Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi

KABAR BIREUEN – Dalam rangka mencegah terjadinya krisis pangan di tengah pandemi Covid-19, para kepala daerah diharapkan melakukan kebijakan strategis.

Menyahuti ancaman krisis pangan di masa pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Bireuen telah menetapkan jadwal turun ke sawah Musim Tanam (MT) Gadu tahun 2020.

Jadwal turun ke sawah tersebut tertuang dalam surat Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani, SH MSi nomor 520/ 358/ 2020, tanggal 15 April 2020 perihal jadwal tanam di lahan sawah musim tanam gadu tahun 2020.

Dalam surat itu Plt Bupati Bireuen menyebutkan, bahwa penetapan jadwal turun ke sawah di tengah ancaman wabah Corona, dalam rangka menjaga stabilitas dan ketersediaan pangan nasional serta untuk mengantisipasi imbas dampak Covid-19.

Selain itu, juga hasil keputusan rapat koordinasi terbatas dengan dinas teknis, Ketua Keujruen Blang, Ketua KTNA Kabupaten Bireuen tentang penetapan jadwal turun ke sawah musim tanam gadu tahun 2020.

Untuk jadwal turun ke sawah MT Gadu tahun 2020 adalah sebagai berikut :

Kenduri blang/ gotong royong jadwalnya disesuaikan dengan keadaan setempat.

Kemudian pembersihan saluran jadwalnya juga disesuaikan dengan keadaan setempat.

Pembukaan pintu air dimulai 25 April 2020. Pengolahan tanah mulai 19 April – 12 Mei 2020.

Untuk semai benih mulai 13 Mei – 25 Mei 2020, dilanjutkan tanam sejak 2 Juni – 25 Juni 2020.

Penutupan pintu air akan dilakukan pertengahan september 2020. Sedangkan jadwal panen diperkirakan awal oktober 2020.

Sementara benih yang dianjurkan oleh Plt Bupati Bireuen Muzakkar A Gani adalah varietas Cibogo, Cigeulis, Ciherang, Mekongga, Inpari 32 HBD, Inpari 30 Ciherang Sub, Inpari 23 Bantul, Siliwangi Agritan, Mustajab, Situ Bagendit, Cibogo Bestari, Suluttan Unsrat dan Inpari Sidenuk.

“Kami harapkan kepada petani agar terhadap jadwal waktu yang telah ditetapkan supaya dipatuhi dan dilaksanakan, berhubung jaringan irigasi D.I Pante Lhong secara bersamaan tahun 2020 ini akan dilakukan rehabilitasi sesuai dengan surat Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera I No.SA0402/ Bws1/ 438 tanggal 13 April 2020,” tutup Plt Bupati Bireuen. (Rizanur/*)

BAGIKAN