KABAR BIREUEN- Dari 450 calon siswa yang mendaftar dan telah lulus mengikuti tes tertulis dan uji baca Al Qur’an, sebanyak 352 calon siswa diantaranya diterima sebagai siswa SMPN 1 Bireuen.
Kepala SMPN 1 Bireuen Ibrahim Harun, S Pd, M Pd menjelaskan hal itu menjawab pertanyaan Kabar Bireuen di ruang kerjanya Sabtu (11/5/2018).
Dikatakan, jumlah siswa-siswi yang telah menamatkan studinya di SMPN 1 Bireuen tahun pelajaran 2017-2018 sebanyak 270 orang, dan tahun ini menampung siswa baru lulusan SD tahun pelajaran 2018-2019 meningkat mencapai 352 orang.
Menurut Ibrahim Harun, semua calon siswa-siswi telah mengikuti tes tertulis dan uji baca Al Qur’an lulus secara murni, bagi siswa-siswi yang tidak lulus mengikuti tes tertulis dan uji baca Al Qur’an tidak diterima sebagai siswa.
Hasil uji baca Al Qur’an tamatan SD yang mengikuti tes uji baca Al Qur’an masih banyak tamatan SD yang belum bisa membaca Al Qur’an.
Dihimbau para orang tua tidak lalai membimbing putera-puterinya sejak mengikuti pendidikan SD juga belajar mengaji ke balai pengajian ditempat tinggalnya masing-masing agar mampu membaca Al Qur’an sejak dini.
Kendati SMP yang dipimpinnya sebagai pendidikan umum, di daerah Syari’at Islam, setiap siswa-siwinya harus mampu membaca Al Qur’an guna menegakkan pendidikan umum di Bireuen yang bersyari’at Islam.
“Sebanyak 352 siswa baru yang telah lulus diterima di SMPN 1 Bireuen akan mulai belajar setelah lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah mendatang,” ujar Ibrahim Harun. (H.AR Djuli).












