KABAR BIREUEN – Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, merupakan titik terakhir pelaksanaan kegiatan Pasar Murah tahap kedua dalam rangka menyambut Idul Fitri 1445 Hijriah – 2024 Masehi.
Antusias warga dari berbagai desa dalam Kecamatan Jeumpa untuk membeli kebutuhan bahan pokok di pasar murah tersebut cukup tinggi.
Mereka telah berkumpul dan memenuhi lokasi pelaksanaan kegiatan pasar murah sekira pukul 08.45 WIB agar bisa mendapatkan barang kebutuhan pokok dengan harga yang sangat terjangkau.
Kegiatan pasar murah itu sendiri dimulai sekitar pukul 09.30 WIB dan sekira 90 menit barang tersebut ludes dibeli ratusan warga mayoritas para ibu-ibu dan ada juga yang merasa kecewa karena terlambat datang sehingga stok barang telah habis.
Kegiatan pasar murah yang digelar Pemkab Bireuen melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagperinkop dan UKM) dipusatkan di halaman kantor Pospol Jeumpa, Jumat pagi (29/3/2024).
Pasar murah tersebut dilaksanakan bekerja sama Pemerintah Kabupaten Bireuen dengan Perum Bulog Kantor Cabang Lhokseumawe.
Kepala Disdagperinkop dan UKM Kabupaten Bireuen, Irfan, S.Pd, M.Pd melalui Kabid Perdagangan, Reza Fitria S.Si.,M.Sc menjelaskan, hari ini merupakan hari terakhir pasar murah bersubsidi.
Sebelumnya di awal Maret kegiatan pasar murah tahap pertama telah dilaksanakan di tujuh kecamatan, yaitu Kecamatan Samalanga, Makmur, Peusangan Selatan, Simpang Mamplam, Jangka, Peusangan Siblah Krueng dan Kecamatan Kota Juang.

Kemudian dilanjutkan tahap kedua menjelang Idul Fitri di lima kecamatan, yaitu Kecamatan Juli, Pandrah, Peusangan, Kutablang dan hari ini di Kecamatan Jeumpa merupakan hari terakhir.
“Untuk kelanjutan kegiatan pasar murah tahap selanjutnya kita menunggu arahan dari pimpinan,” katanya.
Lanjutnya, momen kegiatan pasar murah kedepan Insya Allah di laksanakan pada Hari Besar Keagamaan Nasional lainnya, disamping di situasi kondisi yang tidak menentu seperti El Nino.
Dijelaskan, kegiatan pasar murah tersebut dalam rangka Penanganan Inflasi dan Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan Pokok Masyarakat saat Hari Besar Keagamaan Nasional.
Adapun kebutuhan bahan pokok yang disiapkan pada giat pasar murah ini yakni beras premium, minyak goreng kemasan, gula pasir dan telur.
Jumlah stok kebutuhan bahan pokok yang dibawa ke Kecamatan Jeumpa ini berupa beras premium 5.150 kilogram, minyak goreng kemasan 1.200 liter, gula pasir 1.200 kilogram dan telur 350 papan.
Dalam kegiatan ini harga bahan kebutuhan pokok yang dijual per-paketnya senilai Rp188 ribu.
Dalam satu paket tersebut terdiri, beras premium 10 kilogram Rp94.000, gula pasir 2 kilogram Rp26.000, minyak goreng 2 liter Rp30.000 dan telur Rp38.000/papan.
“Semoga dengan adanya pasar murah ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat sebagai salah satu upaya penanganan inflasi,” ujar Reza Fitria.(Hermanto).











