Kamis, 9 Juli 2026

Pembangunan 31 Unit Huntap di Bivak Dimulai, Ditandai Peletakan Batu Pertama

KABAR BIREUEN, Juli–Pembangunan 31 unit hunian tetap (huntap) secara terpusat (komunal) bagi warga terdampak bencana banjir di kawasan Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, resmi dimulai.

Prosesi ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman (Perkim) Bireuen, Ir Fadhli Abdullah ST, MSM, didampingi Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, Marwan, ST, MT, Rabu (8/7/2026).

Peletakan batu pertama tersebut dilakukan mewakili Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis ST, yang sebelumnya dijadwalkan hadir.

Namun, karena harus menerima kunjungan tamu dari kementerian, pelaksanaan kegiatan diwakilkan kepada Kadis Perkim bersama Kalak BPBD Bireuen.

Foto bersama Kadis Perkim Bireuen, Ir Fadhli ST, Kalak BPBD, Marwan di patok pembangunan huntap komunal di Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Bireuen. (Foto: Dok.Pribadi)

“Saya mewakili Bapak Bupati yang sedianya beliau melakukan peletakan batu pertama. Berhubung ada tamu dari kementerian, maka kegiatan dilanjutkan oleh saya bersama Pak Kalak BPBD,” ujar Fadhli kepada Kabar Bireuen, Rabu (8/7/2026) malam.

Fadhli menjelaskan, selain membangun 31 unit huntap di Dusun Bivak, pemerintah juga akan membangun 25 unit huntap lainnya di Dusun Alu Keumiki yang masih berada di Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli.

Fadhli mengatakan pembangunan huntap tersebut melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Sementara itu,  Kalak BPBD Bireuen, Marwan yang dihubungi kabar Bireuen menyebutkan, peletakan batu pertama tersebut dilakukan di Dusun Bivak saja. Karena memang lokasinya sudah ready (siap).

Sebelum memasuki tahap pembangunan, proses telah diawali dengan pembersihan lahan (land clearing) dan pengiriman material bangunan ke lokasi proyek.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman (Perkim) Bireuen, Ir Fadhli Abdullah ST, MSM, didampingi Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, Marwan, ST, MT, sedang berbincang dengan warga disela-sela kegiatan peletakan batu pertama pembangunan huntap di Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Bireuen, Rabu (8/7/2026). (Foto: Dok.Pribadi)

Marwan menyebutkan, waktu pembangunan huntap tersebut, sesuai kontrak 90 hari.

“Sementara pembangunan huntap komunal di Alue Kemiki, Krueng Simpo, masih terkendala di jalan masuk karena sedang ada pemasangan bronjong di pinggir jalan,” sebutnya.

Pemerintah Kabupaten Bireuen terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait percepatan pembangunan huntap bagi warga yang rumahnya rusak berat maupun hilang akibat banjir.

Pembangunan hunian tetap tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana serta memberikan tempat tinggal yang layak dan aman bagi masyarakat terdampak.

Pemerintah Kabupaten Bireuen berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan lancar sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan sehingga para penerima manfaat segera dapat menempati rumah baru mereka. (Ihkwati)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

UNIKI Perkenalkan Teknologi Pertanian Modern di Pasar Tani Bireuen, Diapresiasi Bupati Mukhlis

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan (FAPERTA) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) memperkenalkan berbagai inovasi dan teknologi pertanian modern kepada masyarakat...

Silaturahmi dengan Masyarakat Aceh di Makassar, Kak Na Mengaku Bangga atas Kekompakan Perantau Aceh

0
KABAR BIREUEN, Makassar – Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Aceh, Ny. Marlina Muzakir, bersilaturahmi dengan Ikatan Masyarakat Aceh (IMA) Makassar di Kota Makassar,...

Program Pengembangan Desa Mitra, Poltekkes Kemenkes Aceh Laksanakan Pengabdian Masyarakat di Bener Meriah

0
KABAR BIREUEN, Bener Meriah-Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Aceh, Banda Aceh melaksanakan pengabdian masyarakat dalam upaya pencegahan stunting di Aula Pertemuan Desa Suka Damai, Kecamatan...

Satgas PRR akan Perkuat Struktur Jembatan Enang-Enang

0
KABAR BIREUEN, Bener Meriah-Langkah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) pascabencana Sumatera untuk memperkuat struktur Jembatan Enang-Enang di Kampung Arul Cincin, Kecamatan...

Bupati Mukhlis Sambut Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga, Minta Tinggalkan Jejak Pengabdian bagi Masyarakat...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, secara resmi menerima 20 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga...

KABAR POPULER

Inspektorat Bireuen: Dugaan Pungli Mutasi Kepala UPTD KB Tidak Terbukti

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Inspektorat menyatakan, dugaan pengutipan uang dalam proses mutasi Kepala UPTD Keluarga Berencana (KB) di lingkungan Dinas...

Bupati Bireuen Terima 617 Mahasiswa USK Jalani KKN di 90 Gampong, Didorong Percepat Pemulihan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Sebanyak 617 mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh resmi memulai Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode XXIX dan KKN...

Bupati Mukhlis Sambut Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga, Minta Tinggalkan Jejak Pengabdian bagi Masyarakat...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, secara resmi menerima 20 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga...

Roadshow Pasar Tani Aceh 2026, Bupati Bireuen: Ruang Promosi dan Pemasaran Produk Pertanian

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh didukung Pemerintah Kabupaten Bireuen melaksanakan Roadshow Pasar Tani Aceh 2026, di Kabupaten Bireuen, Kegiatan yang dihadiri...

Mengenai Gas Blok Andaman, Ini Empat Poin Surat Gubernur Mualem kepada Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Surat Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), kepada Presiden RI, H. Prabowo Subianto, mengenai minyak dan gas (migas) di...