KABAR BIREUEN-Mahasiswa dan mahasiswi KKN universitas Syiah Kuala (Unsyiah) banda Aceh yang ditempatkan di Kecamatan Pandrah menggelar sejumlah lomba dan pelatihan kepada masyarakat setempat.
Seperti yang dilakukan di Gampong Panton, Kecamatan Pandrah, Kabupaten Bireuen pada Selasa (9/7/ 2019), kegiatannya berupa pelatihan pembuatan batik celup.
Ini dengan memanfaatkan pakaian atau jilbab yang warnanya sudah tidak layak pakai lagi sehingga menghasilkan barang yang berkualitas dengan modal yang sangat terjangkau.
Tanggapan masyarakat sekitar sangat sangat positif sehingga pesertanya melebihi target yang telah ditentukan.
Ketua kelompok Mahasiswa KKN BR 197 Unsyiah Gampong Panton, Fido Patrio disela sela kegiatan mengatakan, kegiatan ini sangat edukatif dan merupakan bentuk kerja nyata mempraktekkan keahlian dari mahasiswa untuk diaplikasikan ke masyarakat langsung apa apa yang telah dipelajari di kampusnya..
“Kita membuat beberapa kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian kami sekaligus uji nyali bagaimana rasanya berhadapan langsung dengan masyarakat sekitar” tambahnya lagi.
Kegiatan pelatihan ini adalah kegiatan utama dari salah satu mahasiswi Unsyiah yang bernama Meli Dahlia berasal dari Jurusan kesenian fakultas KIP dan kegiatan ini di bantu oleh rekan kelompok dari BR 197.
Kegiatan batik celup ini termasuk kedalam salah satu kegiatan pameran yang diadakan di aula kantor Camat Pandrah Kabupaten Bireuen, karena kami melihat masyarakat digampong panton sangat antusias dan memiliki ide ide untuk pembuatan motif terbaru.
Dikatakannya jenis kegiatan mahasiswa KKN selama sebulan kedepan antara lain lomba mewarnai bagi anak anak PAUD, azan, sosialisasi menabung.
Sedangkan untuk warga memberikan pelatihan pembuatan briket dari batok kelapa, pembuatan kerajinan tangan dari botol air mineral elas, pemisahan sampah organik dan anorganik, pembuatan biopori, dan penyuluhan kesehatan gratis berupa home visit dan pemberian obat obat kulit.
Fido menambahkan untuk kelompok BR 197 di Gampong Panton berjumlah 6 orang yaitu Fido Patrio, Juli Surasmanto, Meli Dahlia, Fara Zahira, Verawati Tarigan, Astri Listuhayu Paramita.
Sedangkan di Kecamatan Pandrah berjumlah 116 mahasiswa yang ditempatkan di 19 Gampong, jumlah total mahasiswa KKN Unsyiah di 12 kecamatan sebanyak 2216 orang
Sementara itu, Keuchik Gampong panton, Aiyub menyebutkan, kegiatan pembuatan batik celup yang dilakukan di Gampong Panton merupakan kegiatan perdana yang diadakan di desa tersebut.
“Saya selaku Keuchik Panton mendukung penuh kegiatan kegiatan mahasiswa KKN yang berada di wilayah pimpinan saya yang dapat mengubah pola pikir masyarakat yang beranggapan barang- barang yang sudah tidak layak pakai dibuang saja, padahal bisa dimanfaatkan lagi,” sebutnya.
Dikatakan Aiyub, dengan adanya mahasiswa KKN Universitas Syiah Kuala di gampongnya, dapat mengubah pola pikir masyarakat agar lebih kreatif sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga. .(REL)









