Kamis, 9 Juli 2026

Kunjungi Pengungsi Rohingya, Sekretaris Dinsos Aceh Harapkan Keseriusan Pemerintah Pusat Tangani Masalah Tersebut

KABAR BIREUEN– Sekretaris Dinas Sosial Aceh Devi Riansyah, A.KS., M.Si bersama sejumlah staf, ditemani Kadinsos Bireuen, Drs Murdani mengunjungi lokasi pengungsi Rohingya di komplek Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bireuen, Rabu (12/12/2018) siang.

Kunjungan tersebut untuk melihat langsung kondisi terkini 79 pengungsi Rohingya yang sudah 8 bulan lebih ditampung di komplek  SKB Bireuen sejak terdampar 2 April 2018 lalu.

Sekdinsos Aceh, Devi Riansyah kepada wartawan menyebutkan, terkait kelanjutan penanganan para pengungsi Rohingya tersebut, selama ini Kabupaten Bireuen sudah menanganinya secara kemanusian.

“Jadi, penanganan lanjutan, kita sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Pusat, dengan Kementerian Sosial, Kemenkumham, serta Kemenlu. Namun sampai saat ini belum ada titik terang bagaimana penanganan lanjutan para pengungsi tersebut,” sebutnya.

Dijelaskannya, imigran Rohingya tersebut merupakan  pengungsi antar negara, sehingga tidak boleh dibiarkan seperti ini, harus mengambil upaya hukum, tidak hanya upaya kemanusian semata.

“Jadi bagaiman nasib mereka, apakah boleh seterusnyaa di Aceh?. Kami terus melakukan koordinasi, karena tidak mungkin selamanya di Bireuen, ini bukan tempatnya, harus ditangani oleh Kemenkumham melalui Imigrasi,” katanya.

Dia mengharapkan, masalah pengungsi Rohingya itu  harus ditangani secara serius oleh Pemerintah Indonesia, tidak boleh dibiarkan terus seperti ini, tidak boleh hanya dipandang masalah kemanusian, tapi masalah hukum juga harus diperhatikan. Sehingga mereka jelas status negaranya, keseriusan Pemerintah Pusat sangat diharapkan.

Dia berharap, persoalan pengungsi Rohingya tersebut harus dipikirkan bersama, Pemerinrah Pusat sejauh ini dinilai belum serius. Pemerintah Aceh tidak ada kewajiban menangani mereka seumur hidup.

“Tidak ada dana untuk menanggung makan minum mereka,namun selama ini apa yng dilakukan semuanya tuntutan kemanusia, apakah mereka tetap di sini atau ada kebijakan lain dari Pemerintah Bireuen. Upaya-upaya persuasif dengan pemerintah pusat terus kita lakukan, untuk mencari jalan keluar, sampai upaya berhasil. Karena Pemerintah Aceh tidak ada dana untuk mengurus pengungsi internasional,” ungkapnya.

Terkait rencana pemindahan pengungsi ke Langsa sesuai dengan rapat koordinasi sebelumnya, Devi justru menyebutkan, di Langsa ada lokasi khusus, tapi bukan untuk Rohingya, namun untuk penyandang masalah sosial. Seharusnya mereka ditempatkan di rumah Ditensi Imigrasi, bukan di kabupaten atau Kota Langsa.

Saat ini pengungsi Rohingya, khususnya pria terpaksa tidur di pelataran parkir komplek SKB Bireuen. Karena sejak beberapa bulan lalu, lokasi tersebut sudah digunakan sebagai Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Bireuen.  (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

UNIKI Perkenalkan Teknologi Pertanian Modern di Pasar Tani Bireuen, Diapresiasi Bupati Mukhlis

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan (FAPERTA) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) memperkenalkan berbagai inovasi dan teknologi pertanian modern kepada masyarakat...

Pembangunan 31 Unit Huntap di Bivak Dimulai, Ditandai Peletakan Batu Pertama

0
KABAR BIREUEN, Juli–Pembangunan 31 unit hunian tetap (huntap) secara terpusat (komunal) bagi warga terdampak bencana banjir di kawasan Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan...

Silaturahmi dengan Masyarakat Aceh di Makassar, Kak Na Mengaku Bangga atas Kekompakan Perantau Aceh

0
KABAR BIREUEN, Makassar – Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Aceh, Ny. Marlina Muzakir, bersilaturahmi dengan Ikatan Masyarakat Aceh (IMA) Makassar di Kota Makassar,...

Program Pengembangan Desa Mitra, Poltekkes Kemenkes Aceh Laksanakan Pengabdian Masyarakat di Bener Meriah

0
KABAR BIREUEN, Bener Meriah-Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Aceh, Banda Aceh melaksanakan pengabdian masyarakat dalam upaya pencegahan stunting di Aula Pertemuan Desa Suka Damai, Kecamatan...

Satgas PRR akan Perkuat Struktur Jembatan Enang-Enang

0
KABAR BIREUEN, Bener Meriah-Langkah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) pascabencana Sumatera untuk memperkuat struktur Jembatan Enang-Enang di Kampung Arul Cincin, Kecamatan...

KABAR POPULER

Inspektorat Bireuen: Dugaan Pungli Mutasi Kepala UPTD KB Tidak Terbukti

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Inspektorat menyatakan, dugaan pengutipan uang dalam proses mutasi Kepala UPTD Keluarga Berencana (KB) di lingkungan Dinas...

Bupati Bireuen Terima 617 Mahasiswa USK Jalani KKN di 90 Gampong, Didorong Percepat Pemulihan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Sebanyak 617 mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh resmi memulai Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode XXIX dan KKN...

Bupati Mukhlis Sambut Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga, Minta Tinggalkan Jejak Pengabdian bagi Masyarakat...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, secara resmi menerima 20 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga...

Roadshow Pasar Tani Aceh 2026, Bupati Bireuen: Ruang Promosi dan Pemasaran Produk Pertanian

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh didukung Pemerintah Kabupaten Bireuen melaksanakan Roadshow Pasar Tani Aceh 2026, di Kabupaten Bireuen, Kegiatan yang dihadiri...

Mengenai Gas Blok Andaman, Ini Empat Poin Surat Gubernur Mualem kepada Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Surat Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), kepada Presiden RI, H. Prabowo Subianto, mengenai minyak dan gas (migas) di...