KABAR BIREUEN – Ramadhan merupakan satu-satunya bulan yang namanya disebut dalam kita suci Al Quran memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh bulan-bulan lain.

Tgk Muhammad Hafiq,S Sy penceramah Tim 1 Ramadhan Pemkab Bireuen dalam menyampaikan tausiah Ramadhan di Masjid Jamik Tgk Mukaddin Gampong Meunasah krueng, Kecamatan Peudada Senin malam (26/4/2021).

Dikatakannya, keistimewaan-kistimewaan bulan Ramadhan didalamnya diturunkan Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia di berbagai macam mengenai petunjuk itu, serta pemisah antara yang benar dan yang salah.

Dikatakan, dalam kitab Al Hayadi diterangkan bahwa lembaran-lembaran (Shuhuf) Nabi Ibrahim As. Diturunkan pada malam Ramadhan, Kitab Taurat Nabi Musa As diturunkan 700 tahun setelah shuhuf Nabi Ibrahim As pada malam 6 Ramadhan.

Kitab Zabur Nabi Daud diturunkan 500 tahun setelah kitab Taurat malam ke-12 Ramadhan,Kitab Injil Nabi Isa As diturunkan 1200 tahun setelah kitab Zabur pada malam 18 Ramadhan.

Dan kitab suci Al Quran yang dibawa Nabi Muhammad SAW melalui perantaraan Malaikat Jibril diturunkan 6020 tahun setelah kitab Injil pada malam 27 Ramadhan.

Pendapat Ibnu Ishaq dalam kitab Sirah bahwa malam Nuzulul Quran atau malam diturunkan Al Quranul Qarim pada malam 17 Ramadhan. Merayakan malam 17 Ramadhan berarti merayakan malam Nuzulul Quran.

Al Quran  yang berisi 30 Juz,114 surat dan 6666 ayat diturunkan Allah untuk memberi petunjuk kepada jalan yang lurus serta memberi kabar gembira bagi orang-orang mukmin yang mengerjakan amal shaleh.

Keistimewaan lain bulan Ramadhan didalamnya telah mewajibkan orang-orang yang beriman untuk berpuasa sebulan penuh.

Perintah itu mulai ditetapkan tahun kedua hijriah. Puasa Ramadhan termasuk ibadah wajib rukun Islam keempat.

Didalam bulan Ramadhan diturunkan Allah malam “ Lailatul Qadar” suatu malam yang sangat bernilai tinggi lebih mulai dari 1000 bulan.

Lailatul Qadar malam yang diturunkan ayat pertama Al Quranul Qarim kepada Nabi Besar Muhammad SAW sekaligus malam pengukuhan bagi beliau sebagai pengemban risalah Allah berupa tugas suci menyebarluaskan ajaran Islam kepada ummat manusia.

Pada malam Al Qadar ribuan malaikat turun berdoa dan mengumandangkan permnohonan ampun kepada Allah untuk manusia. Wajar sekali pada malam diturunkan Al Quran yang berisi ajaran seluruh aspek kehidupan manusia di dunia dan akhirat.

Dikemukakan, shalatTarawih adalah shalat Qiyam tidak dijumpai pada malam-malam lain kecuali malam Ramadhan. Shalat sunat Tarawih mengandung banyak kebaikan.

Pada malam Ramadhan para malaikat diturunkan kebumi melasanakan shalat Tarawih berjamaah bersama anak Adam. Barang siapa yang tersentuh oleh mereka, berarti mereka telah mendapat kebahagiaan yang tidak menderita  bersusaha atau celaka untuk selamanya.

Jika bulan Ramadhan tiba pintu-pintu langit dibuka oleh Allah, pintu jahanam ditutup serta iblis-iblis dibelenggu.

“Keutamaan Ramadhan sebagai penebus dosa maka sepantasnya di Bulan Ramadhan dimanfaatkan untuk bertaubat atas segala dosa,” harap Tgk  Tgk Muhammad Hafiq. (H.AR Djuli).