Kondisi Media Sosial Dinilai Kebablasan, Sekda Aceh dan KPI Perkuat Pengawasan Ruang Digital

KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Pemerintah Aceh menilai, kondisi media sosial (medsos) di daerah tersebut telah berada pada titik mengkhawatirkan dan berpotensi merusak moral masyarakat serta tatanan sosial yang selama ini terjaga.

Kekhawatiran itu mendorong Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA, memimpin rapat koordinasi bersama Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh guna memperkuat pengawasan dan penegakan aturan di ruang digital.

Rapat koordinasi tersebut berlangsung di ruang rapat Sekda Aceh, Kamis (22/1/2026), dan dihadiri Ketua KPI Aceh Reza Fahlevi beserta jajaran komisioner, serta sejumlah pejabat Pemerintah Aceh. Pertemuan ini digelar sebagai upaya merespons perkembangan media sosial yang dinilai semakin tak terkendali.

BACA JUGA: Sekda Aceh Instruksikan Pemkab Bireuen Percepat Pendataan Rumah Korban Banjir

Turut mendampingi Sekda Aceh dalam rapat tersebut antara lain Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Kominsa) Aceh, Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Aceh, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, serta pejabat terkait lainnya.

Dalam arahannya, Sekda Aceh menegaskan, media sosial yang sejatinya berfungsi sebagai sarana edukasi, informasi, dan komunikasi positif, justru dalam banyak kasus berubah menjadi ruang penyebaran konten provokatif dan meresahkan. Konten-konten tersebut dinilai tidak sejalan dengan nilai-nilai kearifan lokal dan budaya masyarakat Aceh.

“Fenomena ini tidak bisa dibiarkan. Dampaknya sangat luas, mulai dari rusaknya moral generasi muda, meningkatnya konflik sosial, hingga melemahnya tatanan nilai yang selama ini dijaga masyarakat Aceh,” ujar M. Nasir.

BACA JUGA: Sekda Aceh: Lulusan UNIKI Harus Adaptif dan Inovatif di Era Perubahan

Rapat tersebut kemudian membahas mekanisme pengawasan terhadap konten media sosial dan penyiaran digital. KPI Aceh memaparkan peran dan kewenangannya dalam pengawasan siaran, sekaligus tantangan di era digital, ketika batas antara penyiaran konvensional dan konten media sosial semakin kabur.

Ketua KPI Aceh, Reza Fahlevi, menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga dalam menghadapi persoalan tersebut. Menurutnya, pengawasan tidak dapat dibebankan hanya kepada satu institusi, melainkan membutuhkan kerja sama antara KPI, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta partisipasi aktif masyarakat.

Selain pengawasan, rapat juga membahas aspek penegakan aturan dan pemberian sanksi terhadap pelanggaran di ruang digital. Pemerintah Aceh dan KPI Aceh sepakat perlunya kejelasan mekanisme penindakan agar setiap pelanggaran dapat ditangani secara terukur, adil, dan memberikan efek jera, demi menciptakan ruang digital yang lebih sehat dan beretika di Aceh. (Red)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Dari Ikrar Lamteh ke MoU Helsinki, Hokagata?

0
Oleh: Anwar (Cek Wan)* BULAN Agustus 2026 ini, angin perdamaian kembali berhembus membawa kita pada peringatan 21 tahun penandatanganan MoU Helsinki. Momen bersejarah ini bukan...

Dirut Bank Aceh Bekali Ribuan Mahasiswa Baru USK Melek Finansial, Waspadai Judol dan Pinjol

0
KABAR BIREUEN, ‎Banda Aceh – Bank Aceh terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat, khususnya generasi muda, melalui kegiatan edukasi dan komunikasi keuangan. ‎ ‎Komitmen...

Pemkab Bireuen Gelar Zikir dan Doa Bersama Peringati 21 Tahun Hari Damai Aceh

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Menyambut peringatan 21 Tahun Hari Damai Aceh (MoU Helsinki) Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Syariat Islam (DSI) menggelar...

Polres Bireuen Ikuti Apel Gabungan Bersama TNI Jelang Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 Tahun...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Polres Bireuen mengikuti apel gabungan bersama dengan Kodim 0111/Bireuen dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang peringatan Hari Damai Aceh Ke...

Fikom Umuslim dan Panwaslih Bireuen Kolaborasi, Mahasiswa Informatika Bakal Magang di Lembaga Pengawas Pemilu

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) memperkuat kolaborasi dengan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Bireuen melalui kerja sama di...

KABAR POPULER

Ratusan Warga Bireuen Akan Ikuti Zikir dan Doa Bersama di Masjid Baiturahman, Tuih Alkhair:...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Ratusan warga dari berbagai pelosok desa setiap kecamatan di wilayah Kabupaten Bireuen diperkirakan akan berangkat menuju Kota Banda Aceh untuk mengikuti  zikir...

Edukasi Ratusan Penyintas Bencana, Politeknik Pelayaran Malahayati Gelar KPM Berdampak di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh menggelar Kegiatan Pengabdian Masyarakat (KPM) Berdampak di Meuligoe Residen Cot Gapu, Bireuen, Rabu (12/8/2026) pagi. Kegiatan ini dilakukan...

Oknum Polisi yang Terlibat Peredaran Narkotika di Bireuen Dipecat, Ipda FJ Didemosi atas Insiden Tewasnya...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh—Oknum polisi berinisial RF (31) yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis cartridge atau vape getar yang mengandung etomidate di Kabupaten Bireuen...

Polres Bireuen Ikuti Apel Gabungan Bersama TNI Jelang Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 Tahun...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Polres Bireuen mengikuti apel gabungan bersama dengan Kodim 0111/Bireuen dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang peringatan Hari Damai Aceh Ke...

Pemkab Bireuen Gelar Zikir dan Doa Bersama Peringati 21 Tahun Hari Damai Aceh

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Menyambut peringatan 21 Tahun Hari Damai Aceh (MoU Helsinki) Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Syariat Islam (DSI) menggelar...