Tiga Terdakwa Bagi-bagi Rice Cooker Divonis 6 Bulan Penjara Masa Percobaan 1 Tahun, Jaksa Ajukan Banding

KABAR BIREUEN– Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bireuen memutuskan tiga terdakwa yaitu dua orang Caleg dari partai nasional, Ca dan M dan seorang keuchik F, masing-masing dengan hukuman selama 6 bulan penjara, masa percobaan selama 1 tahun serta denda Rp1.000.000, subsidair 15 hari kurungan.

Pada persidangan di PN Bireuen, Senin (26/2/2024), majelis hakim yang terdiri dari Hakim Ketua, Fuady Primaharsa S.H., M.H, didampingi Hakim Anggota, Muchsin Alfahrasi Nur, S.H dan Rahmi Warni, S.H, setelah menilai beberapa pertimbangan, memutuskan terdakwa CA dan M telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Pemilu sebagaimana dakwaan Penuntut Umum.

Sementara Majelis Hakim persidangan terhadap terdakwa F, terdiri dari Hakim Ketua, Rangga Lukita Desnata S.H., M.H didampingi M. Luthfan Hadi Darus, S.H., M.H dan Rahmi Warni SH sebagai Hakim Anggota, selain memutus terdakwa F dengan hukuman selama 6  bulan penjara dengan masa percobaan selama 1 tahun, serta denda Rp1.000.000,  subsidair 15 hari kurungan, juga memutus hukuman tambahan.

Terdakwa F yang merupakan keuchik salah satu desa di Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, dihukum membuat klarifikasi di papan pengumuman Desa bahwa rice cooker yang telah diserahkan kepada masyarakat merupakan bantuan negara bukan bantuan caleg, dalam waktu 3×24 jam.

Majelis Hakim PN Bireuen pada persidangan tersebut memutuskan barang bukti rice cooker dikembalikan kepada penerima, kartu nama caleg dimusnahkan.

Sedangkan buku yasin bersampul foto caleg dan flash disk berisikan video tetap terlampir dalam berkas perkara.

Atas vonis majelis hakim tersebut, ketiga terdakwa menyatakan sikap menerima putusan. sedangkan JPU menyatakan banding. Sebab, sebelumnya JPU menuntut tiga terdakwa 6 bulan penjara dan denda Rp20 juta untuk Ca dan M dan denda Rp10 juta terhadap terdakwa F.

Sebelum majelis hakim membacakan vonis dalam rangkaian persidangan hari ini, ketiga terdakwa melalui Penasehat Hukumnya, Masri Gandara, SH, MH, dalam Pembelaan (Pledoi) mengharapkan agar majelis hakim membebaskan para terdakwa dari segala tuntutan hukum.

Terkait permohonan ketiga terdakwa kepada majelis hakim, JPU yang diketuai Deddi Maryadi, S.H.,M.H (Kasi Pidum) menanggapinya dan menyatakan, perbuatan para terdakwa sangat bertentangan dengan aturan. Khususnya, UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Dalam undang-undang dimaksud disebutkan, dilarang memberikan uang atau materi lainnya untuk mengarahkan masyarakat memilih peserta Pemilu tertentu.

Perbuatan ketiga terdakwa adalah perbuatan yang telah mencederai rasa keadilan dalam masyarakat, yang mana pada saat kampanye ketiga terdakwa membagikan rice cooker dan mengarahkan masyarakat untuk memilih Caleg tertentu.

“Tentunya perbuatan ini dapat merusak mental masyarakat yang selalu dibiasakan diberikan sesuatu barang untuk mempengaruhi pilihan mereka, sehingga hilangnya objektifitas dalam menentukan pilihan,” sebut Deddi Maryadi. (Ihkwati)

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Pemkab Bireuen Tegaskan Penanganan Pascabencana Dilakukan Bertahap, Tak Ada yang Dianaktirikan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Akhir-akhir ini muncul narasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen yang digawangi oleh H. Mukhlis-Razuardi, pilih kasih dalam melakukan penanganan pascabencana hidrometeorologi yang melanda...

Bupati Bireuen Tinjau Normalisasi Krueng Leubu, Kerahkan Dua Ekskavator Bantuan Kemendagri

0
KABAR BIREUEN, Gandapura-Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST, meninjau langsung pekerjaan normalisasi Krueng Leubu di Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Senin (26/10/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan...

Operasi Patuh Seulawah 2026 Digelar 26 Oktober hingga 8 November

0
‎KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Latif Usman memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026 di Lapangan Mapolda Aceh, Senin,...

Keuchik Marwan Desak Transparansi Pengelolaan Wakaf Yayasan Almuslim Peusangan: Jangan Korbankan Amanah Wakaf demi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng – Keuchik Pante Baro Kumbang, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Marwan, S.H., mendesak pengelola Yayasan Almuslim Peusangan membuka laporan pengelolaan...

Dihadiri Wakil Bupati, Kapolres Bireuen Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kepolisian Resor (Polres) Bireuen melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi “Operasi Patuh Seulawah 2026” di Lapangan Hijau 97...

KABAR POPULER

Warga Panteu Breuh Makmur Ditemukan Meninggal Tenggelam di Mon Jambe Gandapura

0
KABAR BIREUEN - Gandapura, Muhammad Khalidin (15), warga Gampong Panteu Breuh, Kecamatan Makmur, ditemukan meninggal setelah tenggelam di kuala Gampong Mon Jambe, Kecamatan Gandapura,...

Demi Menjaga Amanah Wakaf, Keuchik Ulee Ceue Desak Audit Independen Yayasan Almuslim Peusangan.

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Keuchik Ulee Ceue, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Azwani, mendesak agar persoalan Yayasan Almuslim Peusangan diselesaikan secara transparan melalui pemeriksaan keuangan...

Keuchik Marwan Desak Transparansi Pengelolaan Wakaf Yayasan Almuslim Peusangan: Jangan Korbankan Amanah Wakaf demi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng – Keuchik Pante Baro Kumbang, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Marwan, S.H., mendesak pengelola Yayasan Almuslim Peusangan membuka laporan pengelolaan...

Target Awal November Mulai Tanam Padi, Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, SE., MM., meninjau progres pekerjaan rehabilitasi sawah di sejumlah lokasi di Kabupaten...

Rehabilitasi Puskesmas Mon Keulayu Bireuen Capai 90 Persen

0
Satgas PRR Aceh berkoordinasi dengan Pemkab Bireuen untuk mempercepat pemulihan infrastruktur, fasilitas pendidikan, lahan pertanian dan hunian tetap pascabencana. KABAR BIREUEN, Bireuen — Rehabilitasi Puskesmas...