Saat Hendak Menyerang Polisi, Peluru Senpi Abu Razak Macet

KABAR BIREUEN – Menurut Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan, SIK., M.Si, saat disergap polisi di kawasan Keudee Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, Kamis petang (19/9/2019) kemarin, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Tun Sri Muhammad Azrul Mukminin Al-Kahar alias Abu Razak, sempat memberikan perlawanan dengan menggunakan senjata api (senpi) laras panjang.

Namun, peluru senpi AK 56 yang digunakannya macet, sehingga tidak meledak. Saat itulah, polisi melumpuhkan (menembaki) Abu Razak bersama rekan-rekannya.

“Begitu keluar dari mobil, AR (Abu Razak) hendak menyerang polisi dan mengokang senpi, tapi pelurunya ket (macet). Tim Satgas KKB langsung memberikan tindakan penegakan hukum tegas dan mengenai lengannya. Dia masih berusaha mengokang senpi lagi, tapi sudah tak sanggup lagi,” jelas Gugun Hardi Gunawan dalam konferensi pers dengan wartawan di Mapolres Bireuen, Jumat (20/9/2019).

Dalam penegakan hukum tersebut, sebut Gugun, Abu Razak bersama Z alias Wan Ompong dan H alias Toke Ham, meninggal dunia. Seorang rekan mereka, Wan Neraka, dalam kondisi kritis terkena tembakan. Sedangkan seorang lagi, Muhammad Taufik, selamat dan tidak terkena tembakan sedikit pun.

Kemudian, jasad ketiga orang yang meninggal tersebut diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing. Sementara Wan Neraka yang dalam kondisi kritis, dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Aceh. Sedangkan Taufik dibawa ke Polres Bireuen untuk menjalani pemeriksaan.

Foto: Kabar Bireuen / Suryadi

“Taufik tidak terkena tembakan, karena dia tidak keluar dari mobil. Posisi duduknya di bagian belakang. Saat kejadian, Taufik langsung tiarap di balik ban serep mobil. Makanya, dia tidak tahu bagaimana kejadiannya,” ungkap Kapolres yang didampingi Kasatreskrim, Iptu Rezki Kholiddiansyah, SIK.

Menurut Gugun, sebelumnya Tim Satgas KKB sudah tiga hari mengintai kelompok Abu Razak Cs. Sampai kemudian pada Kamis kemarin, diketahui keberadaan mereka di kawasan Buket Ceurana, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen.

Tim tersebut pun langsung memburunya ke sana. Diketahui kemudian, mereka sudah bergerak ke arah barat dengan menggunakan mobil melalui Jalan Medan-Banda Aceh.

Lalu, mereka diburu dan berhasil dipepet di kawasan Keudee Trienggadeng, Pidie Jaya. Karena diduga berusaha melawan petugas, mereka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas. Akibatnya, dari lima orang dalam mobil tersebut, tiga meninggal, satu kritis dan satu lagi selamat.

Dalam konferensi pers tadi, Taufik ikut dihadirkan dengan mengenakan pakaian tahanan orange. Selain itu, juga diperlihatkan sejumlah barang bukti (BB) milik kelompok Abu Razak Cs. (Suryadi)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Perkuat Literasi Penghulu, APRI Aceh Gelar Webinar Penulisan Feature Secara Virtual

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Aceh menggelar Webinar Penulisan Feature bagi penghulu untuk memperkuat Literasi Kepenghuluan...

Diapresiasi Bupati Mukhlis, KKP dan Pemerintah Aceh Bantu Pembangunan 256 Rumah Perebusan Garam untuk...

0
KABAR BIREUEN, Jeunieb-Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., mengapresiasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI serta Pemerintah Aceh atas dukungan bantuan pembangunan 256 unit rumah...

Hak Suara Diabaikan, Keuchik Alue Buya Pasie Tolak Hasil Mubes X Yayasan Almuslim Peusangan:...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Keuchik Alue Buya Pasie, Kecamatan Jangka, M. Diah, S.T., secara tegas menolak hasil Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan Almuslim Peusangan...

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kemendagri Bantu Tiga Pompa Portable untuk Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Pidie Jaya – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menerima bantuan tiga unit mesin pompa portable dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendukung penanganan...

RSUD dr Fauziah Bireuen Terima 628 Kunjungan Pasien Cuci Darah Perbulan 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen, perbulan menerima 628 kunjungan pasien cuci darah (hemodialisis) rutin. Hal itu disampaikan Direktur...

KABAR POPULER

Hasil Musyawarah Almuslim X Dipersoalkan, Keuchik Pante Gajah Soroti Dugaan Pelanggaran AD/ART

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Keuchik Pante Gajah, Kecamatan Peusangan, Fatlar Ruhadi, menyatakan menolak hasil Musyawarah Almuslim X Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Universitas...

Hak Suara Diabaikan, Keuchik Alue Buya Pasie Tolak Hasil Mubes X Yayasan Almuslim Peusangan:...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Keuchik Alue Buya Pasie, Kecamatan Jangka, M. Diah, S.T., secara tegas menolak hasil Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan Almuslim Peusangan...

Kembali Jadi Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan, Ceulangiek Ajak Masyarakat Bersatu Majukan Pendidikan

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Rusyidi Mukhtar atau yang akrab disapa Ceulangiek, kembali jadi Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan periode 2026–2031. Anggota DPRA itu terpilih...

Wabup Razuardi Buka Konsultasi Publik II Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(PUPR) Bireuen melaksanakan Konsultasi Publik II Penyusunan Rencana Detail Tata...

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kemendagri Bantu Tiga Pompa Portable untuk Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Pidie Jaya – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menerima bantuan tiga unit mesin pompa portable dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendukung penanganan...