Selasa, 9 Juni 2026

Tiga DPO Penganiaya Anggota Polisi di Bekasi Dibekuk di Bireuen

KABAR BIREUEN-Tiga Daftar Pencarian Orang (DPO) tindak pidana penganiayaan terhadap anggota polisi di Bekasi, Jawa Barat berhasil diciduk anggota Opsnal Sat Reskrim dan Sat Intelkam Polres Bireuen.

Atas dasar surat DPO tersebut anggota Opsnal Sat Reskrim Polres Bireuen dan anggota Opsnal Sat Intelkam Polres Bireuen melakukan penyelidikan terhadap 3 orang pelaku tersebut.

Ketiganya kemudian berhasil ditangkap pada Minggu malam (18/11/2018) sekira pukul 22.00 WIB, di tempat tukang pangkas rambut yang berada di Desa Cot Batee, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen, saat sedang minum kopi.

Penjelasan itu disampaikan Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK,M.Si didampingi Kasat Reskrim Polres Bireuen Iptu Eko Rendi Oktama SH kepada wartawan dalam konferensi pers di Mapolres Bireuen, Selasa (20/11/2018).

Ketiga DPO tersebut Raja (23), Reza (19) dan Agung (28) secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau tindak pidana penganiayaan.

Dua tersangka yaitu Raja dan Reza merupakan adik abang berasal dari Bireuen, sementara satu tersangka lainnya, Agung, beralamat di Jakarta Timur.

“Penganiayaan itu dilakukan terhadap anggota kepolisian yang berdinas di Polsek Bekasi Kota, Polres Metro Bekasi Kota yaitu Ipda Kabul Priono, S.Kom, Bripka Muhammad Solihin (anggota polisi), dan Bripda Arif Prabowo (anggota polisi),” sebutnya.

Kronologis kejadian, pada Kamis, 1 November 2018 pukul 19.15 WIB di toko obat 2, di Jalan Bintara 11 RT.002/005 Kelurahan Bintara Kecamatan Bekasi Barat Kota bekasi, tersangka Dominggus H Walapole alias Billy (telah ditangkap), Agung (DPO), Andre (DPO), Damon (DPO), Michel Subitmel (DPO), Raja (DPO), Atek (DPO) dan Reza (DPO), memukuli korban dengan menggunakan tangan dan kaki yaitu menendang korban serta melempar batu ke arah kepala korban.

Sehingga menyebabkan ketiga polisi tersebut mengalami memar dan luka-luka.

Setelah melakukan perbuatan tersebut para pelaku Reza melarikan diri ke rumah saudaranya di Kelurahan Tambun Bekasi Barat, lalu bersembunyi di rumah saudaranya selama 10 hari.

Selanjutnya pada 12 November 2018 tersangka pulang melalui jalur udara (naik pesawat) menuju Aceh, rumah orang tuanya  di Desa Cot Batee, Kecamatan Kuala, Bireuen.

Sedangkan tersangka Raja dan Agung melarikan diri ke Solo dan mereka bersembuyi di rumah kontrakan adik tersangka Michel Subitmel selama 10 hari.

Kemudian pada 13 November 2018 sekira pukul 10.00. WIB, kedua tersangka melarikan diri ke Aceh melalui jalur darat selama perjalanan 5 hari dengan menggunakan angkutan umum.

Sesampainya di Terminal Kota Bireuen keduanya lalu pulang ke rumah orang tua tersangka Raja di Desa Cot Batee.

Ketiga tersangka tersebut, sebut kapolres, akan diterbangkan hari ini melalui Bandara Malikusaaleh ke Bekasi.

“Tersangka dikenai Pasal 170 KUHPidana, Barang siapa yang dimuka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau benda, dihukum penjara selama-lamanya lima tahun enam bulan,” sebutnya.

Tersangka Raja kepada wartawan saat konferensi pers tersebut menyebutkan, penganiayaan itu berawal saat polisi datang menggerebek toko obatnya yang menjual Tramadol.  (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

APH Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana SPP Eks PNPM Kecamatan Jangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Aparat Penegak Hukum (APH) diminta dapat menuntaskan perkara dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPP) eks Program Nasional...

Hadapi Tantangan Kampus, Dekan Fakultas Teknik Umuslim Ajak Sivitas Akademika Tingkatkan Kualitas Diri

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Dekan Fakultas Teknik Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, Dr. Muhammad Yanis, S.T., M.T., mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan berbagai tantangan...

Antusiasme Tinggi, Seleksi Pemain PSSB Bireuen U-13 Dibanjiri Peserta dari Tiga Daerah

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Antusiasme tinggi masyarakat terhadap kebangkitan PSSB Bireuen kembali terlihat. Hari pertama seleksi pemain PSSB Bireuen U-13 yang dipusatkan di...

Abu Dahlan Sarankan Pemkab Bireuen Selesaikan Pembangunan Gedung DPRK 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Mantan anggota DPRK Bireuen Fraksi Partai Aceh, Dahlan ZA, menyarankan Bupati Bireuen mengalokasikan anggaran yang maksimal untuk merampungkan pembangunan gedung...

Fikom Umuslim Yudisium 70 Lulusan, Dekan Ingatkan Pentingnya Etika di Era Digital

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, meyudisium 70 lulusan Program Studi Informatika jenjang sarjana (S1) Tahun Akademik...

KABAR POPULER

APH Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana SPP Eks PNPM Kecamatan Jangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Aparat Penegak Hukum (APH) diminta dapat menuntaskan perkara dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPP) eks Program Nasional...

Abu Dahlan Sarankan Pemkab Bireuen Selesaikan Pembangunan Gedung DPRK 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Mantan anggota DPRK Bireuen Fraksi Partai Aceh, Dahlan ZA, menyarankan Bupati Bireuen mengalokasikan anggaran yang maksimal untuk merampungkan pembangunan gedung...

Antusiasme Tinggi, Seleksi Pemain PSSB Bireuen U-13 Dibanjiri Peserta dari Tiga Daerah

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Antusiasme tinggi masyarakat terhadap kebangkitan PSSB Bireuen kembali terlihat. Hari pertama seleksi pemain PSSB Bireuen U-13 yang dipusatkan di...

Hadapi Tantangan Kampus, Dekan Fakultas Teknik Umuslim Ajak Sivitas Akademika Tingkatkan Kualitas Diri

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Dekan Fakultas Teknik Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, Dr. Muhammad Yanis, S.T., M.T., mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan berbagai tantangan...

Fikom Umuslim Yudisium 70 Lulusan, Dekan Ingatkan Pentingnya Etika di Era Digital

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, meyudisium 70 lulusan Program Studi Informatika jenjang sarjana (S1) Tahun Akademik...