Rabu, 20 Mei 2026

Momentum Peringatan 19 Tahun MoU Helsinki di Bireuen, Refleksi Melangkah ke Arah yang Lebih Baik

KABAR BIREUEN, Bireuen – Sekda Bireuen Ir Ibrahim Ahmad. M.Si menghadiri kegiatan zikir, doa bersama dan tausiah, dalam rangka memperingati 19 tahun MoU Helsinki. (Hari Perdamaian Aceh ke-19) Tahun 2024.

Zikir akbar yang digelar Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Syariat Islam (DSI) Bireuen, dilaksanakan di Masjid Agung Sultan Jeumpa Bireuen, Kamis pagi (15/8/2024).

Kegiatan menghadirkan Dr. Tgk. Nazaruddin Abdullah, MA, (Rektor IAI Almuslim Aceh, Peusangan, Bireuen) sebagai penceramah.

Sekda Bireuen Ir Ibrahim Ahmad dalam sambutanya mengatakan, hari ini, 19 Tahun lalu, tepatnya tanggal 15 Agustus 2005, Pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) menandatangani MoU Helsinki, sebuah kesepakatan damai yang mengakhiri konflik bersenjata lebih 30 tahun di Aceh.

“Seperti kita tahu, MoU Helsinki tidak dicapai dengan mudah,” ujar Ibrahim Ahmad.

Dijelaskan, untuk mencapai kata sepakat pada perbedaan pandangan dalam melihat solusi penyelesaian konflik Aceh membutuhkan waktu berunding hingga lima putaran.

Sehingga menghasilkan kesepakatan Helsinki yaitu tentang Penyelenggaraan Pemerintah di Aceh, Hak Asasi Manusia, Amnesti dan Registrasi GAM ke dalam masyarakat.

Kemudian kesepakatan tentang Pengaturan Keamanan. Pembentukan Misi Monitoring Aceh. Penyelesaian Perselisihan. Perdamaian Aceh bukanlah akhir dari perjuangan, tapi awal dari peralihan perjuangan.

“Dari perjuangan bersenjata kepada perjuangan diplomasi dan perjuangan politik,” jelasnya.

Oleh karena itu, sangat penting dukungan terkuat dari semua pihak,serta mengesampingkan ego sektoral serta menghindarkan diri dari pelaku korup.

Sehingga berimbas positif bagi pembangunan dan upaya menurunkan angka kemiskinan di Bumi Serambi Mekah umumnya dan Khususnya di Kabupaten Bireuen.

“Maka kita akan bangkit menjadi daerah yang aman, maju dan makmur, sehingga perekonomian tidak hanya bergantung pada APBN, APBA dan APBD,” katanya.

Ini adalah cita-cita kita semua dan dia haqqulyaqin, jika bersatu dan dapat juga perhatian dari pemerintah pusat, Aceh atau Kabupaten Bireuen dapat dibangun sehingga Kabupaten Bireuen lebih baik kedepannya.

Dr. Tgk. Nazaruddin Abdullah, MA, (Rektor IAI Almuslim Aceh, Peusangan, Bireuen) sebagai penceramah pada kegiatan memperingati 19 tahun MoU Helsinki Tahun 2024, di Masjid Agung Sultan Jeumpa Bireuen, Kamis pagi 15/8/2024. (Foto Hermanto/Kabar Bireuen).

“Semoga dengan momentum peringatan 19 tahun  MoU Helsinki ini, dapat menjadi bahan refleksi untuk kita melangkah kearah yang lebih baik kedepan,” ucap Ibrahim Ahmad.

Pada kesempatan itu Sekda Ibrahim Ahmad juga menyampaikan seruan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bireuen kepada seluruh masyarakat.

Dalam seruan tersebut disebutkan dilarang menyediakan fasilitas Judi online dan sejenisnya, narkoba serta kegiatan yang melanggar Qanun Aceh No.6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Menghentikan aktifitas layanan jual beli 10 menit sebelum dan sesudah Shalat Magrib dan berpakaian lah sesuai busana muslim dan muslimah.

Dilarang malaksanakan Live Music dalam wilayah Kabupaten Bireuen dan.Kepada aparat keamanan, (TNI, POLRI, SATPOL PP dan WH) untuk dapat menindak para pihak-pihak yang melanggar ketentuan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ibrahim Ahmad mengingatkan kepada semuanya, saat ini akan memasuki tahun politik yakni tahapan pelaksanaan Pilkada serentak, Pemilihan Kepala Daerah, gubernur dan bupati/walikota.

“Untuk itu diimbau kepada semuanya untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan, walaupun kita berbeda pilihan dan pandangan,” pungkas Sekda Bireuen ini.

Sebelumnya Kepala DSI Bireuen, Jufliwan, S.H., M.M mengatakan MoU Helsinki merupakan tonggak penting dalam proses perdamaian di Aceh, yang membawa akhir dari konflik berkepanjangan dan memulai era baru rekonsiliasi dan pembangunan.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperingati pencapaian MoU Helsinki, mengingat kembali sejarah penting dan pencapaian perdamaian yang diperoleh melalui MoU Helsinki.

Kemudian, meningkatkan kesadaran, mengedukasi masyarakat tentang pentingnya perdamaian dan proses rekonsiliasi.

“Dan membangun komitmen: memperkuat komitmen semua pihak dalam menjaga perdamaian dan membangun Aceh yang lebih baik,” sebut Jufliwan.

Acara hari damai Aceh merupakan momentum penting untuk memperingati pencapaian perdamaian di Aceh.

“Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk mempromosikan perdamaian dan rekonsiliasi di Aceh,” harap Kepala DSI Bireuen. (Hermanto)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Ilham Sakubat Tolak Berdamai dengan Anderson, Proses Hukum Tetap Berlanjut

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kasus dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik melalui media sosial (medsos) yang menjerat Zarkasyi alias Anderson terus bergulir di Polres...

11 Atlet Kempo Bireuen Lolos ke PORA XV Aceh Jaya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Sebanyak 11 atlet Kempo Bireuen sukses lolos ke Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV di Aceh Jaya. Keberhasilan tersebut setelah 11...

Warga Berharap Bupati Bireuen Alokasikan Anggaran untuk Peningkatan Jalan Akses ke Lapangan Paya Kareung

0
KABAR BIREUEN, Bireuen, Warga Kabupaten Bireuen, khususnya peminat olahraga, mengharapkan Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST mengalokasikan anggaran untuk peningkatan jalan akses ke lapangan...

Ratusan Peserta Didik Ikuti FLS3N SD Tingkat Kabupaten Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ratusan peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) unjuk talenta di ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat...

PW APRI Aceh dan Humas Kemenag Aceh Gelar Webinar Penulisan Berita Online

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Guna memperkuat peran penghulu di bidang literasi, terutama penulisan berita di website organisasi, Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia...

KABAR POPULER

Lima Jabatan Tinggi Pratama dan 15 Administrator di Pemkab Bireuen Kosong, Ini Penyebabnya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Lima jabatan tinggi pratama (eselon II) dan 15 jabatan administrator (eselon III) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen saat ini...

Ilham Sakubat Tolak Berdamai dengan Anderson, Proses Hukum Tetap Berlanjut

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kasus dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik melalui media sosial (medsos) yang menjerat Zarkasyi alias Anderson terus bergulir di Polres...

Ratusan Peserta Didik Ikuti FLS3N SD Tingkat Kabupaten Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ratusan peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) unjuk talenta di ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat...

Pemkab Bireuen Gelar Pasar Murah Jelang Idul Adha, Ini Jadwal dan Lokasinya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Pemerintah Aceh menggelar pasar murah di 11 kecamatan. Pasar murah tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Raya...

Polda Aceh Klarifikasi Informasi Dugaan Penetapan Al-Farlaky Jadi Tersangka dalam Kasus Korupsi Beasiswa 2017

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Polda Aceh melalui Kabid Humas ,Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, SIK, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan di sejumlah media yang menyebutkan...