KABAR BIREUEN – Sebanyak 97 mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan yang terdiri dari 20 laki-laki dan 77 perempuan, mengikuti pembekalan sebagai peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tematik Tahun 2021.
Pembekalan tersebut dibuka Rektor Umuslim Dr. Marwan, MPd, di Auditorium Academik Center (AAC) Ampon Chiek Peusangan, Kampus Umuslim, Rabu-Kamis (25-26/8/2021).
Dalam arahannya, Marwan menyampaikan, pelaksanaan program KKM Tematik 2021 ini, merupakan implementasi program hibah yang dilaksanakan Kemdikbudristek, melalui Hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PK-KM), Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKB) yang dimenangkan oleh dua Prodi di Umuslim.
Prodi yang memenangkan hibah tersebut adalah Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP dan Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian.
Marwan mengharapkan, agar mahasiswa harus menunjukkan kualitas saat di masyarakat. Jangan loyo, harus kerja keras membangun desa.
“Pantang mundur, di desa banyak potensi. Silakan transfer ilmu pengetahuan dan alih teknologi ke masyarakat desa,” ajak rektor.
Saat ini, kata dia, kalau orang berbicara tentang desa, langsung tergambar di desa itu orang miskin. Penyebabnya, karena ruang kelas pembelajaran dan perkuliahan selama ini masih kurang berperan untuk membangun desa.
“Sekarang silakan membangun desa dengan paradigma baru. Transfer Iptek dan pengetahuan baru. Jalankan program mahasiswa yang bermanfaat, agar bisa menjadi suatu budaya bagi masyarakat, saat mahasiswa meninggalkan desa nantinya,” ajak Marwan.
Di akhir sambutannya, dia juga mengharapkan peserta, agar dapat menjaga sopan santun, berakhlakul karimah, junjung tinggi adat istiadat dan syariat Islam, dalam bergaul selama di lokasi pengabdian.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana Pembekalan KKM Tematik, Drs. Syarkawi, M.Ed, melaporkan, kegiatan ini dilaksanakan selama 6 bulan (28 Agustus hingga 28 Pebruari 2022) yang bertemakan “Membangun Desa dan Mengajar di Desa”.
Dirincikannya, peserta dari Prodi PGSD sebanyak 57 mahasiswa yang ditempatkan di enam desa pada empat kecamatan. Terdiri dari Desa Meunasah Mesjid (Kecamatan Peudada), Alue Peuno (Kecamatan Peusangan), Teupin Raya, Cot Aneuk Batee, Kubu Raya (Kecamatan Peusangan Siblah Krueng) dan Glee Putoh (Kecamatan Kuta Blang).
Sedangkan 40 orang lagi mahasiswa Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian, ditempatkan di Desa Cot Jrat (ecamatan Kota Juang.
“Selama melaksanakan program ini, peserta akan didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Juga akan ada monitoring dan evaluasi (Monev) dari tim GKM dan TKMP,” jelas Syarkawi.
Pembukaan pembekalan tersebut dihadiri wakil rektor, dekan, dosen, kabiro, kabag di lingkup Umuslim dan Dosen Pembimbing Lapangan serta seluruh peserta, dengan tetap menerapkan prokes Covid-19. (Rel)










