Muazzinah Yacob: Ini Alternatif Action Kasus Tiga Bayi Kembar di Rutan Bireuen

KABAR BIREUEN-Dosen UIN Ar-Raniry Banda Aceh,  Muazzinah Yacob B.Sc, MAP, angkat bicara terkait  merebaknya pemberitaan penahanan Magfirah binti zakirsyah (27) bersama tiga bayi kembarnya dalam rutan Bireuen.

“Kejari Bireuen sah-sah saja menyampaikan, lembaga mereka tidak menahan tiga bayi itu, namun yang ditahan adalah ibunya, Tetapi dalam kondisi bayi masih membutuhkan ASI sehingga tidak bisa dipisahkan dengan ibunya,” sebutnya kepada Kabar Bieuen, Selasa (11/12/2018).

Akhirnya, mau tak mau, bayi -bayi tersebut juga turut mendekam dalam Rumah Tahanan Bireuen bersama ibunya. Apalagi saat dilakukan penahanan, tersangka baru menjalani proses persalinan hari ke lima.

Muazzinah menyampaikan, satu sisi bukan mendukung kasus yang ibu ini lakukan, bahwa yang salah tetap salah, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Namun di sisi lain, tersangka memiliki bayi kembar tiga yang masih sangat belia yang harus kita selamatkan apalagi bicara pemenuhan hak-hak bayi terkait dengan kesehatannya, pemberian ASI eksklusif yang harus diberikan oleh ibunya,” sebut aktivis perempuan asal Bireuen ini.

Sebagaimana Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menyebutkan, bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia menjamin kesejahteraan tiap-tiap warga negaranya, termasuk perlindungan terhadap hak anak yang merupakan hak asasi manusia.

Atas diberlakukan Undang-Undang ini, maka negara sudah membentuk Komisi Perlindungan Anak Indonesia dan sebagai alternative untuk korban 3 bayi tersebut mesti ditangani oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia.

“Untuk itu, Pemerintah Daerah harus menyediakan rumah aman agar korban tidak diperlakukan sama seperti tahanan lain, sehingga si ibu dan 3 orang bayinya lebih nyaman dalam merawatnya,” harapnya.

Kemudian, sebut Muazzinah,  adanya upaya penangguhan penahanan yang difasilitasi oleh Bagian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bireuen termasuk mendorong pihak keluarga agar ada yang bisa menangguhkan penahanan terhadap ibu bayi, sehingga tumbuh kembang ketiga bayi tersebut terjamin. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Realisasi Anggaran Tambahan TKD Aceh 2026 Capai Rp621,96 Miliar, Publik Dapat Pantau Langsung Lewat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Angka penyerapan dana Tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Aceh Tahun Anggaran 2026 terus bergerak naik. Hingga Jumat malam (16/10/2026)...

Harumkan Nama Aceh di Kancah Nasional, Dua Mahasiswa UNIKI Raih Juara III MTQMN UNP...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Dua mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) berhasil mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional dengan meraih Juara III pada ajang...

Tokoh Peusangan Raya Pertanyakan Isu Aset Wakaf Yayasan Almuslim Jadi Jaminan Uang Rp5 Miliar

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Para tokoh masyarakat Peusangan Raya, Kabupaten Bireuen mempertanyakan isu aset wakaf milik Yayasan Almuslim Peusangan dijadikan jaminan (agunan) bank untuk...

Kapolres Bireuen Subuh Keliling di Masjid Baitul Izzah, Ajak Masyarakat Cegah Narkoba, Bullying dan...

0
KABAR BIREUEN,Peusangan- Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., bersama PJU dan personel menggelar subuh keliling di Masjid Baitul Izzah, Gampong Cot Bada Tunong,...

Bupati Bireuen Kerahkan Ekskavator Normalisasi Irigasi Lueng Asan di Simpang Mamplam

0
KABAR BIREUEN, Simpang Mamplam– Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., meninjau kondisi irigasi Lueng Asan di Kemukiman Tiga, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Jumat...

KABAR POPULER

Tokoh Peusangan Raya Pertanyakan Isu Aset Wakaf Yayasan Almuslim Jadi Jaminan Uang Rp5 Miliar

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Para tokoh masyarakat Peusangan Raya, Kabupaten Bireuen mempertanyakan isu aset wakaf milik Yayasan Almuslim Peusangan dijadikan jaminan (agunan) bank untuk...

Gampong Tanjong Mesjid Juara Piala Kepemudaan Kemukiman GLP7 Cup 2026

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Tim Gampong Tanjong Mesjid, Kecamatan Peusangan, berhasil keluar sebagai juara pertama  turnamen sepak bola mini soccer Piala Kepemudaan Kemukiman GLP7...

Kalahkan Gandapura Lewat Adu Penalti, Jangka Juara Piala Bupati Bireuen 2026

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T, secara resmi menutup Kejuaraan Sepak Bola Antar Kecamatan Piala Bupati Bireuen 2026, dalam...

Tindak Lanjuti Usulan Bupati Mukhlis, Kemendagri Serahkan Lima Ekskavator untuk Penanganan Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menerima lima unit alat berat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendukung percepatan penanganan banjir, pengerukan...

Dua Prodi di Umuslim Raih Hibah PP-PTS 2026, Perkuat Laboratorium Digital dan Robotik

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Almuslim (Umuslim) kembali memperoleh dukungan pendanaan untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Dua program studinya, yakni Teknik Sipil dan Informatika,...