurus Dayah di Bireuen Ikuti Pelatihan Manajemen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Pendidikan Dayah (DPD) menyelenggarakan pelatihan manajemen dayah. Pelatihan tersebut diikuti puluhan peserta terdiri dari pimpinan dan pengurus...

KABAR POPULER

Saladin Terharu dan Bangga, Telah Purna Tugas Masih Dicintai Wartawan

0
KABAR BIREUEN - Mantan Kapolres Bireuen, Kombes Pol (Purn) Teuku Saladin, SH, mengaku, sangat terharu dan bangga. Meski dirinya telah purna tugas, tapi masih...

Dua orang Meninggal, Satlantas Polres Bireuen Olah TKP Kecelakaan Bus Putra Pelangi dengan Isuzu...

0
KABAR BIREUEN,Samalanga— Unit Laka Lantas Satlantas Polres Bireuen menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kecelakaan lalu lintas antara Bus Putra Pelangi dengan mobil Pick...

Kuota dari BPJS Habis, RSUD dr Fauziah Bireuen Tidak Melayani Lagi Pasien Operasi Katarak...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - RSUD dr Fauziah Bireuen tidak dapat melayani lagi pasien operasi katarak teknik Phacoemulsifikasi (sedot) karena kuota diberikan oleh Badan Penyelenggara...

Waiting List Operasi Katarak Terlalu Lama, Masyarakat Pertanyakan Kebijakan BPJS Kesehatan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Untuk mendapatkan giliran operasi katarak, sekarang harus menunggu 6 - 12 bulan. Masyarakat pertanyakan kebijakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)...

Jejak Kebersamaan Masih Dikenang Wartawan, Kombes (Purn) T Saladin Terharu Dapat Anugerah Sahabat PWI

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Ada momen yang menghangatkan suasana pada Konferensi VII Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bireuen yang digelar di Aula Setdakab Bireuen,...