Selasa, 21 April 2026

Ratusan Keluarga Napi dan Tahanan Banjiri Rutan Bireuen

KABAR BIREUEN- Sejak hari meugang pertama (20/8/2018) hingga hari keempat Lebaran Idul Adha ratusan keluarga narapidana dan tahanan banjiri Rutan Bireuen.

Para pengunjung Rutan Bireuen terdiri dari orang tua, isteri, anak, abang, adik keluarga para napi dan tahanan yang masih menjalani hukuman di Rutan Bireuen.

Plh Kepala Cabang Rutan Bireuen Fauzi,SH menjelaskan hal itu menjawab pertanyaan Kabar Bireuen di ruang kerjanya Sabtu (25/8/2018).

Dikatakan, setiap hari meugang dan hari raya merupakan hari ritual yang sangat penting bagi masyarakat Aceh.

Karena itu sejak hari meugang pertama, pimpinan Rutan beserta seluruh petugas di hari baik bulan baik memberikan pelayanan terbaik bagi keluarga napi dan tahanan, untuk mengunjungi napi dan tahanan keluarganya yang masih menjalani hukuman di Rutan Bireuen.

Dihari megang pertama pihak Rutan memasak daging megang di dapur umum alakadarnya untuk memenuhi tradisi hari meugang bagi masyarakat Aceh.

Pelayanan terhadap para keluarga napi dan tahanan yang mengunjungi para napi dan tahanan Rutan Bireuen terdiri dari isteri, anak, orang tua mulai pagi hari hingga pukul 17.00 WIB tanpa mengabaikan peraturan dan ketentuan-ketentuan bagi para keluarga yang berkunjung.

Hingga Sabtu (25/8-2018), sebut Fauzi, penghuni Rutan Bireuen tak pernah surut sudah over kapasitas mencapai 347 orang, terdiri dari Napi 271 orang, tahanan 76 orang, napi wanita 7 orang dan tahanan wanita  satu orang.

Kapasitas Cabang Rutan Bireuen 80 orang, yang ditampung sekarang sudah over kapasitas mencapai 347 orang sehingga kondisi kamar tempat tidup napi dan tahanan sudah seperti ikan pepes.

“Ruangan kamar tidur yang trsedia hanya untuk 80 orang sudah sangat kekurangan, pihak pimpinan Rutan terpaksa memakai ruang musalla, teras musalla Rutan, ruang tamu, sebagai tempat tidur narapidana dan tahanan pria,” ungkap Fauzi.

Ditempat terpisah, Kabar Bireuen yang berbincang-bincang dengan salah seorang napi Tgk Suhaimi yang menjalani hukuman empat tahun mengatakan, sudah hampir empat tahun dia menjalani hukuman di Rutan Bireuen, pihak Pemkab Bireuen maupun DPRK setempat tidak pernah memberikan daging meugang dan daging qurban untuk para napi dan tahanan dimasak di dapur umum Rutan.

Dikatakan, penghuni binaan Rutan Bireuen adalah warga Bireuen yang sangat miskin dalam berbagai kebutuhan selama menjalani hukuman.

Konon lagi di Hari Raya Idul Qurban para penghuni Rutan yang berjumlah 347 orang, seharusnya mendapat 3 orang sapi qurban, baik dari Pemkab Bireuen, DPRK untuk penghuni Rutan.

Jangankan 3 ekor sapi qurban satu kilo daging qurbanpun selama empat tahun dia menjalani hukuman belum pernah menikmati daging qurban dari Pemkab dan DPRK Bireuen.

“Puluhan ekor sapi yang disembelih di Bireuen banyak mendapat bagian bagi orang-orang yang berada bukan fakir miskin, sehingga penyaluran daging qurban masih banyak yang tidak tepat sasaran,” ujar Tgk Suhaimi. (H.AR Djuli)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Jasa Raharja dan Satlantas Polres Bireuen Gelar Pelatihan PPGD dan Keselamatan Berlalu Lintas di...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Dalam upaya meningkatkan kesadaran serta keterampilan masyarakat dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja bersama Satlantas Polres Bireuen menggelar...

KAHMI Bireuen Harap Alokasi Dana TKD Bireuen Harus Tepat Sasaran dan Akuntabel

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Koordinator Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Daerah (MD KAHMI) Bireuen, Asnawi, berharap agar tambahan anggaran Transfer Ke Daerah (TKD)...

Polri dan Kementerian Haji Bentuk Satgas Gabungan, Atasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Ilegal

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Polri bersama Kementerian Haji resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Haji dan Umrah ilegal sebagai langkah tegas dalam melindungi masyarakat...

Tiga Puskesmas di Bireuen Dapat Ambulans Baru, Fokus Penanganan Gawat Darurat

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menerima bantuan tiga unit ambulans dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) untuk memperkuat layanan kegawatdaruratan...

Lantik Ismunandar sebagai Sekda, Bupati Bireuen: Sudah Sesuai Prosedur dan Ketentuan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan Ismunandar, S.T., M.T., sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Bireuen, dalam sebuah...

KABAR POPULER

Lantik Ismunandar sebagai Sekda, Bupati Bireuen: Sudah Sesuai Prosedur dan Ketentuan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan Ismunandar, S.T., M.T., sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Bireuen, dalam sebuah...

Tiga Puskesmas di Bireuen Dapat Ambulans Baru, Fokus Penanganan Gawat Darurat

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menerima bantuan tiga unit ambulans dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) untuk memperkuat layanan kegawatdaruratan...

Rayakan HUT ke-9, Kabar Bireuen Perkuat Komitmen Indepedensi dan Profesionalisme

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Media lokal Kabar Bireuen menggelar syukuran dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-9, yang berlangsung di salah satu kafe di Kabupaten...

KAHMI Bireuen Harap Alokasi Dana TKD Bireuen Harus Tepat Sasaran dan Akuntabel

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Koordinator Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Daerah (MD KAHMI) Bireuen, Asnawi, berharap agar tambahan anggaran Transfer Ke Daerah (TKD)...

Zamzami Dilantik Jadi Asisten III, Munawar Kadis Syariat Islam Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen kembali melakukan mutasi dan pelantikan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) dalam rangka pengisian jabatan yang kosong serta penyegaran...