KABAR BIREUEN– SMP IT Muhammadiyah Bireuen melaksanakan kegiatan donor darah sekaligus pelantikan organisasi siswa lainnya.

Kegiatan ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen serta Unit Tranfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Umum Fauziah Bireuen, Selasa (26/10/2021).

“Ada beberapa agenda acara yang dilaksanakan hari ini, mulai dari penampilan siswa serta pelantikan beberapa organisasi siswa yaitu Palang Merah Remaja (PMR), SITPALA(Sekolah Islam Terpadu Pencinta Alam), Redaksi serta Sanggar Ceudah Lagoina,” ungkap Ketua Panitia, Rikha Purnama Sari, S.Pd.

Melalui berbagai macam organisasi yang terbentuk, siswa SMP IT Muhammadiyah dapat mengembanggakan kreatifitas serta jiwa kepemimpinan dalam sebuah lembaga.

“Dengan adanya organisasi ini, siswa mampu mengapresiasikan ide serta hal-hal yang ingin mereka ketahui. Baik pengalaman baru serta mendapatkan ilmu yang bukan hanya ada di pembelajaran di kelas saja” tambah Rikha.

Dia juga berharap bahwa dengan adanya pembentukan organisasi seperti ini, mampu mengangkat mutu sekolah walaupun sekolahnya masih baru dan belum terkenal seperti sekolah lainnya.

Sementara itu, Kepala SMPIT Muhammadiyah Bireuen, M. Hanif, S. Pd. dalam kata sambutannya mengatakan, kegiatan seperti ini adalah kegiatan yang sangat di tunggu sesuai dengan motto sekolah yaitu “Shaleh, Mandiri, Berpretasi, dan Bersosial Tinggi.

Pihaknya ingin menunjukkan atau mengajarkan pada anak-anak bahwa bagaimana seharusnya berjiwa sosial tinggi.

“Dengan memberikan setetes darah kepada orang lain merupakan bantuan sosial yang sangat bermanfaat, apalagi data yang di terima dari UTD masih sering kekurangan darah terutama golongan dara A dan B,” tegas Hanif.

Hanif juga menjelaskan selain sekolah ini mempunyai program Tahfidz, dengan terbentuknya organisasi ini siswa dapat berkembang dalam bidang kesehatan, pencinta alam, berkarya melalui tulisan serta berekspresi melalui kreatifitas.

Rizki Dalsiva, S.Pd. I. MA, selaku direktur memberikan motivasi pada siswa untuk terus menjadi siswa yang berkompeten dibidang kreatifitas serta ia juga mengapreasikan SMP IT Muhbir yang terus bergerak dan berkembang dalam pendidikan serta kegiatan lainnya.

Jamaluddin, yang membuka kegiatan serta perwakilan dari PMI Kabupaten Bireuen memberikan semangat pada anak-anak.

“Sekolah ini merupakan sekian sekolah yang telah membentuk PMR di Kabupaten Bireuen,” katanya.

Jamaluddin menambahkan semoga pandemi cepat berlalu sehingga anak-anak kedepannya mendapatkan pembinaan di tingkat kabupaten serta bisa meningkatkan karakter siswa dalam berorganisasi.

Kegiatan ini diakhiri dengan kegiatan Best Motivator (BeMo) yang disampaikan oleh Al-Akhyar dari PMI Bireuen.

BeMo ini bertujuan untuk memberikan motivasi pada seluruh siswa SMP IT Muhammadiyah Bireun.(Nurul Izzati/Jurnalis Warga)