Selasa, 13 Januari 2026

Peringati HAKI 2017, SPAK Bireuen Sosialisasi Anti Korupsi di Laut Jangka

KABAR BIREUEN- Gerakan “Saya, Perempuan Antikorupsi” (SPAK) yang dilahirkan pada 22 April 2014 di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berpartisipasi merayakan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia tahun 2017, Minggu (10/12/2017).

Kali ini SPAK mengusung tema “Jadilah Inspirasi! Mari Bersama Cegah Korupsi”

Selama tiga tahun lebih keberadaannya, gerakan SPAK telah menginspirasi banyak orang di 34 provinsi di Indonesia dan beberapa lembaga baik tingkat pusat maupun daerah.

Tujuannya untuk berubah menjadi pribadi yang antikorupsi atau menghilangkan praktek-praktek koruptif.

SPAK Bireuen, Provinsi Aceh ikut mengambil peran pada momentum HAKI 2017, yaitu sosialisasi anti korupsi kepada pengunjung tempat wisata di Laut Jangka.

Pengunjung diajak bermain game MAJO (lima jodoh), maksudnya mengenalkan tentang lima hal tentang korupsi (suap, gratifikasi, prilaku korupsi, money laundry, dan prilaku anti korupsi).

Kemudian dilanjutkan dengan pengunjung lainnya sosialisasi game TRATA (transparan, akuntabel, dan tepat guna), game mensosialisasikan tentang Undang- undang desa dan potensi penyelewangan dana desa.

Kelompok diskusi ini mayoritas adalah mahasiwa Universitas Gajah Putih, Takengon, Aceh Tengah yang sedang refreshing ke Bireuen.

Mereka mengaku sangat tertarik dengan sosialisasi semacam ini, sederhana namun penuh makna. Apalagi dilakukan di tempat wisata, memberikan aura positif saling menginspirasi untuk berjamaah mencegah korupsi.

Game SPAK dianggap adalah metode baru dengan menyesuaikan masa nya, karena setiap orang ingin dapat ilmu sambil bersantai. Agen SPAK dianggap mampu menularkan virus anti korupsi secara baik.

Agen SPAK Bireuen terdiri dari Nurmalis, Evi Syafiani, Ulya Maksum, Eka Rinika, Nurmulya Sapitri dan Dian Maya Maulida. Ikut juga berkontribusi Mutia Dewi dan M. Fadhil.

Kegiatan tersebut turut didukung lembaga anti rasuah lainnya di kabupaten Bireuen yaitu LSM Gabungan Solidaritas Anti Korupsi (GaSAK) dan Sekolah Rakyat Anti Korupsi (SeRAK).

Koordinator SPAK Bireuen, Murni M. Nasir menyebutkan, kegiatan yersebut bertujuan untuk terus semangat melebarkan nilai- nilai anti korupsi, negeri ini tidak boleh pesimis melihat kondisi yang semakin kronis.

Tapi meyakinkan bahwa perubahan melawan korupsi tidak hanya bisa dilakukan melalui penindakan.

“Melawan korupsi bisa dilakukan oleh siapa saja dan dimana saja. Gerakan ini membuktikan perubahan bisa terjadi karena adanya kemauan untuk berubah. Kemauan untuk berubah dari satu orang, menghasilkan perubahan yang kemudian menginspirasi orang lain hingga menjadi kekuatan bersama,” sebutnya.

Semua orang bisa berkontribusi untuk pencegahan korupsi di negeri ini, karena itu kini saatnya setiap orang menjadi inspirasi. Oleh karenanya JADILAH INSPIRASI! (REL)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejumlah anggota DPRK Bireuen ke gudang logistik Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata, bantuan...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Empat Mahasiswa UNIKI Jadi Relawan Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Komitmen generasi muda dalam memajukan pendidikan di daerah terpencil kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sebanyak...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...

KABAR POPULER

Bireuen Bangkit dari Reruntuhan Menuju Harapan

0
Oleh: M. Zubair, S.H.,M.H. Kadis Kominfo dan Persandian Kabupaten Bireuen TULISAN ini merupakan refleksi dari kegiatan peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir...

Muhammadiyah Bangun Hunian Darurat untuk Korban Banjir di Pante Lhong

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui Lazismu dan MDMC membangun 44 unit hunian darurat (hundar) untuk korban banjir dan tanah longsor...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...