KABAR BIREUEN– Kepala Kejaksaan Negeri Bireuen Munawal Hadi, S.H.,M.H turun ke lapangan untuk meninjau secara langsung pembangunan di Desa Geulanggang Gampong, Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen, Kamis (30/11/2023).
Dalam tinjauan tersebut, Kajari didampingi Kepala Seksi Intelijen Kejari Bireuen Abdi Fikri, S.H.,M.H., Inspektur Pembantu (Irban) Wil. IV Inspektorat Bireuen Fazlullah, S.T., Kabid Pemerintahan Kemukiman dan Gampong DPMGPKB Kabupaten Bireuen Juliadi, S.E, Camat Kota Juang Musni Syahputra, SIP MEcDev, dan Keuchik Geulanggang Gampong.
Pembangunan Desa yang ditinjau oleh Kajari yakni Pembangunan Jalan Pertanian dengan nilai anggaran Rp188.361.000, dan Pembangunan Rumah Bantuan untuk Warga dengan nilai anggaran Rp53.000.000.
Kajari Munawal Hadi sangat menaruh perhatian dengan masyarakat desa karena dirinya meyakini, pembangunan yang sebenarnya harus dimulai dari desa kemudian dari desa lah yang dapat mendongkrak pembangunan Kecamatan hingga tingkat Kabupaten.
“Peninjauan lapangan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan program Desa Siaga Anti Korupsi yang telah secara resmi dibuka beberapa waktu yang lalu,” jelas Munawal Hadi.
Selanjutnya Kajari akan terus memantau desa-desa yang telah diresmikan sebagai Desa Siaga Anti Korupsi baik dalam hal pembangunan maupun hal-hal lain yang menjadi permasalahan di desa.
Sehingga desa-desa tersebut diharapkan akan menjadi fesa yang mandiri dan bebas dari permasalahan hukum.
“Sebagaimana harapan Bapak Jaksa Agung RI yang telah membentuk program “Jaksa Jaga Desa” kemudian kita ttindak lanjuti dengan melaksanakan kegiatan Desa Siaga Anti Korupsi yang dapat membantu dan berkontribusi kepada masyarakat desa,” sebutnya.
Program ini juga bertujuan menjadikan Kejaksaan lebih dekat dengan masyarakat dan kejaksaan juga mendorong pemerintah daerah agar bersama-sama terus bersinergi dalam membangun daerah.
“Selain itu, berkontribusi terhadap pelaksanaan pembangunan yang ada di desa sehingga dapat menekan angka korupsi dan meningkatkan kesadaran hukum di masyarakat,” pungkasnya. (Ihkwati)











