Usulan HRD Berbuah Hasil, Jalan Wer Lah–Simpang Lancang Bener Meriah Masuk Prioritas IJD 2026

KABAR BIREUEN, Jakarta – Perjuangan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud (HRD), untuk mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh kembali membuahkan hasil. Ruas Jalan Wer Lah–Simpang Lancang di Kabupaten Bener Meriah resmi ditetapkan sebagai prioritas pertama usulan Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2026.

Penetapan tersebut menjadi langkah penting dalam mempercepat pemulihan konektivitas kawasan tengah Aceh setelah banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah pada akhir November 2025, yang mengakibatkan banyak jalan dan jembatan rusak berat bahkan terputus.

Ruas jalan sepanjang sekitar 8 kilometer itu diusulkan direkonstruksi dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp40 miliar. Kehadirannya diharapkan menjadi jalur alternatif strategis yang menghubungkan Bener Meriah dan Aceh Tengah sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi hasil pertanian.

HRD mengatakan, usulan tersebut merupakan tindak lanjut dari berbagai aspirasi masyarakat yang diterimanya saat reses, kunjungan kerja, maupun dialog bersama tokoh masyarakat dan pemerintah daerah di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah.

“Sebagai wakil rakyat, tugas kami bukan hanya mendengar aspirasi masyarakat, tetapi memastikan aspirasi itu diperjuangkan hingga menjadi perhatian pemerintah. Aspirasi itu terus kami bawa dalam berbagai pembahasan bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan di Komisi V DPR RI,” kata HRD kepada wartawan, Kamis (9/7/2026).

Ia menilai masuknya ruas Wer Lah–Simpang Lancang sebagai prioritas usulan IJD menunjukkan sinergi yang baik antara masyarakat, pemerintah daerah, DPR RI, dan pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur.

Menurut mantan Bupati Bireuen periode 2012–2017 itu, perjuangan tersebut tidak berhenti pada tahap usulan. Ia memastikan akan terus mengawal proses perencanaan, penganggaran hingga pelaksanaan agar proyek tersebut benar-benar terealisasi.

“Ini bukan sekadar pembangunan jalan dan jembatan. Ini adalah upaya membuka akses ekonomi masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, meningkatkan pelayanan publik, dan memperkuat konektivitas antarwilayah. Karena itu kami berkomitmen mengawal hingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Selain jalan alternatif Wer Lah–Simpang Lancang, HRD juga menyampaikan perkembangan pembangunan Jembatan Weh Porak di Kecamatan Pinto Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.

Jembatan rangka baja sepanjang 40 meter tersebut akan dilengkapi jalan pendekat sepanjang 20 meter dengan total nilai pembangunan sekitar Rp80 miliar. Infrastruktur itu dirancang untuk meningkatkan kapasitas jalur lintas tengah Aceh, terutama dalam mendukung mobilitas kendaraan bertonase besar.

HRD turut mengapresiasi komitmen Kementerian Pekerjaan Umum dalam mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh.

“Alhamdulillah Menteri PU telah bekerja keras dan turun langsung ke lapangan melihat kerusakan akibat banjir dan tanah longsor. Banyak jalan, jembatan, dan infrastruktur lainnya yang kini sudah diperbaiki,” ujarnya.

Terkait penanganan akses di kawasan Enang-Enang, HRD mengajak semua pihak mengedepankan komunikasi yang konstruktif dan menghindari polemik yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Ia menjelaskan, pemerintah pusat telah merencanakan pembangunan jembatan layang di kawasan Enang-Enang yang rusak berat akibat bencana. Namun karena proyek tersebut membutuhkan anggaran besar dan waktu pelaksanaan yang cukup panjang, pemerintah terlebih dahulu menyiapkan jalan alternatif Wer Lah–Simpang Lancang sebagai solusi sementara.

“Saya berharap seluruh pihak terus menjaga koordinasi dan komunikasi yang baik agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat memberikan kepastian dan tidak menimbulkan persepsi yang keliru terhadap komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di Aceh,” katanya.

HRD juga mengapresiasi dukungan Wakil Ketua DPR Aceh dari Fraksi PKB, Salihin, yang dinilainya konsisten mendukung upaya percepatan penanganan jalan dan jembatan di lintas tengah Aceh.

“Jalan Enang-Enang bukan sekadar akses transportasi. Kawasan itu memiliki nilai sejarah dan menjadi bagian dari identitas masyarakat Gayo,” demikian disampaikan HRD. (Red) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Kalahkan Peusangan 3-1, Samalanga ke Semifinal Piala Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Sekira tiga belas ribu penonton memadati Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Kota Juang, Bireuen, Jumat sore 9 Oktober 2026, guna...

Perkuat Jejaring Nasional, UNIKI Gandeng APTIKOM untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan Digital

0
KABAR BIREUEN, Yogyakarta – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) melalui Fakultas Komputer dan Multimedia (FKOM) menjalin kerja sama dengan Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan...

Pemkab Aceh Singkil Kejar Serapan Transfer ke Daerah

0
Realisasi TKD Aceh Singkil mencapai 31,68 persen atau sekitar Rp6,78 miliar dari total alokasi Rp21,4 miliar. KABAR BIREUEN, Aceh Singkil — Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil...

Cegah Kriminalitas di Area Parkir, Polsek Kota Juang Patroli Rutin

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang - Personel Kepolisian Polsek Kota Juang Polres Bireuen, melaksanakan patroli rutin sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat...

Tepati Janji, Kapolres Aceh Selatan Resmikan Rumah Rehab untuk Janda Eks Kombatan GAM

0
Tepati Janji, Kapolres Aceh Selatan Resmikan Rumah Rehab untuk Janda Eks Kombatan GAM ‎ ‎KABAR BIREUEN, Tapaktuan — Janji Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah...

KABAR POPULER

Satresnarkoba Polres Bireuen Ungkap Peredaran 6,1 Kg Sabu, Dua Tersangka Asal Aceh Tamiang Ditangkap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bireuen berhasil mengungkap dugaan tindak pidana peredaran gelap narkotika jenis sabu. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua orang...

Kabar Duka, Polisi yang Bangun Empat Rumah untuk Fakir Miskin Itu Telah Berpulang ‎

0
‎KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar duka datang dari keluarga besar Polri di Aceh. Aipda Jonni Rahmad, personel...

Ditutup Wabup Razuardi, Festival Meurukon Jadi Ajang Pelestarian Warisan Seni dan Budaya di HUT...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Di tengah derasnya perkembangan zaman, Pemerintah Kabupaten Bireuen menjadikan Festival Meurukon sebagai salah satu cara menjaga warisan seni dan budaya...

Cegah Kriminalitas di Area Parkir, Polsek Kota Juang Patroli Rutin

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang - Personel Kepolisian Polsek Kota Juang Polres Bireuen, melaksanakan patroli rutin sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat...

Peduli Korban Kebakaran, Ketua PMI Bireuen Antar Bantuan dan Menguatkan Suryani

0
KABAR BIREUEN, Gandapura — Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen. Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra, Kamis...