Kamis, 9 Juli 2026

Masyarakat Minta Pembangunan Monumen Kota Juang Bireuen Dilanjutkan

KABAR BIREUEN – Bireuen sejak memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan RI dimasa revolusi 1945 dan agresi Belanda 1947-1948 sudah dikenal sebagai kota perjuangan.

Namun sudah 72 tahun Indonesia merdeka Kota Juang Bireuen masih terlupakan. Identitas Kota Juang sebagai menghargai jasa-jasa pahlawan pejuang dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan RI hingga saat ini belum dimiliki.

Demikian dikatakan Abu Bakar Amin (93), salah seorang pengurus Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Bireuen mantan anggota AURI Lapangan Terbang Iskandar Muda Teupin Mane Juli kepada Kabar Bireuen, Rabu (22/11/2017).

Dikatakannya, monumen Kota Juang Bireuen disarankan dibangun di pusat Kota Juang Bireuen, sebelah selatan Pendopo Bupati Bireuen yang di masa revolusi 1945 dan agresi Belanda 1947-1948 sebagai markas perjuangan Divisi X Komandemen Sumatera Langkat dan Tanah Karo di bawah pimpinan Panglima Kolonel Hoessein Joesoef.

Selain monumen Kota Juang, kata dia, juga perlu dibangun Meseum Kota Juang. Lokasinya, sangat tepat di samping Pendopo Bupati Bireuen. Memugar dan memperluas lokasi makam Kolonel Hoessein Joesoef dan Letda Ummi Salmah di di Desa Geulumpang Payong Kecamatan Jeumpa sebagai Taman Makam Pahlawan (TMP) Kabupaten Bireuen.

Menurut Abu Bakar Amin, hal ini sangat penting untuk melestarikan marwah Kota Juang Bireuen. Diharapkannya, Pemkab Bireuen memberikan bantuan kantor LVRI Kabupaten Bireuen serta dana operasional untuk memperjuangkan kelancaran kegiatan LVRI Kabupaten Bireuen.

“Untuk menghargai jasa-jasa pahlawan, agar menabalkan nama-nama pejuang sebagai nama jalan di Kota Juang Bireuen,” harapnya.

Sumber lain diperoleh Kabar Bireuen di masa Bupati Bireuen dijabat H Ruslan M Daud pada (27/1/2014) lalu, pernah mengatakan kepada wartawan, pihaknya sudah mendapat dana Rp1 miliar untuk membangun monumen Kota Juang.

Bahkan gambar konstruksinya sudah siap untuk dibangun. Namun, hingga akhir masa jabatan H Ruslan M Daud, monumen tersebut belum juga terwujud. Hendaknya, rencana itu bisa dilanjutkan Bupati Bireuen sekarang. Melestarikan marwah Kota Juang hendaknya menjadi prioritas utama eksekutif dan legislatif Kabupaten Bireuen.

Ketua DPRK Bireuen, Ridwan Muhamamad SE, MSi yang ditemui Kabar Bireuen di ruang kerjanya mengatakan, pihaknya menanggapi serius terhadap pengadaan kantor LVRI, pembangunan TMP, pembangunan monumen, museum Kota Juang, dan pemberian nama jalan dengan menabalkan nama para pejuang Bireuen untuk menghargai jasa perjuangannya. (Abu Iskandar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

UNIKI Perkenalkan Teknologi Pertanian Modern di Pasar Tani Bireuen, Diapresiasi Bupati Mukhlis

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan (FAPERTA) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) memperkenalkan berbagai inovasi dan teknologi pertanian modern kepada masyarakat...

Pembangunan 31 Unit Huntap di Bivak Dimulai, Ditandai Peletakan Batu Pertama

0
KABAR BIREUEN, Juli–Pembangunan 31 unit hunian tetap (huntap) secara terpusat (komunal) bagi warga terdampak bencana banjir di kawasan Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan...

Silaturahmi dengan Masyarakat Aceh di Makassar, Kak Na Mengaku Bangga atas Kekompakan Perantau Aceh

0
KABAR BIREUEN, Makassar – Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Aceh, Ny. Marlina Muzakir, bersilaturahmi dengan Ikatan Masyarakat Aceh (IMA) Makassar di Kota Makassar,...

Program Pengembangan Desa Mitra, Poltekkes Kemenkes Aceh Laksanakan Pengabdian Masyarakat di Bener Meriah

0
KABAR BIREUEN, Bener Meriah-Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Aceh, Banda Aceh melaksanakan pengabdian masyarakat dalam upaya pencegahan stunting di Aula Pertemuan Desa Suka Damai, Kecamatan...

Satgas PRR akan Perkuat Struktur Jembatan Enang-Enang

0
KABAR BIREUEN, Bener Meriah-Langkah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) pascabencana Sumatera untuk memperkuat struktur Jembatan Enang-Enang di Kampung Arul Cincin, Kecamatan...

KABAR POPULER

Inspektorat Bireuen: Dugaan Pungli Mutasi Kepala UPTD KB Tidak Terbukti

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Inspektorat menyatakan, dugaan pengutipan uang dalam proses mutasi Kepala UPTD Keluarga Berencana (KB) di lingkungan Dinas...

Bupati Bireuen Terima 617 Mahasiswa USK Jalani KKN di 90 Gampong, Didorong Percepat Pemulihan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Sebanyak 617 mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh resmi memulai Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode XXIX dan KKN...

Bupati Mukhlis Sambut Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga, Minta Tinggalkan Jejak Pengabdian bagi Masyarakat...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, secara resmi menerima 20 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga...

Roadshow Pasar Tani Aceh 2026, Bupati Bireuen: Ruang Promosi dan Pemasaran Produk Pertanian

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh didukung Pemerintah Kabupaten Bireuen melaksanakan Roadshow Pasar Tani Aceh 2026, di Kabupaten Bireuen, Kegiatan yang dihadiri...

Mengenai Gas Blok Andaman, Ini Empat Poin Surat Gubernur Mualem kepada Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Surat Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), kepada Presiden RI, H. Prabowo Subianto, mengenai minyak dan gas (migas) di...