Selasa, 16 Juni 2026

Ratusan Keluarga Napi dan Tahanan Banjiri Rutan Bireuen

KABAR BIREUEN- Sejak hari meugang pertama (20/8/2018) hingga hari keempat Lebaran Idul Adha ratusan keluarga narapidana dan tahanan banjiri Rutan Bireuen.

Para pengunjung Rutan Bireuen terdiri dari orang tua, isteri, anak, abang, adik keluarga para napi dan tahanan yang masih menjalani hukuman di Rutan Bireuen.

Plh Kepala Cabang Rutan Bireuen Fauzi,SH menjelaskan hal itu menjawab pertanyaan Kabar Bireuen di ruang kerjanya Sabtu (25/8/2018).

Dikatakan, setiap hari meugang dan hari raya merupakan hari ritual yang sangat penting bagi masyarakat Aceh.

Karena itu sejak hari meugang pertama, pimpinan Rutan beserta seluruh petugas di hari baik bulan baik memberikan pelayanan terbaik bagi keluarga napi dan tahanan, untuk mengunjungi napi dan tahanan keluarganya yang masih menjalani hukuman di Rutan Bireuen.

Dihari megang pertama pihak Rutan memasak daging megang di dapur umum alakadarnya untuk memenuhi tradisi hari meugang bagi masyarakat Aceh.

Pelayanan terhadap para keluarga napi dan tahanan yang mengunjungi para napi dan tahanan Rutan Bireuen terdiri dari isteri, anak, orang tua mulai pagi hari hingga pukul 17.00 WIB tanpa mengabaikan peraturan dan ketentuan-ketentuan bagi para keluarga yang berkunjung.

Hingga Sabtu (25/8-2018), sebut Fauzi, penghuni Rutan Bireuen tak pernah surut sudah over kapasitas mencapai 347 orang, terdiri dari Napi 271 orang, tahanan 76 orang, napi wanita 7 orang dan tahanan wanita  satu orang.

Kapasitas Cabang Rutan Bireuen 80 orang, yang ditampung sekarang sudah over kapasitas mencapai 347 orang sehingga kondisi kamar tempat tidup napi dan tahanan sudah seperti ikan pepes.

“Ruangan kamar tidur yang trsedia hanya untuk 80 orang sudah sangat kekurangan, pihak pimpinan Rutan terpaksa memakai ruang musalla, teras musalla Rutan, ruang tamu, sebagai tempat tidur narapidana dan tahanan pria,” ungkap Fauzi.

Ditempat terpisah, Kabar Bireuen yang berbincang-bincang dengan salah seorang napi Tgk Suhaimi yang menjalani hukuman empat tahun mengatakan, sudah hampir empat tahun dia menjalani hukuman di Rutan Bireuen, pihak Pemkab Bireuen maupun DPRK setempat tidak pernah memberikan daging meugang dan daging qurban untuk para napi dan tahanan dimasak di dapur umum Rutan.

Dikatakan, penghuni binaan Rutan Bireuen adalah warga Bireuen yang sangat miskin dalam berbagai kebutuhan selama menjalani hukuman.

Konon lagi di Hari Raya Idul Qurban para penghuni Rutan yang berjumlah 347 orang, seharusnya mendapat 3 orang sapi qurban, baik dari Pemkab Bireuen, DPRK untuk penghuni Rutan.

Jangankan 3 ekor sapi qurban satu kilo daging qurbanpun selama empat tahun dia menjalani hukuman belum pernah menikmati daging qurban dari Pemkab dan DPRK Bireuen.

“Puluhan ekor sapi yang disembelih di Bireuen banyak mendapat bagian bagi orang-orang yang berada bukan fakir miskin, sehingga penyaluran daging qurban masih banyak yang tidak tepat sasaran,” ujar Tgk Suhaimi. (H.AR Djuli)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

UNIKI Gelar Student Global Preneur Academy di Lhokseumawe, Bekali Mahasiswa Literasi Keimigrasian dan Jiwa...

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) terus memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan global melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk...

Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Bireuen Serukan Semangat Hijrah dan Muhasabah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar zikir bersama dan tausiah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi di...

Terjunkan 445 Petugas, Pemkab Bireuen dan BPS Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26), dengan menerjunkan sebanyak...

Reses Yah Fud di Peudada, Warga Minta Perbaikan Irigasi yang Rusak Akibat Banjir

0
KABAR BIREUEN, Peudada – Kerusakan jaringan irigasi akibat banjir dan longsor yang menyebabkan petani gagal menggarap sawah selama beberapa tahun terakhir menjadi aspirasi utama...

Tingkatkan Kompetensi, Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo

0
KABAR BIREUEN, Jakarta—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo melalui platform Skillhub dalam ekosistem SIAPkerja. Program ini menjadi bagian dari upaya...

KABAR POPULER

Terjunkan 445 Petugas, Pemkab Bireuen dan BPS Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26), dengan menerjunkan sebanyak...

Reses Yah Fud di Peudada, Warga Minta Perbaikan Irigasi yang Rusak Akibat Banjir

0
KABAR BIREUEN, Peudada – Kerusakan jaringan irigasi akibat banjir dan longsor yang menyebabkan petani gagal menggarap sawah selama beberapa tahun terakhir menjadi aspirasi utama...

Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Bireuen Serukan Semangat Hijrah dan Muhasabah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar zikir bersama dan tausiah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi di...

Dikunjungi Direktorat Jenderal Perkebunan Republik Indonesia, Pabrik Kelapa di Bireuen

0
KABAR BIREUEN -  Direktur Tanaman Semusim dan Rempah, Direktorat Jenderal Perkebunan Republik Indonesia Dr, Ir. Agus Wahyudi, MM serta rombongan berkunjung ke pabrik berbahan...

UNIKI Gelar Student Global Preneur Academy di Lhokseumawe, Bekali Mahasiswa Literasi Keimigrasian dan Jiwa...

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) terus memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan global melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk...