Sabtu, 14 Maret 2026

Buka Sosialisasi Adat Istiadat Aceh, Wabup Razuardi: Hargai Nilai-nilai Leluhur

KABAR BIREUEN, Kota Juang – Puluhan peserta terdiri dari anggota MAA Kabupaten Bireuen, anggota Sekretariat MAA dan dari berbagai unsur lainnya mengikuti Sosialisasi Adat Istiadat Aceh.

Kegiatan yang digelar Sekretariat Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Bireuen, dibuka Wakil Bupati Bireuen Ir. H. Razuardi, MT, di Meeting Room Wisma Bireuen Jaya, Rabu 30/4/2025.

Dalam arahannya Wakil Bupati Bireuen Razuardi mengajak seluruh para pimpinan dan anggota Majelis Adat Aceh Khususnya di Bireuen, untuk terus menjaga dan melestarikan adat istiadat.

“Mari kita jadikan adat istiadat Aceh sebagai momentum untuk menjaga, dan memelihara serta kita tingkatkan bersamaan dengan Syariah Islam di bumi Bireuen,” ajaknya.

Sekaligus meningkatkan rasa cinta terhadap adat istiadat Aceh yg merupakan peninggalan leluhur.

Dia berharap, dengan terlaksananya acara sosialisasi adat istiadat Aceh ini, kita dapat semakin memahami dan menghargai nilai-nilai leluhur yang terkandung di dalamnya.

“Mari bersama-sama menjaga dan memelihara warisan adat kita agar tetap lestari dari generasi ke generasi,” sebutnya.

Adat Aceh sangat Istimewa bukan hanya adat biasa-biasa saja. Adat Aceh sejalan dengan hukum Islam, yang  dilaksanakan hari demi hari dalam kehidupannya.

Sesuai dengan pepatah: Adat Ngen Hukom Lagee Zat Ngen Sifeut (Adat dengan Hukom bagaikan zat dengan sifat)

Adat bak poeteumeureuhom Hukom Bak syiah Kuala Qanun bak putroe phang Reusam bak bentara. Adat bek meukoh rubong Hukom bek meukoh purih.

Adat bek beurangkaho takong. Hukom bek beuramgkaho takieh. Matee aneuk mupat jrat. Gadoh adat adat hana pat tamita

“Kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti acara ini dengan penuh semangat,” harapnya.

Ketua MAA Bireuen, Ridwan Khalid kegiatan ini diharapkan masyarakat bisa memahami dan mengerti tentang adat istiadat yang memang sudah menjadi turun-menurun, harus pertahankan sampai sekarang dan sampai ke depan.

Menurutnya, sekarang yang terjadi adat istiadat sudah tidak diketahui lagi oleh anak-anak kita, mereka tidak tahu apa itu adat.

“Adat itu merupakan bagian penting yang harus diketahui oleh masyarakat dan dilaksanakannya, sehingga budaya luar tidak menjadi akibat dari pada rusaknya adat istiadat kita,” katanya.

Ridwan Khalid juga mengharapkan dukungan pemerintah terutama dalam melahirkan qanun adat istiadat.

“Dan itu sudah kita sampaikan kepada pemerintah,” ujarnya.

Ridwan Khalid berharap tahun ini dapat diselesaikan qanun adat istiadat dan itu akan menjadi pedoman untuk anak cucu.

“Sampai saat ini kita belum memiliki qanun adat istiadat dan saya sudah mengusulkan mohon dukungan semua pihak,” tutupnya. (Hermanto)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Refleksi Delapan Tahun Bertugas di Diskominsa: Langkah Sunyi, Dampak Besar; Delapan Tahun Mengawal Diskominsa...

0
Oleh: M. Zubair, S.H.,M.H. Kadis Kominsa Bireuen TERHITUNG sejak pelantikan sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Kabupaten Bireuen pada tanggal 13 Maret 2018 silam...

Operasi Ketupat Seulawah 2026 Dimulai, Amankan Mudik Idulfitri

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo, SIK, memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026 yang digelar di...

Bank Aceh Kembali Dipercaya sebagai Bank Penyalur Program BSPS Tahun 2026

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Bank Aceh kembali mengukuhkan posisinya sebagai lembaga keuangan terpercaya dalam mendukung program-program strategis nasional. Untuk tahun anggaran 2026, Bank...

GeRAK Bireuen: Pernyataan Pj Sekda Tidak Sensitif Terhadap Penderitaan Korban Bencana

0
KABAR BIREUEN, Bireuen— LSM Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Bireuen mengecam keras pernyataan Penjabat  Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Bireuen Hanafiah.yang menyebut pengungsi banjir dapat...

Pj Sekda Bireuen: Kalau Nyaman Ditenda, Ya Sudah Biarkan Saja

0
KABAR BIREUEN-Bireuen- Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Bireuen, Hanafiah, S.P., CGCAE, menyebutkan, kantor Bupati Bireuen bukan area pengungsian, melaikan area perkantoran. Jadi, bila pengungsi yang saat...

KABAR POPULER

Perkuat Fungsi Kehumasan, Bupati Tunjuk Muhajir Juli sebagai Juru Bicara Pemkab Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, menunjuk Muhajir Juli sebagai Juru Bicara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen. Penunjukan tersebut dituangkan dalam...

Pj Sekda Bireuen: Kalau Nyaman Ditenda, Ya Sudah Biarkan Saja

0
KABAR BIREUEN-Bireuen- Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Bireuen, Hanafiah, S.P., CGCAE, menyebutkan, kantor Bupati Bireuen bukan area pengungsian, melaikan area perkantoran. Jadi, bila pengungsi yang saat...

Pengungsi Terus Bertambah Tempati Tenda di Halaman Kantor Bupati Bireuen, Tuntut Kepastian Huntara

0
KABAR BIREUEN, Bireuen –  Pengungsi korban banjir terus bertambah menempati tenda di  halaman Kantor Bupati Bireuen, Kamis (12/3/2026) malam. Mereka mendirikan tenda di samping...

Tuntut Huntara, Pengungsi Korban Banjir Dirikan Tenda di Halaman Kantor Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Sejumlah pengungsi korban banjir dari Gampong Kapa, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, mendirikan tenda di halaman Kantor Bupati Bireuen (Kantor Pusat...

Belum Ada Kepastian Kapan Dibangun Huntara, Pengungsi di Kantor Bupati Bireuen Tolak Dipindahkan ke...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Para korban bencana yang menempati tenda darurat yang dipasang di halaman Kantor Bupati Bireuen, menolak dipindahkan ke rumah yang disediakan...