KABAR BIREUEN, Bireuen – Muhammad Afgan dan Nazla Asyifa resmi dinobatkan sebagai Agam dan Inong Kabupaten Bireuen 2026 dalam Malam Penganugerahan Penobatan Agam Inong Kabupaten Bireuen yang berlangsung di Aula Ballroom Hotel Fajar, Bireuen, Sabtu (4/7/2026) malam.
Wakil Bupati (Wabup) Bireuen, Ir. Razuardi, MT, yang membuka secara acara tersebut, meminta keduanya beserta para finalis menjadi duta wisata yang mampu memperkenalkan potensi Kabupaten Bireuen ke tingkat nasional hingga internasional.
Dalam sambutannya, Razuardi menyampaikan, gelar Agam dan Inong bukan sekadar penghargaan, tetapi amanah untuk menjadi wajah Kabupaten Bireuen dalam mempromosikan sektor pariwisata, kebudayaan, dan ekonomi kreatif.
“Kegiatan ini bukan sekadar ajang unjuk bakat atau kontes kecantikan semata. Ini adalah wadah strategis untuk menjaring putra-putri terbaik Bireuen yang memiliki kecerdasan, kepribadian luhur, dan penampilan yang representatif,” ujar Razuardi.

Ia berharap, Agam dan Inong Bireuen 2026 mampu menjadi agent of change sekaligus juru bicara daerah yang aktif memperkenalkan pesona “Kota Juang” kepada masyarakat luas, bahkan hingga ke mancanegara.
“Selamat kepada para pemenang. Jadikan momentum ini sebagai awal tanggung jawab besar untuk mengabdi kepada daerah. Mari bersama-sama memajukan pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Bireuen yang berdaya saing, berbudaya, dan berkelanjutan,” pesannya.
Ketua Panitia yang juga Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Diasporapar) Bireuen, Ira Shafira, SE., MM, menjelaskan, Pemilihan Agam Inong Bireuen 2026 diikuti 83 peserta yang terdiri atas 40 Agam dan 43 Inong.
Seluruh peserta menjalani serangkaian tahapan seleksi mulai dari administrasi, uji bakat, wawancara, karantina, hingga pembekalan yang berlangsung pada 30 Juni hingga 3 Juli 2026. Dari proses tersebut, terpilih 18 finalis atau sembilan pasang yang berhak tampil pada malam penobatan.

“Seluruh rangkaian kegiatan ini bertujuan memilih duta wisata yang memiliki wawasan kepariwisataan, kebudayaan, ekonomi kreatif, serta kemampuan komunikasi dan kepemimpinan sehingga mampu menjadi representasi generasi muda Bireuen dalam mempromosikan potensi daerah,” kata Ira.
Menurutnya, penilaian dilakukan dewan juri yang berasal dari berbagai bidang, meliputi pariwisata, kebudayaan, public speaking, psikologi, keagamaan, hingga kepemudaan.
Berdasarkan hasil penilaian tersebut, Muhammad Afgan berhasil meraih gelar Agam Bireuen 2026, sedangkan Nazla Asyifa dinobatkan sebagai Inong Bireuen 2026.

Selain menetapkan pasangan terbaik, dewan juri juga memilih pemenang pada sejumlah kategori khusus. Kategori Intelegensia diraih Aidil Ardiansyah dan Wilda Fitri, Kategori Ekonomi Kreatif dimenangkan Sulthan Zaki dan Zaratu Farsia Humaira, Kategori Entrepreneur diraih Muhammad Aizat Fahrozy, Kategori Berbakat dimenangkan Ziyadul Husni dan Mazaya Nurlatifah, sedangkan Kategori Terfavorit diraih Aqil Farda dan Anggie Nazwa Asyifa.
Rangkaian malam penobatan tersebut turut dimeriahkan dengan penampilan Tari Peumulia Jamee, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Aceh, Mars Bireuen, opening dance, parade para finalis, sesi tanya jawab tiga besar finalis, serta penyerahan sertifikat penghargaan kepada para sponsor dan pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Malam penobatan yang diselenggarakan Disporapa Kabupaten Bireuen itu, berlangsung meriah dan dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Bireuen, Ny. Sadriah Mukhlis, Ketua DPRK Bireuen, Juniadi, SH, unsur Forkopimda, para sponsor, komunitas, serta tamu undangan lainnya. (Hermanto)










