Senin, 6 Juli 2026

Ketua DPRK Bireuen Tegaskan Bila Program yang Dikerjakan Tak Terdata Dalam Musrenbang dan SIP, Itu Melanggar Hukum

KABAR BIREUEN -Ketua DPRK Bireuen, Rusyidi Mukhtar, S.Sos mengingatkan semua pihak agar usulan program pembangunan terdata dalam Musrenbang dan Sistem Informasi Pembangunan (SIP).

“Apabila ada kegiatan program yang tidak terdata pada Musrembang dan Sistem Informasi Pembangunan dikerjakan juga, maka itu sangat rawan dan melanggar hukum,” tegas Ketua DPRK Bireuen ini.

Hal itu dikatakan Ketua DPRK Rusyidi Mukhtar, S.Sos pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2024 tingkat Kecamatan Jangka di Gedung Serba Guna kecamatan setempat, Kamis (29/2/2024).

Pada kesempatan itu berharap, semua program yang ada supaya diusulkan pada Musrembang dan direkap.

Baik itu usulan program di bidang infrastruktur, pertanian, kelautan, sosial, agama dan peogram dibidang lainnya.

Sehingga nantinya para anggota legislatif yang ada di DPRK. DPRA tinggal mengambil data tersebut,

Apabila usulan program tersebut tidak terdata dalam Musrembang dan tidak terdata pada Sistem Informasi Pembangunan (SIP) maka tidak bisa dikerjakan.

Sementara, Pj Bupati Bireuen, Aulia Sofyan, Ph.D diwakili Asisten I Setdakab Bireuen, Mulyadi S.H.,M.M dalam inti sambutanya mengatakan, tujuan lain dilaksanakan Musrenbang, yaitu mengevaluasi Pembangunan tahun 2023.

“Sehingga apabila terdapat permasalahan-permasalahan yang terjadi dapat dituntaskan,” ujarnya.

Camat Jangka Kabupaten Bireuen, Alfian, S.Sos menyampaikan usulan prioritas pada Musrembang Kecamatan di Gedung Serba Guna kecamatan setempat, Kamis (29/2/2024). (Foto Hermanto/ Kabar Bireuen).

Dijelaskan, usulan-usulan program dari segala bidang yang telah disampaikan dalam Musrembang Kecamatan Jangka sebanyak 135 usulan, tentu tidak semua usulan dapat diprioritaskan.

“Untuk itu mari kita bangun kesamaan persepsi, meninggalkan ego sektoral maupun pribadi-pribadi dan perhatikan faktor-faktor yang riil berdasarkan aspirasi serta kebutuhan masyarakat,”

Mulyadi menyebutkan secara nasional isu yang paling sentral dan titik fokus yaitu bagaimana mengentaskan kemiskinan, kemudian stunting, dan pengangguran.

Untuk itu Ia menghimbau para Keuchik dalam Kecamatan Jangka untuk mengajak masyarakatnya bersama-sama ikut terlibat membangun desa.

“Seperti memberikan upah kerja sebagai strategi untuk mengurangi angka pengangguran terbuka,” ujar Asisten I Setdakab Bireuen ini.

Camat Jangka,  Alfian S.Sos menjelaskan pelaksanaan Musrenbang pada hari ini merupakan rangkaian dari Proses Perencanaan Pembangunan yang dilaksanakan di tingkat Kecamatan.

Dikatakannya, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen mengusulkan sedikitnya 135 usulan kegiatan yang tersebar di berbagai bidang untuk penyusunan perencanaan pembangunan di Kecamatan Jangka tahun 2025 mendatang.

Dimana sebelumnya dimulai dengan Musrenbang pada tingkat gampong untuk menjaring usulan-usulan Prioritas dan dilanjutkan ke Pra Musrenbang Kecamatan.

Pada kegiatan Pra Musrenbang Kecamatan Jangka telah melahirkan sedikitnya ada 135 usulan yang yang masuk dari 46 gampong di berbagai bidang.

“Setiap gampong mengusulkan 3 usulan skala Prioritas dan usulan hasil Musrenbang tingkat gampong telah dilakukan pengentrian melalui aplikasi SIPD oleh masing-masing gampong,” jelas Alfian.

Asisten I Setdakab Bireuen, Mulyadi S.H.,M.M menyerahkan Penghargaan Desa Open Defecation Free kepada H. Muslim Keuchik Gampong Lampoeh Rayeuk pada kegiatan Musrembang Kecamatan Jangka, Bireuen, di Gedung Serba Guna kecamatan setempat, Kamis (29/2/2024). (Foto Hermanto/ Kabar Bireuen).

Usulan skala prioritas yang telah disepakati masyarakat Jangka  diantaranya, di Bidang Sarana Prasarana, yakni Pembangunan Jetti dari Alue Buya Pasi – Kuala Ceurape, Pembangunan Jalan Punjot – Pulo Pineung Mns II – Pante Paku dan Pembangunan Jaringan Irigasi Pulo Blang – Tanoh Anoe.

Kemudian, Bidang Ekonomi dan Ketenagakerjaan, yaitu Pengadaan Bibit Padi dan Pupuk untuk petani sawah, Pengadaan Benih dan Pakan untuk petani Tambak serta Pelatihan Life Skil untuk pemuda pengangguran.

Selanjutnya Bidang Sosial, Budaya, yakni biaya siswa santri miskin dan berprestasi. Pembinaan Grup seni Meurukoen dan Rapai serta alat bantu penyandang disabilitas.

Disebutkan Alfian, kegiatan Musrembang ini dihadiri sekira 300 peserta, terdiri para imum mukim, para keuchik, para tuha peut, para PD/PLD, tokoh pemuda dan tokoh perempuan dalam Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen.

“Apresiasi dan ucapan terima kasih disampaikan atas perhatian Pemerintah Kabupaten Bireuen atas berbagai program kegiatan yang telah di laksanakan pada tahun 2023 dan yang akan di laksanakan pada tahun 2024,” ucap Camat Jangka ini.

Kegiatan Musrembang itu dirangkai dengan penyerahan piagam penghargaan Desa Open Defecation Free (ODF) oleh Asiaten I Setdakab Bireuen, Mulyadi S.H.,M.M kepada H. Muslim Keuchik Gampong Lampoeh Rayeuk dan Gampong Alue Buya.

Penghargaan Desa Open Defecation Free (ODF) juga diserahkan oleh Ketua DPRK Bireuen kepada Boihaqi Keuchik Gampong Alue Buya.

Dimana kedua gampong tersebut telah berhasil mengurangi atau menghilangkan praktek Buang Air Besar (BAB) sembarangan. (Hermanto).

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Lembaga Wali Nanggroe Susun Rancangan Aturan Pengelolaan Hutan dan Pertambangan Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Lembaga Wali Nanggroe mulai menyusun Rancangan Awal Peraturan Wali Nanggroe tentang Pengelolaan Hutan dan Hutan Adat di Aceh serta...

Komunitas Baca Bireuen Telusuri Warisan Intelektual Teungku Chiek Awe Geutah, Kaji Manuskrip Berusia Tiga...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng - Upaya mengenalkan dan menghidupkan budaya literasi terus dilakukan Komunitas Baca Bireuen. Komunitas yang didirikan Syarifah Faridah sebagai pembina...

Muhammad Afgan dan Nazla Asyifa Dinobatkan sebagai Agam Inong Bireuen 2026, Wabup Razuardi Minta...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Muhammad Afgan dan Nazla Asyifa resmi dinobatkan sebagai Agam dan Inong Kabupaten Bireuen 2026 dalam Malam Penganugerahan Penobatan Agam Inong...

Kapolri Lantik Irjen Pol Ruddi Setiawan sebagai Kapolda Aceh

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo resmi melantik Irjen Pol Ruddi Setiawan, SIK, SH, MH, sebagai Kapolda Aceh dalam upacara...

Satgas PRR: Realisasi Anggaran Renduk Harus Berdampak Nyata bagi Penyintas Pascabencana

0
KABAR BIREUEN, Jakarta-Akselerasi pelaksanaan program pemulihan permanen pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus diupayakan seiring mulai disalurkannya Anggaran Belanja Tambahan (ABT)...

KABAR POPULER

Bidik Prestasi di PORA Aceh Jaya 2026, Atlet PASI Bireuen Mulai Latihan Intensif

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Bireuen memulai kembali program latihan intensif sebagai langkah awal mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga...

Muhammad Afgan dan Nazla Asyifa Dinobatkan sebagai Agam Inong Bireuen 2026, Wabup Razuardi Minta...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Muhammad Afgan dan Nazla Asyifa resmi dinobatkan sebagai Agam dan Inong Kabupaten Bireuen 2026 dalam Malam Penganugerahan Penobatan Agam Inong...

Kapolri Lantik Irjen Pol Ruddi Setiawan sebagai Kapolda Aceh

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo resmi melantik Irjen Pol Ruddi Setiawan, SIK, SH, MH, sebagai Kapolda Aceh dalam upacara...

Dosen Fikom Umuslim Latih Siswa SMKN 2 Peusangan Kuasai Teknik UV Mapping dan Texturing...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 23 siswa Jurusan Animasi SMKN 2 Peusangan mendapatkan pelatihan intensif mengenai UV Mapping dan texturing objek 3D menggunakan perangkat...

Penyidikan Kasus Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Masih Berlangsung, Tunggu Hasil Pemeriksaan Labfor

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh terus melakukan penyidikan secara menyeluruh terkait peristiwa ledakan yang terjadi di KMP Aceh Hebat 2. Hingga saat...