KABAR BIREUEN, Peusangan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas PUPR setempat langsung menangani tanggul irigasi Pante Lhong di BPL 6 Ulee Matang, Gampong Matang Sagoe, Kecamatan Peusangan yang jebol dihantam banjir pada Jumat, 24 Oktober 2025.
Amatan Kabar Bireuen di lokasi, Sabtu (25/10/2025), tanggul irigasi, pintu sadap dan gorong-gorong yang rusak mulai ditangani secara darurat. Satu unit alat berat excavator dan dua dump truk dikerahkan ke lokasi sejak pagi.
Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST kepada wartawan mengatakan, saluran irigasi Pante Lhong di Matang Sagoe yang rusak langsung diperbaiki.
“Saluran (tanggul) irigasi yang jebol kemarin langsung kita perbaiki hari ini. Ditangani darurat dulu, karena sekarang lagi musim tanam, jangan sampai gagal tanam dan gagal panen,” kata Bupati Mukhlis.
Sebut orang nomor satu di Kabupaten Bireuen ini, ketahanan pangan adalah program prioritas Presiden Prabowo. “Pemerintah daerah wajib mendukung dan menyukseskannya,” sebut Bupati Mukhlis.
Sementara Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bireuen, Ir Fadhli Amir, ST MT yang dihubungi Kabar Bireuen melalui telepon selulernya, mengungkapkan, tanggul irigasi Pante Lhong di BPL 6 Ulee Matang yang jebol akibat banjir adalah infrastruktur di bawah Kementerian Pekerjaan Umum.
“Itu (irigasi) di bawah kewenangan pusat. Karena sebagian sawah di Kecamatan Peusangan dan Jangka akan mulai masa tanam, maka diperbaiki secara darurat dulu sesuai arahan Bapak Bupati dan pihak Balai (Balai Wilayah Sungai),” katanya.
Menurut Fadhli Amir, jika tidak segera ditangani, kerusakan akan berdampak terputusnya aliran air irigasi ke sawah di enam desa, Matang Sagoe, Matang Mesjid, Matang Cot Paseh, Krueng Deu, Karieng dan Linggong. (Rizanur)











