Kapolres Bireuen AKBP Riza Yulianto,SE, SH yang bertindak selaku Irup melaksanakan serah terima jabatan Kasat Lantas Polres Bireuen dari pejabat lama AKP Joko Utomo,SH, SIK kepada pejabat baru AKP Joko Kesumadinata,SH, SIK di gedung Serba Guna Pesat Gatra Polres setempat Selasa (5/6/2018) petang.

KABAR BIREUEN Kapolres Bireuen AKBP Riza Yulianto,SE, SH yang bertindak selaku Irup melaksanakan serah terima jabatan Kasat Lantas Polres Bireuen dari pejabat lama AKP Joko Utomo,SH, SIK kepada pejabat baru AKP Joko Kesumadinata,SH, SIK di gedung Serba Guna Pesat Gatra Polres setempat Selasa (5/6/2018) petang.

Pejabat baru AKP Joko Kesumadinata,SH, SIK sebelumnya bertugas di Polres Aceh Tamiang, sedangkan pejabat lama AKP Joko Utomo,SH, SIK mendapat tugas baru di Ditlantas Polda Aceh.

Kapolres Bireuen AKBP Riza Yuliantio,SE, SH dalam amanatnya antara lain mengatakan, mutasi jabatan di lingkungan organisasi Polri merupakan suatu program dalam rangka pembinaan karir personil sehingga tetap terpelihara dan dapat meningkatkan kinerjanya.

Dikatakan, bagi setiap personil hendaknya Legowo dalam melepas suatu jabatan jangan dianggap sebagai suatu musibah atau akhir dari segalanya sehingga menjadikan dirinya lemah.

“Mutasi jabatan justru menjadikan tantangan baru yang perlu disikapi dengan sebaik-baiknya sehingga menjadikan dirinya kuat dan dapat diandalkan kapan dan dimanapun,” harap Kapolres.

Dinamika managerial dan operasional kita selalu berubah, langkah perubahan ini sebagai jawaban dari tuntutan, tantangan dan harapan masyarakat kepada Polri sehingga menjadikan Polri sebagai organisasi yang adaptif.

Lebih lanjut Kapolres mengemukakan, tuntutan tugas yang akan dihadapi untuk masa mendatang bukannya semakin ringan. Hal tersebut tentunya tidak terlepas dari pengaruh dari dinamika perkembangan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat di wilayah Polres Bireuen.

Tantangan tugas kita semakin berat dan komplek, disatu sisi Polri dituntut untuk memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan keamanan kepada masyarakat.

Disi lain Polri juga dituntut untuk selalu menegakkan hukum dan selalu memerangi kejahatan hal yang sangat berat.

“Hal itu kita berhadapan dengan manusia sipelaku lejahatan yang harus semantiasa dibina dan menjamin segala haknya dengan menjunjung tinggi HAM. Penanggulangan kejahatan harus dilaksanakan setiap pengemban tugas fungsi Kepolisian secara bersama-sama dan berkesinambungan sesuai dengan fungsinya masing-masing,” harap Kapolres.

Beberapa hari ke depan akan melaksanakan kegiatan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1439 H, dengan sandi Operasi Ketupat Rencong 2018 melibatkan seluruh personiil Polri sebagai kepercayaan negara kepada kita harus dilaksanakan dengan baik peran aktif seluruh personil guna kesukseskan operasi ini dengan target yang ditentukan.

Di bidang lalu lintas upayakan meningkatkan pengetahuan masyarakat berlalu lintas untuk meningkatkan pemahaman dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan guna menimbulkan kesadaran masyarakat berlalu lintas di jalan raya.

Hal ini untuk menanamkan sikap mengutamakan keselamatan dari pada kecepatan dengan tujuan untuk menurunkan angka kecalakan lalu lintas di jalan raya yang merenggut korban jiwa dan harta benda.

“Selama tahun 2018 sangat banyak jatuh korban meninggal dunia dan korban harta benda. Kejadian kriminil lainnya menjelang lebaran menonjolnya aksi curanmor membutuhkan penyelidikan intelijen untuk menentukan langkah penanggulangannya agar tidak menjadi trend dan berkembang yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat,” pintanya.

Sertijab Kasat Lantas turut dihadiri Wakapolres, para Perwira staf Polres, para Kapolsek jajaran Polres BIreuen, para Kabag, Kasat dan Kasi, Ketua Bhayanagkari beserta pengurus Cabang Bireuen serta para bintara dan PNS. (H.AR Djuli).

BAGIKAN