KABAR BIREUEN– Koordinator Presidium Forum Komunikasi Pemuda Mahasiswa Kabupaten Bireuen (Forkopmabir) DKI Jakarta, Agussalim berharap kepada Bupati Bireuen H. Saifannur, S.Sos untuk segera mengevaluasi kinerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bireuen.

Agussalim menilai, minimnya Dana Insentif Daerah (DID) yang diterima Bireuen kali ini tak terlepas dari efek Bappeda selaku Badan Perencanaan Pembangunan Daerah masih kurang cermat dalam menyusun program yang selaras.

“Kurang cermat dalam menyusun program untuk menciptakan dan meningkatkan pembangunan yang seimbang, terukur dan terintegrasi berdasarkan Syariat Islam, meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan, meningkatkan produktivitas dan daya saing daerah bidang ekonomi dan lain sebagainya seperti misi Bappeda Bireuen itu sendiri,” sebut Agussalim dalam rilisnya yang diterima Kabar Bireuen, Jumat malam (29/11/2019).

Sehingga, katanya, berakibat pada lemahnya capaian Kinerja yang tidak konsisten dengan Visi  dan Misi, Renstra, RPJM yang telah ditetapkan Pemerintah Daerah.

Seharusnya,sebutnya, Bappeda mengerti apa yang menjadi poin-poin untuk sinkronisasi perencanaan yang sesuai dengan visi, misi dari Pemerintah Daerah yang memiliki prospek kinerja baik yang dapat memenuhi kriteria utama dan kriteria kinerja sebagai penentu kelayakan penerima DID.

“WTP itu kan, baru hanya satu kriteria saja, sedangkan yang lain juga harus dipenuhi seperti Pelaksanaan e-government, dan/atau ketersediaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan lain sebagainya,” jelasnya.

Tak hanya itu, ia juga berharap kepada Bupati Bireuen H.Saifannur agar jangan cuma melihat kebutuhan daerah hari ini, hanya berfokus pada infrastruktur saja.

Masih ada hal-hal lain yang mestinya juga perlu untuk diseriusi, seperti pelayanan kesehatan yang baik, peningkatan kualitas pendidikan, serta beberapa hal lain yang dapat menunjang prestasi kinerja pemerintah.

Dikatakan Agussalim, menurunnya DID yang didapat itu dikarenakan kurangnya kinerja daerah yang dapat diandalkan, sehingga Bupati perlu segera melakukan evaluasi kinerja terutama Bappeda supaya tidak gagal paham.

“Saya yakin kalau dari lubuk hati yang paling dalam Bapak Bupati H. Saifannur,  mampu melakukan semua itu demi Bireuen tercinta, makanya kami berharap penuh untuk kedepannya agar lebih baik,” sebut pria yang akrab disapa Agsal tersebut.(Ihkwati)

BAGIKAN