KABAR BIREUEN – Berselang dua hari pasca meninggalnya Muhammad Aqila Sidqi (10) siswa kelas 3 SDIT Khairul Ummah warga Lapehan Mesjid akibat tenggelam di Pantai Pangah, Minggu (23/1/2022) lalu.
Kini, Makmur kembali berduka, Muhazzar Antoni (22) seorang pencari ikan warga Dusun Paya Puncong, Cot Kruet, Kecamatan Makmur ditemukan meninggal dunia dalam tambak ikan di Desa Lapang Barat, Kecamatan Gandapura, Selasa (25/1/2022) sekira pukul 20.30 WIB.
Menurut keterangan yang berhasil dihimpun Kabar Bireuen di lokasi kejadian, korban yang masih lajang ini sudah sering mencari ikan dan kepiting di areal tambak ikan yang berada sekitar 200 meter arah barat tempat wisata pantai cemara laut Lapang.
Seorang saksi mata, Zul Fauzan warga Lapang Barat mengatakan, saat itu selepas azan Isya dia melintas di lokasi menuju tambak miliknya.
Saksi melintas menggunakan senter sebagai penerang, tiba – tiba melihat ada benda terapung dalam tambak milik Aiyub warga setempat.
“Saat melintas dari tambak Aiyub saya kira batang kelapa, lalu saya pastikan lagi ternyata tubuh manusia,” terangnya.
Melihat kejadian itu, Zul Fauzan bergegas kembali untuk melapor kepada warga yang berada di sekitar tambak dan masyarakat lainnya serta ke Polsek Gandapura.
“Tidak lama kemudian polisi, PMI Gandapura dan masyarakat berdatangan ke lokasi kejadian,” jelasnya.
Setelah tim Polres Bireuen tiba di TKP, sekitar pukul 22.15 WIB korban di angkat dari tambak oleh relawan PMI bersama warga untuk di evakuasi ke puskesmas Gandapura disertai oleh porsonil polsek dan Polres Bireuen untuk di visum et repertum.
Kondisi korban saat dievakuasi lengkap dengan atribut mencari ikan, seperti senter masih lengkep di kepala dan tempat mengisi ikan juga tidak lepas di badannya.
Sesuai adat laut, selepas dari puskesmas, jenazah dibawa làgi menggunakan ambulance ke Desa Lapang Barat untuk di fardhu kifayahkan di meunasah.
Setelah itu baru diserahkan kepada keluarga dibawa pulang ke rumah duka untuk dikebumikan.(Faisal Ali)











