KABAR BIREUEN – Pembangunan Gedung Serbaguna Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen masih belum selesai, pasalnya sampai saat ini dibiarkan terbengkalai dan belum bisa difungsikan.

Syeh Mulyadi, tokoh masyarakat Gandapura kepada Kabar Bireuen, Rabu (12/2/2020) mengatakan, keberadaan gedung yang dibangun sekira tahun 2018 dipinggir jalan negara Medan Banda Aceh, Desa Keude Lapang ini belum siap karena masih ada bagian bangunan yang belum diplester, kemudian akses jalan menuju ke pintu samping tidak ada.

“Masyarakat sangat membutuhkan karena Banyak kegiatan yang bisa dilakukan di gedung ini, seperti latihan seni, pentas seni Musrenbang, kegiatan kepemudaan juga lomba pendidikan,” jelasnya.

Menurut Syeh Mulyadi selama ini sejumlah kegiatan masyarakat Gandapura dipusatkan di Balai Desa yang berada di samping kantor camat,namun karena kondisi bangunan tersebut sudah lapuk dimakan usia juga kapasitas muatan orangpun terbatas.

“Maka untuk menyelesaikan pembangunan gedung serbaguna ini menjadi sifatnya segera dan menjadi tanggung jawab pemerintah Bireuen,” sebut Syeh Mulyadi.

Terkait hal itu, Camat Gandapura, Ibrahim S.Sos yang dikonfirmasi media juga mengharapkan segera mungkin dilengkapi berupa pemasangan pavling blox dihalaman, turap teras samping kanan dan kiri serta mobiler.

“Fasilitas Balai Desa sudah sangat sempit untuk acara skala besar , untuk itu kami sangat berharap gedung serbaguna segera bisa digunakan,” ujar Camat Ibrahim.

Menyikapi kebutuhan ini, anggota DPRK Bireuen Partai Nasdem, Ir.M.Yusuf Adam mendesak pemerintah Bireuen supaya dapat memprioritaskan penyelesaian pengerjaan yang belum beres pada tahun ini juga.

“Kami mendesak pemerintah Bireuen agar menyelesaikan pekerjaan yang belum sempurna pada tahun 2020 ini,” kata M.Yusuf. (Faisal Ali)