Selasa, 9 Juni 2026

Saat Hendak Menyerang Polisi, Peluru Senpi Abu Razak Macet

KABAR BIREUEN – Menurut Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan, SIK., M.Si, saat disergap polisi di kawasan Keudee Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, Kamis petang (19/9/2019) kemarin, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Tun Sri Muhammad Azrul Mukminin Al-Kahar alias Abu Razak, sempat memberikan perlawanan dengan menggunakan senjata api (senpi) laras panjang.

Namun, peluru senpi AK 56 yang digunakannya macet, sehingga tidak meledak. Saat itulah, polisi melumpuhkan (menembaki) Abu Razak bersama rekan-rekannya.

“Begitu keluar dari mobil, AR (Abu Razak) hendak menyerang polisi dan mengokang senpi, tapi pelurunya ket (macet). Tim Satgas KKB langsung memberikan tindakan penegakan hukum tegas dan mengenai lengannya. Dia masih berusaha mengokang senpi lagi, tapi sudah tak sanggup lagi,” jelas Gugun Hardi Gunawan dalam konferensi pers dengan wartawan di Mapolres Bireuen, Jumat (20/9/2019).

Dalam penegakan hukum tersebut, sebut Gugun, Abu Razak bersama Z alias Wan Ompong dan H alias Toke Ham, meninggal dunia. Seorang rekan mereka, Wan Neraka, dalam kondisi kritis terkena tembakan. Sedangkan seorang lagi, Muhammad Taufik, selamat dan tidak terkena tembakan sedikit pun.

Kemudian, jasad ketiga orang yang meninggal tersebut diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing. Sementara Wan Neraka yang dalam kondisi kritis, dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Aceh. Sedangkan Taufik dibawa ke Polres Bireuen untuk menjalani pemeriksaan.

Foto: Kabar Bireuen / Suryadi

“Taufik tidak terkena tembakan, karena dia tidak keluar dari mobil. Posisi duduknya di bagian belakang. Saat kejadian, Taufik langsung tiarap di balik ban serep mobil. Makanya, dia tidak tahu bagaimana kejadiannya,” ungkap Kapolres yang didampingi Kasatreskrim, Iptu Rezki Kholiddiansyah, SIK.

Menurut Gugun, sebelumnya Tim Satgas KKB sudah tiga hari mengintai kelompok Abu Razak Cs. Sampai kemudian pada Kamis kemarin, diketahui keberadaan mereka di kawasan Buket Ceurana, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen.

Tim tersebut pun langsung memburunya ke sana. Diketahui kemudian, mereka sudah bergerak ke arah barat dengan menggunakan mobil melalui Jalan Medan-Banda Aceh.

Lalu, mereka diburu dan berhasil dipepet di kawasan Keudee Trienggadeng, Pidie Jaya. Karena diduga berusaha melawan petugas, mereka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas. Akibatnya, dari lima orang dalam mobil tersebut, tiga meninggal, satu kritis dan satu lagi selamat.

Dalam konferensi pers tadi, Taufik ikut dihadirkan dengan mengenakan pakaian tahanan orange. Selain itu, juga diperlihatkan sejumlah barang bukti (BB) milik kelompok Abu Razak Cs. (Suryadi)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

APH Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana SPP Eks PNPM Kecamatan Jangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Aparat Penegak Hukum (APH) diminta dapat menuntaskan perkara dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPP) eks Program Nasional...

Hadapi Tantangan Kampus, Dekan Fakultas Teknik Umuslim Ajak Sivitas Akademika Tingkatkan Kualitas Diri

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Dekan Fakultas Teknik Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, Dr. Muhammad Yanis, S.T., M.T., mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan berbagai tantangan...

Antusiasme Tinggi, Seleksi Pemain PSSB Bireuen U-13 Dibanjiri Peserta dari Tiga Daerah

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Antusiasme tinggi masyarakat terhadap kebangkitan PSSB Bireuen kembali terlihat. Hari pertama seleksi pemain PSSB Bireuen U-13 yang dipusatkan di...

Abu Dahlan Sarankan Pemkab Bireuen Selesaikan Pembangunan Gedung DPRK 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Mantan anggota DPRK Bireuen Fraksi Partai Aceh, Dahlan ZA, menyarankan Bupati Bireuen mengalokasikan anggaran yang maksimal untuk merampungkan pembangunan gedung...

Fikom Umuslim Yudisium 70 Lulusan, Dekan Ingatkan Pentingnya Etika di Era Digital

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, meyudisium 70 lulusan Program Studi Informatika jenjang sarjana (S1) Tahun Akademik...

KABAR POPULER

APH Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana SPP Eks PNPM Kecamatan Jangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Aparat Penegak Hukum (APH) diminta dapat menuntaskan perkara dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPP) eks Program Nasional...

Abu Dahlan Sarankan Pemkab Bireuen Selesaikan Pembangunan Gedung DPRK 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Mantan anggota DPRK Bireuen Fraksi Partai Aceh, Dahlan ZA, menyarankan Bupati Bireuen mengalokasikan anggaran yang maksimal untuk merampungkan pembangunan gedung...

Antusiasme Tinggi, Seleksi Pemain PSSB Bireuen U-13 Dibanjiri Peserta dari Tiga Daerah

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Antusiasme tinggi masyarakat terhadap kebangkitan PSSB Bireuen kembali terlihat. Hari pertama seleksi pemain PSSB Bireuen U-13 yang dipusatkan di...

Hadapi Tantangan Kampus, Dekan Fakultas Teknik Umuslim Ajak Sivitas Akademika Tingkatkan Kualitas Diri

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Dekan Fakultas Teknik Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, Dr. Muhammad Yanis, S.T., M.T., mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan berbagai tantangan...

Fikom Umuslim Yudisium 70 Lulusan, Dekan Ingatkan Pentingnya Etika di Era Digital

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, meyudisium 70 lulusan Program Studi Informatika jenjang sarjana (S1) Tahun Akademik...