KABAR BIREUEN – Universitas Almuslim (Umuslim) Kabupaten Bireuen kembali mencatat sejarah baru di dunia pendidikan Aceh. Pasalnya, perguruan tinggi swasta terbaik di Aceh ini dipercayakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk menyelenggarakan program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Umuslim merupakan perguruan tinggi kedua di Aceh setelah Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh yang ditunjuk sebagai penyelenggara PPG oleh Kemendikbud.

Informasi tersebut diperoleh dari Kabag Humas dan Kemahasiswaan Umuslim, Zulkifli MKom melalui release yang dikirim ke media ini, Selasa (11/2/2020).

Dalam release sisebutkan, izin penyelenggaraan PPG diserahkan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIII Aceh, Prof. Dr. Faisal, SH MHum kepada Plt Rektor Umuslim, Dr Hambali MPd, Selasa (11/2/2020) di Aula LLDikti Aceh.

Pada saat menerima izin tersebut, Plt Rektor Umuslim turut didampingi Wakil Ketua Yayasan Almuslim Peusangan, H. Amiruddin Idris.

Untuk penyelenggaraan PPG oleh Umuslim, tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Mendikbud Republik Indonesia Nomor 97/M/2020 tentang Izin Pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) pada Universitas Almuslim.

Berdasarkan SK tersebut, urai Zulkifli, Umuslim diizinkan untuk menyelenggarakan PPG tiga bidang studi, yaitu, Matematika, Biologi dan Guru Sekolah Dasar.

“Selain itu, berdasarkan SK itu, Umuslim diizinkan menyelenggarakan PPG prajabatan dan PPG dalam jabatan,” tulisnya dalam release tersebut.

Kepala LLDikti Wilayah XIII dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada Umuslim yang dipercayakan kembali oleh Kemendikbud.

“Semoga kepercayaan ini dipergunakan sebaik-baiknya oleh Umuslim dengan melaksanakan PPG bermutu. Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan daerah,” sebut Prof. Dr Faisal SH MHum.

Ia berharap, Umuslim dalam melaksanakan PPG tidak hanya fokus pada akademik semata, tetapi pembentukan karakter guru juga penting sehingga berimplikasi pada pembentukan karakter peserta didik nantinya.

Wakil Ketua Yayasan Almuslim Peusangan, H. Amiruddin Idris yang hadir menyaksikan acara tersebut menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan ini.

Amiruddin Idris yang telah mengundurkan diri dari Rektor Umuslim sehubungan resmi menjabat sebagai Anggota DPR Aceh periode 2019-2024 menyebutkan, untuk melahirkan program PPG butuh waktu panjang dan melelahkan.

“Ini semua butuh perjuangan dan pengorbanan serta kesabaran. Dan ini merupakan kado terindah yang kami persembahkan dalam pengabdian saya sebagai Rektor Umuslim,” ujar Amiruddin yang sudah fokus sebagai Legislatif Aceh.

Dengan telah diterima SK ini, lanjut Amiruddin, menjadi momentum dalam upaya pemerintah menghasilkan guru yang profesional. Sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan ke depan sesuai harapan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen.

“Dan satu-satunya perguruan tinggi swasta di Aceh yang mendapat kepercayaan ini (penyelenggara PPG) adalah Umuslim,” imbuhnya.

Manfaat lain, adanya program ini di Umuslim, dapat membantu masyarakat khususnya lulusan keguruan daerah tidak perlu jauh-jauh untuk melanjutkan pendidikan PPG.

Menurut H. Amiruddin Idris, PPG merupakan program pendidikan diselenggarakan bagi lulusan perguruan tinggi yang ingin menjadi guru profesional dan bagi guru yang ingin memperoleh sertifikat pendidik profesional.

Program Studi PPG untuk mempersiapkan lulusan S1 kependidikan dan S1/D IV non kependidikan yang memiliki bakat dan minat menjadi guru agar menguasai kompetensi guru secara utuh sesuai dengan standar nasional, sehingga memperoleh sertifikat pendidik profesional.

Lahirnya PPG di Umuslim tentunya dapat membantu pemerintah dalam menjalankan Undang-undang yang mengamanatkan kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

“Kompetensi guru yang dimaksud terdiri atas kompetensi pedagogik, sosial, kepribadian dan profesional yang diperoleh dari pendidikan profesi,” jelas Amiruddin.

Acara penyerahan SK tersebut turut dihadiri Sekretaris, Pejabat Eselon III dan Eselon IV dalam lingkup LLDikti Wilayah XIII Aceh, Perwakilan Pengurus Yayasan Almuslim Peusangan, Dekan FKIP dan Ketua PPG Umuslim. (REL)