KABAR BIREUEN- Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Dr Muhammad Yusuf SH MH  melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bireuen, Senin sore (11/10/2021).

Kedatangan Kajati Aceh di Meuligoe Bireuen disambut Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH, MSi, Ketua DPRK Bireuen, Rusyidi Mukhtar S Sos, Kapolres Bireuen, AKPB Mike Hardy Wirapraja, SIK MH, Kajari Bireuen, Muhammad Farid Rumdana SH, Dandim Bireuen Letkol Inf Zainal Abidin Rambe, Ketua Pengadilan Negeri Bireuen, Rosnainah SH MH, Imum Chiek Masjid Agung Bireuen, Tgk Syaifuddin Muhamamd, para Assisten, Kepala SKPK dan camat.

Kajati Aceh Muhammad Yusuf dalam keterangan kepada wartawan menyebutkan, kedatangn pihaknya bersama tim untuk melakukan kunjungan kerja di Breuen.

“Tujuan untuk memberi motivasi, khusus kepada jajaran Kejari Bireuen dan staf yang kerja di Bireuen. Mudah-mudahan dengan kedatangan saya ini semangat kerja mereka tinggi. Kekompakan di Bireuen luar biasa,” sebutnya.

Dikatakan Kajati, keberhasilan kerja tergantung dari kekompakan yang ada di dalamnya.

Selain itu, kunjungan tersebut sekaligus untuk silaturahmi degan pemerintah daerah, dengan Bupati. Ketua DPRK Bireuen, Kapolres, Dandim dan perangkat lainnya.

Dia juga motivasi pemerintah daerah untuk menjaga kekompakan di era Covid-19 ini sangat dibutuhkan dan memang harus ditingkakan.

Pada kesempatan itu, Kajati memberikan arahan kepada pemerintah daerah. Di kejaksaan, di bawah Kajari itu ada bidang  Dakum. Pihaknya memberikan pemahaman ke pemeritah daerah, DPRK dan seluruh kepala dinas.

“Silahkan gunakan  sarana yang ada di sana berkaitan dengan pendampingan. Kalau ada kegiatan-kegiatan di bidang pembangunan, di sana ada pendapat hukum. Kalau terjadi masalah diminta untuk diwakilkan baik di pengadilan maupun di luar pengadilan, istilahnya jaksa pengacara negara. Kita memperkenalkan bidang itu semoga pemerintah daerah memanfaatkan bidang tersebut berkaitan dengan pembangunan,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bireuen, Muzakkar A Gani menyahuti kunjungan Kajati, dalam rangka memberi motivasi kepada Kejari Bireuen, sekaligus siltarurahmi dengan pemerintah daerah, memberikan motivasi bekerja dengan kompak.

Pemkab Bireuen sudah menerima kedatangan Kajati secara adat, mempeusijuek dan bersilaturahmi.

Disebutkan Muzakkar, Kajati memberikan motivasi dan bagaimana menjaga empat unsur manajemen, pertama perencanaan yang bagus, pelaksanaan yang bagus, pengawasan dan evalusi.

Dalam rangka empat unsur tadi, yang bersifat adminitrasi ada satu unit dari Kejari yang bisa dimintai pendapat hukum  sebelum melakukan eksekusi dan putusan untuk menghindari kesalahan.

“Selama ini kita telah membangun kerjasama, seperti masalah rumah sakit regional. Kita minta pendapat hukum dari Kajari dan Kapolres. Ketika melakukan kegiatan itu, atau mengeksekusi kegiatan itu, istilahnya sudah tersafety supaya tidak terjadi kesalahan pengambilan kebijakan. Terima kasih kepada Bapak Kajati yang telah singgah di pendopo,” sebutnya. (Ihkwati)