KABAR BIREUEN – Warga Desa Sukarame, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, sejak pagi tadi, Rabu (15/11/2017), memblokir akses jalan menuju desa mereka. Masalahnya, jalan tersebut telah rusak parah, akibat sering dilalui truk pengangkut material jembatan rangka baja yang sedang dibangun di daerah tersebut.
Faisal Alehba, warga setempat kepada Kabar Bireuen, menuturkan, warga terpaksa memblokirnya, karena kerusakan jalan tersebut sudah terlalu parah. Namun, tidak ada perhatian dari rekanan yang membangun jembatan tersebut.
“Kami lakukan ini agar pihak rekanan dan pemerintah, mau membuka mata terhadap kebutuhan warga. Jika pihak rekanan tidak menimbunnya, kami tidak akan membuka jalan akses jalan ini,” ujar Faisal.
Menurut dia, antara aparatur desa dengan rekanan, sudah ada kesepakatan sebelum proyek jembatan ini dikerjakan. Dalam kesepakatan itu, pihak rekanan bersedia menimbun jalan tersebut, agar mudah dilalui truk.
“Kami minta jalan yang sudah berlubang, agar disisip dengan timbunan saja, supaya jangan tambah rusak saat dilalui truk,” jelas Faisal.
Namun, kata dia, komitmen itu tidak terealisasi sampai saat ini. Sehingga, warga memblokirnya dengan memagari jalan tersebut. Mereka juga menanam batang pisang dan memasang selembar triplek bertuliskan, “Jalan ditutup, mohon diperhatikan jalan kami”.
Sementara Keuchik Desa Sukarame, Rusli Ismail, berharap, pihak rekanan dapat menimbun jalan tersebut, agar mudah dilalui masyarakat.
“Masyarakat minta ditimbun saja, biar anak sekolah mudah melaluinya,” jelas Keuchik Rusli. (Faisal Ali)











