KABAR BIREUEN – Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Tekhnologi Komunikasi Pendidikan (UPTD Balai Tekkomdik) Dinas Pendidikan Aceh membahas persiapan Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pembatik) tahap awal melibatkan Duta Rumah Belajar (DRB) Aceh, Kamis (22/4/2021).

Kepala UPTD Balai Tekkomdik Disdik Aceh, Teuku Fariyal, mengatakan, Pembatik yang melibatkan guru-guru di Aceh agar mendaftar pada kegiatan itu pada portal yang sudah tersedia untuk meningkatkan kemampuan tekhnologi dan informasi.

“Kemampuan guru-guru di Aceh memasuki era industri 4.0 harus menguasai teknologi dan informasi melalui pelatihan-pelatihan yang dilakukan UPTD Balai Tekkomdik Disdik Aceh,” kata Fariyal.

Dikatakannya, pada program Pusat Data dan Tekhnologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menargetkan 75 ribu guru mengikutik Pembatik ini di seluruh Indonesia.

“Pada tahun 2020 guru-guru di Provinsi Aceh menempati peringkat kelima mengikuti Pembatik dengan harapan Aceh menempati peringkat tiga besar nasional,” ucapnya.

Untuk itu, Fariyal menyampaikan pada hari Senin tanggal 26 April 2021 melaksanakan tahapan sosialisasi di Aula Disdik Aceh dengan menghadirkan Kepala Cabang Dinas Pendidikan, kepala sekolah dan guru-guru perwakilan dari 23 kabupaten/kota di Aceh.

Sementara itu, perwakilan Duta Rumah Belajar (DRB) Aceh, Qusthalani yang mengikuti rapat koordinasi itu mengatakan, menyambut baik akan dilaksanakannya sosialisasi tahap awal kegiatan Pembatik di Disdik Aceh beberapa hari mendatang.

“Duta Rumah Belajar Aceh siap mendukung untuk menjadi fasilitator pada kegiatan Pembatik ini dengan harapan guru-guru di Aceh mendapatkan pelatihan kemampuan untuk lebih mendalami pembelajaran berbasis tekhnologi dan informasi yang digagas oleh Tekkomdik Disdik Aceh,” ucapnya.

Qusthalani mengharapkan sahabat Duta Rumah Belajar Aceh yang berada di daerah-daerah untuk membantu guru-guru yang mengikuti program Pembantik ini agar saling berbagi ilmu dan pengalaman. (Red)