Selasa, 7 Juli 2026

Malaysia Minati Produk Perikanan Aceh

KABAR BIREUEN – Suruhanjaya Koperasi Malaysia, sebuah instansi kerajaan di bawah Kementerian Pembangunan Usahawan Malaysia (MED), menyampaikan ketertarikannya untuk membangun hubungan kerja sama perdagangan di berbagai sektor dengan Aceh. Salah satunya, mereka tertarik untuk mengimpor produk ikan Aceh yang diproduksi di Pelabuhan Lampulo.

Hal tersebut disampaikan oleh Pejabat Pengurus Eksekutif Suruhanjaya Koperasi Malaysia, Datuk Nordin Salleh, saat berkunjung ke Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh di Banda Aceh, Jumat (22/11/2019).

Datok Nordin mengatakan, pihaknya merasa sangat akrab dengan Aceh. Selain karena sama-sama dari etnis melayu, Aceh dan Malaysia juga memiliki hubungan erat di masa lampau. Oleh sebab itu, kata dia, sudah sewajarnya pihaknya membangun hubungan kerjasama dengan Aceh.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT menyambut baik rencana kerja sama itu.

“Apapun yang ingin tuan-tuan lakukan di sini, saya akan mempermudah urusannya,” ujar Nova.

Nova mempersilakan kepada para pengusaha tersebut untuk melirik berbagai potensi yang dimiliki Aceh. Menurutnya, ketertarikan terhadap produksi ikan Aceh merupakan hal yang tepat, apalagi ikan tuna Aceh juga berkualitias terbaik.

Nova juga mempersilakan para delegasi asal Malaysia itu terlebih dahulu berkunjung ke Pelabuhan Ikan Lampulo yang dikelola oleh pemerintah Aceh. Nova meminta agar dinas terkait terus memfollow-up rencana itu.

Selain sektor perikanan, kata Nova, Aceh juga memiliki sejumlah komoditi unggulan lainnya di sektor pertanian. Pihaknya, juga berkeinginan membangun kerjasama dengan Malaysia dalam rangka mengembangkan sektor tersebut.

Nova mengatakan, Aceh telah memiliki Qanun yang mengatur semua lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh. Qanun tersebut menginstruksikan agar pada tahun 2022 seluruh lembaga keuangan bertransformasi menggunakan sistem syariah.

“Jadi, ini (Qanun Keuangan) membuat kita leluasa untuk bekerja sama dengan Malaysia, sebab Malaysia juga sudah banyak yang menganut sistem ekonomi Islam,” jelas Nova.

Bersama Jabatan Suruhanjaya Koperasi Malaysia itu, juga ikut 14 delegasi koperasi yang aktif di Malaysia. Salah satunya, koperasi komunitas masyarakat Aceh di Malaysia, yakni Koperasi Masa Kuala Lumpur Berhad yang dipimpin Datuk Mansyur Bin Usman.

Kedatangan mereka ke Aceh adalah untuk mengikuti Aceh UMKM Expo 2019 yang digelar oleh Dinas Koperasi dan UMKM. Di samping mengikuti Expo, mereka juga akan mempelajari sejumlah potensi yang dimiliki Aceh untuk dilakukan hubungan kerjasama.

Ikut mendampingi Plt Gubernur Aceh dalam pertemuan tersebut, antara lain Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh, Wildan, Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, Muslem Yacob dan Kepala Biro Humas dan Protokol, Muhammad Iswanto. (REL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Mengenai Gas Blok Andaman, Ini Empat Poin Surat Gubernur Mualem kepada Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Surat Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), kepada Presiden RI, H. Prabowo Subianto, mengenai minyak dan gas (migas) di...

Bupati Mukhlis Sampaikan Raqan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK Bireuen Tahun Anggaran 2025

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Bupati Bireuen Ir H Mukhlis ST menyampaikan  Rancangan Qanun (Raqan) Kabupaten Bireuen Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK Bireuen Tahun Anggaran 2025, Senin...

Prestasi Gemilang, Empat Mahasiswa UNIKI Dominasi Pemilihan Agam Inong Bireuen 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen mencatat prestasi membanggakan pada ajang Pemilihan Agam Inong Kabupaten Bireuen 2026. Empat mahasiswa kampus...

Pajak Tanggung Jawab Kita Bersama

0
Oleh: Royan Awalurrizki Mahasiswa Fakultas Hukum UNIKI SETIAP bulan April tiba, sebagian dari kita akan membuka aplikasi e-Filing, mengisi SPT, dan menyetor sebagian penghasilan kepada negara....

Lembaga Wali Nanggroe Susun Rancangan Aturan Pengelolaan Hutan dan Pertambangan Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Lembaga Wali Nanggroe mulai menyusun Rancangan Awal Peraturan Wali Nanggroe tentang Pengelolaan Hutan dan Hutan Adat di Aceh serta...

KABAR POPULER

Bupati Mukhlis Sampaikan Raqan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK Bireuen Tahun Anggaran 2025

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Bupati Bireuen Ir H Mukhlis ST menyampaikan  Rancangan Qanun (Raqan) Kabupaten Bireuen Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK Bireuen Tahun Anggaran 2025, Senin...

Lembaga Wali Nanggroe Susun Rancangan Aturan Pengelolaan Hutan dan Pertambangan Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Lembaga Wali Nanggroe mulai menyusun Rancangan Awal Peraturan Wali Nanggroe tentang Pengelolaan Hutan dan Hutan Adat di Aceh serta...

Muhammad Afgan dan Nazla Asyifa Dinobatkan sebagai Agam Inong Bireuen 2026, Wabup Razuardi Minta...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Muhammad Afgan dan Nazla Asyifa resmi dinobatkan sebagai Agam dan Inong Kabupaten Bireuen 2026 dalam Malam Penganugerahan Penobatan Agam Inong...

Mengenai Gas Blok Andaman, Ini Empat Poin Surat Gubernur Mualem kepada Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Surat Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), kepada Presiden RI, H. Prabowo Subianto, mengenai minyak dan gas (migas) di...

Komunitas Baca Bireuen Telusuri Warisan Intelektual Teungku Chiek Awe Geutah, Kaji Manuskrip Berusia Tiga...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng - Upaya mengenalkan dan menghidupkan budaya literasi terus dilakukan Komunitas Baca Bireuen. Komunitas yang didirikan Syarifah Faridah sebagai pembina...