Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan gampong Alue Kuta, Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapolsek Jangka, Ipda Fidhal Akhyar Febrina, SE, kepada media, Minggu (28/6/2026)  mengungkap kronologis kejadian tenggelamnya bocah enam tahun itu.

Korban diketahui sedang mencari tiram bersama ibunya, Mauliza (25), dan sejumlah warga setempat di kawasan tambak tersebut.

“Saat itu, Altaf sempat berenang ke bagian tambak yang memiliki kedalaman sekitar 2,5 meter,” ungkapnya.

Meski telah berulang kali diperingatkan oleh ibunya dan warga agar tidak berenang di lokasi yang dalam, korban tetap masuk ke area tersebut hingga akhirnya tenggelam.

Ibu korban bersama warga berusaha memberikan pertolongan. Namun, karena kondisi tambak yang cukup dalam, tidak semua warga berani menyelam untuk melakukan penyelamatan.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada perangkat desa yang selanjutnya meneruskan informasi kepada aparat.

BaCA JUGA:Anak 12 Tahun yang Hilang Terseret Arus di Pantai Jangka Ditemukan Meninggal Dunia

“Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Jangka bersama anggota Koramil 07 Jangka segera menuju lokasi kejadian untuk membantu proses pencarian,” sebutnya.

Warga kemudian melakukan pencarian dengan menggunakan jala di sekitar lokasi korban tenggelam.

Sekitar pukul 15.45 WIB, korban berhasil ditemukan oleh seorang warga bernama Azhari pada kedalaman sekitar 2,5 meter.

Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Krueng Panjoe, Kecamatan Kuta Blang, untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun setelah diperiksa, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan dimakamkan.

Kapolsek Jangka bersama personelnya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), berkoordinasi dengan pihak terkait, mengumpulkan keterangan saksi, serta menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa tersebut diduga terjadi akibat korban tidak mampu berenang dengan baik dan kurangnya pengawasan orang dewasa saat berada di sekitar tambak.

Selain itu, kedalaman tambak diperkirakan bertambah hingga sekitar 2,5 meter akibat dampak banjir bandang yang melanda Bireuen pada 26 November 2025. Kondisi tersebut membuat sejumlah tambak menjadi lebih berbahaya, terutama bagi anak-anak.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar perairan.

Aparat juga meminta pemerintah gampong memasang tanda peringatan di lokasi-lokasi yang berpotensi membahayakan guna mencegah terulangnya kejadian serupa.(Ihkwati)

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Sambut Tahun Ajaran Baru, Bupati Bireuen Minta Ayah Luangkan Waktu Antar Anak ke Sekolah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten Bireuen mengajak para orang tua, khususnya para ayah, untuk mengantar anak mereka pada hari pertama masuk sekolah pada...

Jadikan Program Prioritas, Bupati Bireuen Canangkan Gerakan Pilah Sampah dari Sumber

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., meluncurkan Gerakan Pilah Sampah dari Sumber sebagai langkah nyata membangun sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Program...

Kapolda Aceh Tinjau Kesiapan Hunian Tetap Presisi di Aceh Tamiang Jelang Peresmian

0
KABAR BIREUEN Aceh Tamiang – Memasuki hari kedua bertugas sebagai Kapolda Aceh, Irjen Pol Ruddi Setiawan, SIK, SH, MH, meninjau kesiapan Hunian Tetap (Huntap)...

PMI Bireuen Akan Gelar Muskab VI, Pendaftaran Balon Ketua Dibuka Mulai 17 Juli

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kepengurusan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen masa bakti 2021-2026 berakhir 31 Agustus 2026. Untuk melanjutkan estafet kepengurusan, akan...

Daftar Peserta BPJS Ketenagakerjaan Lebih Mudah Lewat BSI Agen

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Transformasi dan inovasi menjadi bagian perjalanan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) untuk memberikan layanan optimal bagi nasabah dan...

KABAR POPULER

Luncurkan Qanun Ketertiban Hewan Ternak di Tambue, Bupati Bireuen Harap Jadi Percontohan bagi Kemukiman...

0
KABAR BIREUEN, Simpang Mamplam – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., secara resmi meluncurkan Qanun Kemukiman Tambue Nomor I Tahun 2026 tentang Ketertiban Hewan Ternak...

PMI Bireuen Akan Gelar Muskab VI, Pendaftaran Balon Ketua Dibuka Mulai 17 Juli

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kepengurusan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen masa bakti 2021-2026 berakhir 31 Agustus 2026. Untuk melanjutkan estafet kepengurusan, akan...

Usulan HRD Berbuah Hasil, Jalan Wer Lah–Simpang Lancang Bener Meriah Masuk Prioritas IJD 2026

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Perjuangan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud (HRD), untuk mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh...

Jadikan Program Prioritas, Bupati Bireuen Canangkan Gerakan Pilah Sampah dari Sumber

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., meluncurkan Gerakan Pilah Sampah dari Sumber sebagai langkah nyata membangun sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Program...

Pembangunan 31 Unit Huntap di Bivak Dimulai, Ditandai Peletakan Batu Pertama

0
KABAR BIREUEN, Juli–Pembangunan 31 unit hunian tetap (huntap) secara terpusat (komunal) bagi warga terdampak bencana banjir di kawasan Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan...