Sabtu, 17 Januari 2026

Masyarakat Minta Pembangunan Monumen Kota Juang Bireuen Dilanjutkan

KABAR BIREUEN – Bireuen sejak memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan RI dimasa revolusi 1945 dan agresi Belanda 1947-1948 sudah dikenal sebagai kota perjuangan.

Namun sudah 72 tahun Indonesia merdeka Kota Juang Bireuen masih terlupakan. Identitas Kota Juang sebagai menghargai jasa-jasa pahlawan pejuang dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan RI hingga saat ini belum dimiliki.

Demikian dikatakan Abu Bakar Amin (93), salah seorang pengurus Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Bireuen mantan anggota AURI Lapangan Terbang Iskandar Muda Teupin Mane Juli kepada Kabar Bireuen, Rabu (22/11/2017).

Dikatakannya, monumen Kota Juang Bireuen disarankan dibangun di pusat Kota Juang Bireuen, sebelah selatan Pendopo Bupati Bireuen yang di masa revolusi 1945 dan agresi Belanda 1947-1948 sebagai markas perjuangan Divisi X Komandemen Sumatera Langkat dan Tanah Karo di bawah pimpinan Panglima Kolonel Hoessein Joesoef.

Selain monumen Kota Juang, kata dia, juga perlu dibangun Meseum Kota Juang. Lokasinya, sangat tepat di samping Pendopo Bupati Bireuen. Memugar dan memperluas lokasi makam Kolonel Hoessein Joesoef dan Letda Ummi Salmah di di Desa Geulumpang Payong Kecamatan Jeumpa sebagai Taman Makam Pahlawan (TMP) Kabupaten Bireuen.

Menurut Abu Bakar Amin, hal ini sangat penting untuk melestarikan marwah Kota Juang Bireuen. Diharapkannya, Pemkab Bireuen memberikan bantuan kantor LVRI Kabupaten Bireuen serta dana operasional untuk memperjuangkan kelancaran kegiatan LVRI Kabupaten Bireuen.

“Untuk menghargai jasa-jasa pahlawan, agar menabalkan nama-nama pejuang sebagai nama jalan di Kota Juang Bireuen,” harapnya.

Sumber lain diperoleh Kabar Bireuen di masa Bupati Bireuen dijabat H Ruslan M Daud pada (27/1/2014) lalu, pernah mengatakan kepada wartawan, pihaknya sudah mendapat dana Rp1 miliar untuk membangun monumen Kota Juang.

Bahkan gambar konstruksinya sudah siap untuk dibangun. Namun, hingga akhir masa jabatan H Ruslan M Daud, monumen tersebut belum juga terwujud. Hendaknya, rencana itu bisa dilanjutkan Bupati Bireuen sekarang. Melestarikan marwah Kota Juang hendaknya menjadi prioritas utama eksekutif dan legislatif Kabupaten Bireuen.

Ketua DPRK Bireuen, Ridwan Muhamamad SE, MSi yang ditemui Kabar Bireuen di ruang kerjanya mengatakan, pihaknya menanggapi serius terhadap pengadaan kantor LVRI, pembangunan TMP, pembangunan monumen, museum Kota Juang, dan pemberian nama jalan dengan menabalkan nama para pejuang Bireuen untuk menghargai jasa perjuangannya. (Abu Iskandar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

MIN 12 Bireuen Peringati Isra Mikraj, Momentum Penguatan Iman dan Akhlak

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 12 Bireuen antusias mengikuti peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi...

Tempuh Akses Sulit, Relawan Mapala ALASKA Umuslim Dampingi Pendidikan Anak Korban Bencana di Pengungsian

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Di tengah keterbatasan akses dan rusaknya infrastruktur pascabencana banjir dan tanah longsor, relawan Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan...

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

PC APRI Aceh Selatan dan Aceh Barat Daya Dikukuhkan, Ketua PW: APRI Harus Bermanfaat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Aceh kembali melaksanakan agenda pengukuhan Pengurus Cabang (PC) APRI di...

KABAR POPULER

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

PMI Bireuen Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen salurkan bantuan perlengkapan sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Kamis (15/1/2026). Bantuan...

Camat Peusangan: Korban Banjir di Pante Lhong Tidak Butuh Huntara

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Warga korban banjir dan tanah longsor di Gampong (Desa) Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, tidak membutuhkan hunian sementara (huntara). Hal...

Peringati Isra Miraj di Tengah Bencana, Pemkab Bireuen Ajak Warga Perkuat Shalat dan Ketakwaan

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di tengah suasana keprihatinan akibat bencana...