KABAR BIREUEN – Takbir, tasbih, tahmid dan tahlil mengumandang menyambut Idul Fitri sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kita kepada Allah SWT merayakan hari  kemenangan umat Islam setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan sebulan penuh.

Takbir sebagai pengakuan atas kebesaran dan keagungan Allah SWT atas karunia-Nya kita berhari raya Idul Fitri merayakan sebuah momentum kemenangan dan kebahagiaan berkat limpahan rahmat dan magfirah-Nya.

Demikian antara lain Drs Tgk Sri Darmawan Hamid, Ketua MPU Aceh Besar yang bertindak sebagai khatib shalat Idul Fitri 1439 hijriah di Masjid Agung Sultan Jeumpa Bireuen Jumat (15/6/2018).

Dikatakan, Ramadhan untuk mendidik mental manusia dalam melaksanakan ibadah mendapat ridha Allah SWT menjadi orang-orang yang bertaqwa.

Semua cobaan telah kita lalui dengan selamat, selama 12 jam kali 30 hari mulai terbit fajar hingga terbenam matahari makanan dan sesuatu yang halal menjadi haram di hari Ramadfhan.

Ramadhan diibaratkan sebagai madrasah  untuik membina disiplin beribadah umat muslim termasuk para pemimpin.

Tgk Sri Darmawan, juga mengmukakan tentang ciri-ciri amal  ibadah Ramadhan yang tidak diterima Allah antara lain, orang yang durhaka kepada orang tua belum dimaafkan, isteri durhaka kepada suami belum dimaafkan masih bertengkar antara suami isteri dan orang-orang yang memutuskan hubungan silaturrahmi.

Sementara  ciri-ciri amal ibadah Ranmadhan yang diterima Allah, orang-orang yang bersedekah dibulan Ramnadhan maupun bulan-bulan lainnya.

Dikatakan, hidup di alam kubur sangat gelap, dengan bersedekah akan menjadi lampu penerangan didalam kubur dan amal ibadah Ramadhan yang diterima Allah orang-orang  pemaaf tidak dendam

“Seiring telah  berlalunya Ramadhan, merupakan bulan ampunan  yang telah kita laksanakan sebulan penuh banyak pelajaran hukum, hikmah, fahidah, fadhilah yang dapat kita petik sebagai bekal dalam mengharungi kehidupan dan berdoa kepada Allah dapat bertemu kembali dengan Ranadhan yang akan datang,” jelasnya.

Shalat Ied 1 Syawal 1439 hijriah di Masjid bAgung Sultan Jeumpa yang diimami Tgk Ridwan Abdullah turut dihadiri Bupati Bireuen H Saifannur S Sos, Wakil Bupati DR H Muzakkar A Gani SH, M Si, Sekda Ir Zulkifli,SP, Dandim0111/Bireuen Letkol Inf Amrul Huda,SE,MM, MSc  unsur Forkopimda,

Kedis Syari’at Islam H Jufliwan,SH, MM, Imam Bersar Masjid Agung Drs Tgk Jamaluddin Idris,serta ribuan kaum muslimin dan muslimat kota Bireuen dan sekitarnya. (H.AR Djuli).

 

 

BAGIKAN