KABAR BIREUEN –  Setiap kaum muslim yang beriman baik ditempatnya masing-masing maupun dalam perjalanan tetap melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.

Memasuki waktu shalat dhuhur warga kota Bireuen dan sekitarnya melaksanakan shalat berjamaah dhuhur di Masjid Agung Sultan Jeumpa, Meunasah Kulah Batee, Mesjid Al Amin Desa Pulo Ara dan Meunasah Kota Bireuen.

Diantara jamaah usai melaksanakan shalat dhuhur berjamaah di Meunasah Kota Bireuen yang sedang melaksanakan ibadah puasa istirahat tidur sejenak di Meunasah Kota Bireuen untuk memelihara puasanya.

Mesjid Agung Sultan Jeumpa, Mesjid Al Amin Pulo Ara, Meunasah Kulah Batee dan Meunasah Kota Bireuen yang nama asalnya “Meunasah Padang” letaknya di pusat Kota Bireuen sangat mudah dijangkau kaum muslimin dan muslimat untuk melaksanakan ibadah shalat.

Tidak banyak orang mengetahui bahwa Meunasah Kota Bireuen asal namanya ” Meunasah Padang”.

Menurut riwayat orang tua-tua negeri Jeumpa Bireuen, nama Meunasah Padang karena meunasah tersebut dibangun oleh para pedagang berasal dari Padang (Sumatera Barat)  hijrah ke Bireuen di zaman kemerdekaan tempo doeloe.  Sekarang namanya Meunasah Kota Bireuen. (H.AR Djuli).