Senin, 29 Juni 2026

Pemerintah Gampong Mesjid Peudada Sosialisasikan Tentang Anak Berkebutuhan Khusus

KABAR BIREUEN – Pemerintah Gampong Mesjid, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, menggelar sosialisasi tentang Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) atau anak spesial.

Sosialisasi tersebut berlangsung di Meunasah Gampong Mesjid, Minggu (18/7/2021).

Keuchik Gampong Mesjid, Syarifuddin, SP., MSM mengatakan, sosialisasi tentang ABK ini untuk mewujudkan masyarakat yang ramah anak spesial.

Kata Keuchik Syarifuddin, pemahaman tentang keberadaan anak berkebutuhan khusus terhadap masyarakat, dan utamanya orang tua dan keluarga perlu ditingkatkan.

“Tujuannya, untuk mendukung terciptanya lingkungan yang ramah ABK atau anak spesial,” katanya.

Ditambahkannya, tidak dapat dipungkiri jika masih banyak masyarakat yang berpandangan negatif terhadap kehadiran anak berkebutuhan khusus. Bahkan masih ada penolakan dengan kehadirannya.

“Tidak hanya penolakan dari masyarakat dan lingkungan sekitar. Penolakan bahkan justru berasal dari lingkungan paling dekat dengan anak, yakni keluarga dan orang tua,” tandas Syarifuddin.

Sementara Rusdiyanti Mayasari, S.Psi dari Lembaga Askana Psikologi yang menyampaikan materi pada kegiatan tersebut memaparkan tentang ABK. Dijelaskannya, setiap anak, terutama ABK, merupakan anak yang spesial.

“Kenapa mereka spesial? Karena di samping kekurangan yang mereka miliki, mereka juga memiliki kelebihan. Tidak ada seorang anakpun yang dapat memilih ataupun meminta mereka untuk dilahirkan, ataupun memilih seperti apa mereka ke depannya, dan bagaimana mereka dilahirkan. Pada hakikatnya setiap anak adalah pemenang,” sebutnya.

Orang tua yang dianugerahi ABK, lanjutnya, merupakan orang tua luar biasa.

“Karena di sanalah kesabaran dan ketabahan mereka diuji. Umumnya anak berkebutuhan khusus tidak mengerti dan belum bisa mengontrol perilaku mereka seperti anak yang lain,” jelas Rusdiyanti.

Menurutnya, tahap kehamilan sangatlah penting untuk diperhatikan, karena pada tahap itu janin dibentuk. Oleh karena itu ibu hamil harus menghindari stress dan konsumsi obat obatan.

Rusdiyanti juga menjelaskan, pemakaian kosmetik yang berlebihan karena mercury dapat mempengaruhi perkembangan sel-sel janin yang berpotensi besar untuk menyebabkan anak memiliki kebutuhan khusus.

“Contohnya penyakit campak pada ibu hamil dapat melahirkan bayi yang berkebutuhan pendengaran,” ujar Rusdiyanti.

Anak berkebutuhan khusus, katanya, dapat dideteksi ketika berusia dari 0 – 3 tahun, baik dari segi tatapan matanya, genggaman tangannya dan fungsi motorik organnya.

Jenis ABK, kata Rusdiyanti lagi, dibagi menjadi lima jenis, yaitu Tunarungu (anak yang memiliki kebutuhan terhadap pendengarang, Tunadaksa (anak yang memiliki kebutuhan khusus pada fisik), Tunanetra (anak yang memiliki kebutuhan pada penglihatan), Tunagrahita (anak yang memiliki hambatan belajar) dan Autism (anak yang memiliki kebutuhan pada sosial emosi).

“Anak berkebutuhan khusus rata rata memiliki tingkat agresivitas tersendiri seperti perilaku, marah, memberontak dan lainnya sebagainya biasanya ini disebabkan oleh makanan,” jelasnya.

Ia menyarankan ABK untuk menghindari konsumsi makanan yang manis manis, mengandung penyedap dan flenol.

“Makanan yang mengandung flenol merupakan makanan yang ketika dikupas akan lebam seperti pisang, apel dan pir,” urainya.

Setiap ABK, tambahnya, memiliki emosi, perasaan dan juga mereka memiliki cita cita tersendiri. Tergantung bagaimana perhatian orang tua dalam mengarahkan dan fungsi pendidikan yang maksimal.

Saat ini ABK menjadi pusat perhatian dan mereka juga mampu mendapat pekerjaan yang sama seperti anak lainnya sesuai dengan kemampuan ABK itu sendiri.

“Perilaku ABK yang dirasa perlu dimodifikasi dapat diterapkan dengan terapi, terdapat berbagai macam terapi dalam modifikasi perilaku ABK, termasuk terapi ABA (Applied Behavior Therapi), terapi Neurofeedback, terapi wicara dan Sensori Integrasi,” terang Rusdiyanti.

Kegiatan yang dibiayai dengan APBG Tahun Anggaran 2021 ini, turut dihadiri perangkat gampong serta remaja setempat.

Pada kesempatan itu turut diserahkan cenderamata kepada dua ABK. (Rizanur)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Sekda Aceh dan PLN Pusat Bahas Prospek Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Aceh

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menghadiri pertemuan yang membahas prospek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Aceh bersama...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Menaker: Standar Kerja Layak Era Digital akan Jadi Acuan Penguatan Regulasi Ketenagakerjaan

0
KABAR BIREUEN, Majalengka – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan Konvensi Internasional Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) tentang kerja layak di era digital akan menjadi acuan dalam...

Menang Dramatis 4-3 atas Persas Sabang, PSSB Bireuen U-12 Raih Juara III Piala Presiden...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Tim PSSB Bireuen Junior Usia 12 Tahun (U-12) berhasil mengukir prestasi dengan meraih juara ketiga pada Festival Sepak Bola...

KABAR POPULER

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

Sudah Dua Bulan Diproses, Polres Bireuen Belum Tetapkan Status Hukum Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Zulfikar Muhammad, kuasa hukum M. Ilham bin Sakubat, wartawan wilayah liputan Bireuen, mendesak Polres Bireuen segera memberikan kepastian hukum atas...

Menang Dramatis 4-3 atas Persas Sabang, PSSB Bireuen U-12 Raih Juara III Piala Presiden...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Tim PSSB Bireuen Junior Usia 12 Tahun (U-12) berhasil mengukir prestasi dengan meraih juara ketiga pada Festival Sepak Bola...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...