Kunjungi Pasar Induk Bireuen, Bupati Dicurhati Ibu- ibu Pedagang

KABAR BIREUEN- Sejumlah pedagang mengeluhkan dihadapan Bupati Bireuen H saifannur S.Sos karena sampai saat ini mereka tak kebagian lapak untuk berdagang di Pasar Induk Bireuen.

Keluhan oleh pedagang yang didominasi kaum ibu itu disampiakan saat Bupati Saifannur bersama Wakil Bupati Dr. H. Muzakkar A.Gani SH,M.Si dan sejumalh pejabat terkait mengunjungi Pasar Induk Bireuen, Selasa sore (10/7/2018).

Kepada Bupati, mereka menyampaikan, meski pernah didata agar memperoleh lapak atau kios dagang, namun nyatanya mereka saat ke lokasi, tak ada lapak untuk berjualaan.

“Pak Bupati tolonglah kami ini, saya pedagang satur, jualan cabe, tomat dan lainnya, pernah didata untuk memperoleh jatah lapak, Tapi saya kecewa ternyata faktanya di saat vek ke pasar Induk tak ada lapak saya,” curhat Erlini Ismail.

Wanita asal Desa Sagoe, Kecamatan Peusangan itu mempertanyakan kenapa hal ini bisa terjadi, kalau tak ada lapak dimana dia akan berjualan. Karena itu, perempuan 44 tahun itu meminta bupati memperhatikan dan mencari solusinya.

“Kami harus diizinkan berjualan, akan kami buat lapak sendiri dimana yang bisa, yang penting kami bisa tetap berjualan,mohon Pak Bupati memperhatikan nasib kami yang belum dapat lapak,” harapnya.

Semetara pedagang sayur lainnya meminta agar proses bongkar muat sayur dilakukan di dekat areal Pasar Induk, yaitu di terminal bongkar muat. Ini agar mereka lebih muda untuk bisa berjualan dan pembelipun datang ke Pasar induk untuk membeli sayuran.

“Jangan sampai dibiarkan bongkar muat satur tiap subu atau pagi di lokasi lain apalagi di Pasar Pagi, bisa-bisa pembeli tidak datang ke sini,” katanya.

Mereka juga meminta agar semua pedagang dikumpulkan dan berjualan di Pasar Induk, jangan ada yang dibirakan tetap berjualan di Pasar Pagi bireuen atau lokasi lain. Karena dikhawatirkan , nantinya para pembeli tak akan datang ke Pasar Induk.

Menanggapi keluhan pedagang, Bupati Bireuen menyebutkan, untuk sementara ini, para pedagang yang belum dapat lapak agar bersabar sambil dicari solusinya.

“Sabar dulu, kita kana cari jalan keluarnya, untuk sementara ini kalian dibolehkan berjualan di komplek Pasar Induk induk, buat lapak sendiri. Insya Allah anntinya semua pedagang bisa tertamnpung di sini, kalau perlu kita perluas pasarnya,” kata Saiafnnur.

Terkait permintaan bongkar muat sayuran di komplek Pasar Induk atau di lokasi Terminal Bongkar Muat, akan dipertimbangkan. Kalau memang bisa dilakukan dan tak mengganggu bongkar muat barang, maka akan dilaksanakan.

Dia meminta pejabat terkait untuk mecari solusi terkadap permasalahan dan keluhan para pedagang tersebut. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bupati Mukhlis Salurkan Santunan Tahap II bagi Korban Meninggal dan Luka Berat Akibat Bencana...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen kembali menyalurkan santunan bagi korban bencana hidrometeorologi. Sebanyak 32 penerima yang terdiri atas korban luka berat/ringan dan...

1.091 Hektare Sawah Rusak Berat Belum Direhabilitasi, Kadis Pertanian Bireuen: Masih Menunggu Arahan Pemerintah...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Lahan persawahan yang mengalami kerusakan berat akibat banjir, 26 November 2025 di Kabupaten Bireuen hingga kini belum direhabilitasi. Informasi yang diperoleh Kabar Bireuen,...

Rehabilitasi Sawah Rusak Sedang dan Ringan di Bireuen Rampung

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Proses rehabilitasi sawah rusak sedang dan optimasi lahan sawah rusak ringan di Kabupaten Bireuen, telah selesai dilakukan. Proses pengerjaannya didanai...

Tiga Tim Masuk Babak Final Bimas Cup I Kemenag Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tiga tim berhasil meraih hasil sempurna usai mengandaskan lawan-lawannya di babak penyisihan grup dalam Kompetisi Bimas Cup I di Lapangan...

Banleg DPRK Bireuen Gelar Public Hearing Raqan TJSLP, Wabup Razuardi: Penyusunan Regulasi Harus Mampu...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen melalui Badan Legislasi (Banleg) bersama pimpinan komisi menggelar rapat dengar pendapat umum (public hearing)...

KABAR POPULER

Rehabilitasi Sawah Rusak Sedang dan Ringan di Bireuen Rampung

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Proses rehabilitasi sawah rusak sedang dan optimasi lahan sawah rusak ringan di Kabupaten Bireuen, telah selesai dilakukan. Proses pengerjaannya didanai...

Armada Sampah Parkir di Depan Perpustakaan Daerah Bireuen, Dinilai Ganggu Keindahan dan Kenyamanan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Keberadaan belasan armada pengangkut sampah yang diparkir di halaman Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Bireuen, tepat di depan Perpustakaan...

1.091 Hektare Sawah Rusak Berat Belum Direhabilitasi, Kadis Pertanian Bireuen: Masih Menunggu Arahan Pemerintah...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Lahan persawahan yang mengalami kerusakan berat akibat banjir, 26 November 2025 di Kabupaten Bireuen hingga kini belum direhabilitasi. Informasi yang diperoleh Kabar Bireuen,...

Piala Soeratin U-17 Regional Aceh Resmi Dibuka di Bireuen, 14 Tim Berebut Tiket ke...

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang – Kabupaten Bireuen menjadi tuan rumah Kompetisi Sepak Bola Piala Soeratin U-17 Regional PSSI Aceh Tahun 2026. Ajang pembinaan pesepak...

Tiga Tim Masuk Babak Final Bimas Cup I Kemenag Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tiga tim berhasil meraih hasil sempurna usai mengandaskan lawan-lawannya di babak penyisihan grup dalam Kompetisi Bimas Cup I di Lapangan...